
Selengkapnya
Mengajar adalah profesi yang kompleks dan menantang, dan beberapa guru lebih berhasil dari yang lain. Siswa yang mereka ajar mendapatkan nilai lebih baik pada tes, lebih mungkin untuk berhasil pada pendidikan selanjutnya, dan mereka akan selalu ingat dengan guru mengajar dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Banyak guru berhasil dalam memfasilitasi siswa mereka secara akademis serta perkembangan kepribadiannya. Mereka mengajar secara totalitas dan tanpa pamrih yang hanya mengedepankan pengabdian di dalam mencerdaskan anak didiknya. Selain itu juga, guru terbaik juga menikmati pekerjaannya, percaya pada apa yang mereka ajarkan, pekerja keras, menghabiskan banyak waktu untuk membuat perencanaan pembelajaran, menggunakan pola pengasuhan, peduli kepada kebutuhan siswa serta dan mengaktifkan semua siswa di dalam pembelajaran. Selanjutnya guru-guru ini mempunyai pandangan bahwa setiap pribadi siswa mempunyai potensi yang bisa dikembangkan dan tugas gurulah untuk membangkitkan potensi tersebut. Untuk lebih jelasnya berikut adalah kumpulan temuan dari penelitian tentang karakteristik dari guru hebat: (Tulisan ini juga dilengkapi dengan Daftar Ceklis untuk menguji apakah Anda termasuk guru hebat atau belum) Selengkapnya
Beberapa bulan ini merupakan masa yang menyibukkan bagi dunia pendidikan di Indonesia, baik dari pusat mau pun di daerah. Karena pada saat sekarang ini siswa, guru, sekolah, dinas pendidikan kabupaten/kota, dan dinas pendidikan propinsi serta kementerian pendidikan saling mempersiapkan diri dalam melaksanakan ujian nasional yang dilakukan dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat sekolah menengah atas. Ujian nasional selalu menjadi sesuatu yang menakutkan bagi siswa mau pun pihak sekolah. Hal ini bisa dilihat dari sibuknya pihak sekolah bersama siswa mengadakan pemantapan, try out, sampai mengadakan doa bersama semalam suntuk sebelum melaksanakan ujian nasional.
Sayangnya, guru kadang-kadang tidak berhasil dalam profesi yang mereka pilih. Dalam survey yang meminta kepada pengelola sekolah tentang alasan untuk kegagalan guru (pemecatan, teguran, mutasi), Profesor Jack Riegle di dalam penelitiannya menemukan guru lebih mungkin untuk dipecat karena miskin keterampilan interpersonal daripada kurangnya pengetahuan tentang pelajaran mereka. Alasan yang paling sering disebut responden adalah sebagai berikut:
A. Pengertian Media Pembelajaran
Sebelum masa tahun ajaran baru merupakan momen yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap program sekolah yang telah dilaksanakan pada tahun ajaran sebelumnya dan perbaikan untuk tahun ajaran yang akan datang. Evaluasi dapat dilakukan haruslah menggunakan indikator-indikator tertentu untuk memudahkan di dalam penilaian terhadap bagian-bagian tertentu. Indikator kualitas sekolah berikut merupakan rangkuman dari temuan-temuan penelitian yang banyak dilakukan pada sekolah yang paling berhasil di berbagai Negara, indikator-indikator tersebut antara lain adalah:
Saat ini guru dianjurkan untuk membuat RPP dan silabus yang menggunakan fase-fase eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi. Fase-fase ini berdasarkan Permendiknas No 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Pembelajaran. Namun belum banyak yang memahami, oleh karena itu posting berikut ini disajikan sedikit pengertian tentang eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi yang dilengkapi dengan beberapa contoh RPP.
Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru atau tenaga kependidikan di dalam membedakan antara PTK dengan Lesson Study serta bagaimana cara menggabungkan keduanya di dalam suatu kegiatan. Karena selama ini para guru sering bingung di dalam membedakan PTK dengan Lesson Study yang mempunyai kemiripan di dalam beberapa langkah. Guru dalam hal ini dapat juga melakukan kegiatan sesuai dengan pepatah “sekali mendayung dua atau tiga pulau terlampaui”. Namun tulisan ini hanya menjelaskan secara ringkas tentang PTK dan Lesson Study dan mungkin bisa diperjelas dengan mempelajarinya dari bahan lain yang lebih lengkap. Selanjutnya tulisan ini dimulai dari PTK, Lesson Study, dan cara menggabungnya dalam suatu kegiatan.
Menurut buku "Frames of Mind" karya Howard Gardner ada 7 kecerdasan yang dapat terlihat pada setiap manusia, dan masing-masing tingkatan kecerdasannya akan berbeda