S e l a m a t   D a t a n g di Blog Pusat Sumber Belajar SMA Negeri 1 Kota Cirebon Info : Ferifikasi Data Siswa Baru/PPDB SMA RSBI Negeri 1 Kota Cirebon dari tanggal 5 - 15 Mei 2012 silahkan Klik ke www.smansa.ppdbrsbi-cirebon.org

Senin, 26 Juli 2010

Badan Usaha

Pengertian Usaha, Perusahaan, dan Badan Usaha

Sering kita menggunakan istilah usaha, perusahaan, dan badan usaha dalam pengertian yang sama. Usaha merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan memperoleh hasil yang berupa laba. Apabila suatu usaha dikelola dengan baik, lama-kelamaan akan berkembang dan menjadi kegiatan usaha yang tetap. Usaha yang demikian dinamakan perusahaan. Jadi, perusahaan adalah kegiatan usaha yang bersifat tetap, dilakukan secara terus-menerus, dan dikelola secara baik dengan tujuan menghasilkan barang dan jasa sehingga dapat melayani kepentingan umum sekaligus memperoleh laba. Suatu kegiatan usaha tidak dapat disebut perusahaan jika tidak diwujudkan dalam badan usaha.

Badan usaha merupakan suatu unit ekonomi yang mengkombinasikan seluruh sumber daya ekonomi, seperti sumber daya alam, manusia, modal, serta kewirausahaan untuk menghasilkan barang dan jasa. Orang yang memiliki dan mengendalikan operasi badan usaha disebut pengusaha.

Jenis-Jenis Badan Usaha

a. Badan Usaha Menurut Lapangan Usaha

1) Ekstraktif

Kegiatan utama badan usaha yang bergerak di bidang usaha in i adalah mengam bi l bahan-bahan/barang-barang yang terdapat di alam. Misalnya, pertambangan, penggalian, perikanan laut, dan perburuan. Perusahaan ekstraktif biasanya menghasilkan bahan bahan dasar, seperti minyak bumi, batu bara, gamping, pasir, ikan, dan kayu. Barang-barang tersebut bukan dibudidayakan oleh man usia, melainkan disediakan alam.

2) Pertanian atau Agraris

Kegiatan pertanian dilakukan oleh badan usaha yang mengolah tanah dengan bantuan kesuburan tanah. Tentu produk yang dihasilkan merupakan produk pertanian. Dapatkah kamu me nyebutkan contohnya? Contohnya tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, ubi, serta hasil perkebunan seperti karet, kelapa sawit, kopi, dan teh.

3) Peternakan

Badan usaha di bidang peternakan melakukan produksi dengan cara mengambil hasil-hasil dari hewan ternak. Kegiatan peternakan dilakukan dengan memelihara dan pembiakan hewan ternak. Mungkin di sekitar daerah tempatmu terdapat peternakan. Jenis hewan apa yang diternakkan? Biasanya jenis hewan yang diternakkan adalah sapi, kambing, ayam, dan burung puyuh. Hasil produksi di bidang ini adalah susu, daging, telur, dan kulit. Hasil peternakan dapat menyediakan bahan-bahan untuk lauk-pauk dan kulitnya sebagai bahan kerajinan.

4) Industri

Kegiatan produksi ini dilakukan dengan mengolah atau mengubah barang-barang, bisa pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi atau barang mentah menjadi setengah jadi atau barang setengah jadi menjadi barang jadi. Contoh industri yang menghasilkan barang setengah jadi adalah industri yang mengolah kapas menjadi benang atau mengolah kayu menjadi bubuk kertas. Contoh industri yang mengolah barang jadi misalnya industri pakaian jadi.

5) Jasa

Perusahaan jasa merupakan perusahaan yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pemberian jasa (layanan) kepada konsumen dengan tujuan memperoleh imbalan jasa. Dengan kata lain, bidang jasa merupakan usaha produksi yang proses produksinya dilakukan untuk menghasilkan pelayanan atau membantu proses produksi lain tanpa mengubah barang itu sendiri. Usaha jasa dapat bergerak di bidang finansial (keuangan) dan nonfinansial. Contoh usaha di bidang jasa finansial adalah perbankan dan sewa guna. Di bidang nonfinansial misalnya transportasi, pergudangan, asuransi, perdagangan, dan persewaan.

b. Badan Usaha Menurut Pemilik Modal

Setiap kegiatan usaha pasti memerlukan modal dalam pendiriannya. Kepemilikan modal dalam badan usaha akan mempengaruhi bentuk pertanggungjawaban, tujuan usaha, dan peranan badan usaha tersebut dalam perekonomian.

1) Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara. Modal ini diperoleh dari penyertaan langsung berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Kekayaan yang dipisahkan adalah kekayaan negara yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dijadikan penyertaan modal negara pada badan usaha milik pemerintah.

Tujuan utama didirikannya BUMN untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. BUMN tidak hanya bertujuan untuk memperoleh laba, tetapi juga sebagai penyeimbang kekuatan-kekuatan di pasar dan penunjang pelaksanaan kebijakan negara.

BUMN banyak bergerak dalam cabang-cabang ekonomi yang penting dan menyangkut kehidupan rakyat banyak. Misalnya, bahan bakar minyak dipegang PT Pertamina, listrik dipegang PT PLN, dan telekomunikasi dipegang PT Telkom.

2) Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan usaha ini seluruh modalnya berasal dari pihak swasta yang dimiliki seseorang atau beberapa orang. Berbeda dengan BUMN, badan usaha swasta mempunyai tujuan mencari keuntungan seoptimal mungkin untuk mengembangkan usaha dan modal serta membuka lapangan pekerjaan.

Badan usaha milik swasta juga mempunyai peran yang penting dalam perekonomian negara. Selain berperan dalam menyediakan barang dan jasa, badan usaha swasta juga membantu pemerintah dalam usaha mengurangi pengangguran serta memberi kontribusi dalam pemasukan kas negara berupa pajak.

3) Koperasi

Pernahkah kamu mendengar istilah ”saka guru” perekonomian Indonesia? Apa yang dimaksud dengan istilah tersebut? Yang dimaksud ”saka guru” perekonomian adalah koperasi. Koperasi merupakan badan usaha yang ingin dijadikan dasar bagi kegiatan ekonomi Indonesia. Mengapa badan usaha yang berbentuk koperasi ini yang dipilih? Koperasi merupakan usaha bersama dengan tujuan utama men ingkatkan kesejahteraan anggotanya. Dengan asas kekeluargaan, menjadikan koperasi sebagai usaha yang paling merakyat.

Modal koperasi diperoleh dari anggotanya yang berupa simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela. Koperasi merupakan badan usaha yang mengutamakan kepentingan anggota, tetapi tujuannya untuk memperoleh laba juga tidak diabaikan. Laba yang diperoleh koperasi akan digunakan untuk mengembangkan usaha dan sebagian lagi akan dibagikan sebagai sisa hasil usaha (SHU) kepada anggotanya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, menyatakan bahwa koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

Ada beberapa jenis usaha koperasi. Misalnya koperasi konsumsi yang berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari anggotanya. Koperasi produksi merupakan koperasi yang berusaha menghasilkan barang-barang. Ada pu la koperasi serbausaha.

c. Badan Usaha Menurut Bentuk Hukumnya

Kegiatan ekonomi formal menuntut adanya kekuatan hukum yang menjadi landasan usaha. Salah satu syarat agar memiliki kekuatan hukum adalah memiliki bentuk organisasi, tempat kedudukan usaha, jenis kegiatan, dan perizinan yang jelas. Jenis-jenis badan usaha formal berdasarkan bentuknya sebagai berikut.

1) Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perseorangan adalah suatu bentuk badan usaha yang seluruh modal dan tanggung jawabnya dimiliki oleh seseorang secara pribadi. Jadi, semua risiko dan kegiatan usaha menjadi tanggung jawab penuh pengusaha. Besarnya perusahaan perseorangan biasanya terbatas pada kemampuan pemiliknya. Contoh perusahaan perseorangan adalah penginapan, penggilingan padi, toko serbaada, dan restoran.

Untuk mendirikan perusahaan perseorangan tidak ada undang undang yang mengatur izin usaha secara khusus. Namun, untuk beberapa jenis usaha, perusahaan perseorangan baru boleh melakukan aktivitasnya setelah mendapat izin dari pemerintah daerah setempat, misalnya salon kecantikan, penginapan, dan rumah sakit atau klinik.

2) Firma (Fa)

Firma (Fa) adalah suatu persekutuan antara dua orang atau lebih yang menjalankan usaha dengan satu nama dan bertujuan untuk membagi hasil yang diperoleh dari persekutuan itu. Apabila badan usaha ini bangkrut, semua anggota firma harus ikut bertanggung jawab sampai harta miliknya ikut dipertanggungkan. Firma biasanya dibentuk di kalangan anggota yang sudah saling kenal, bahkan bisa juga di kalangan saudara atau famili. Pendiriannya dilakukan di hadapan notaris dengan membuat akta pendirian sebagai bukti tertulis. Firma lebih baik daripada perusahaan perseorangan sebab memiliki modal lebih besar dan dikelola lebih dari satu orang. Contoh usaha yang berbadan hukum firma adalah konsultan hukum dan pengacara.

3) Persekutuan Komanditer (CV)

Commanditaire Vennotschaap (CV) berasal dari bahasa Belanda. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah persekutuan komanditer atau perseroan komand iter. Persekutuan komanditer adalah suatu persekutuan yang terdiri atas beberapa orang yang menjalankan usaha dan beberapa orang yang hanya menyerahkan modal. Orang yang terlibat dalam CV disebut sekutu. Jadi, ada dua jenis sekutu dalam CV.

Sekutu aktif/sekutu komplementer, yaitu sekutu yang menjalankan dan memimpin perusahaan.
Sekutu pasif/sekutu komanditer, yaitu sekutu yang memercayakan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak bertanggung jawab menjalankan usahanya.
Dua sekutu tersebut menyerahkan modalnya bersama-sama dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Tanggung jawab sekutu komanditer terbatas hanya pada sejumlah modal yang ditanam. Jika utang badan usaha melebihi modal yang ada, utang itu menjadi tanggung jawab sekutu komplementer. Begitu pula dengan hak atas keuntungan akan dibagi tergantung besar kecilnya modal yang disetor. Usaha-usaha yang dijalankan badan usaha berbentuk CV ini, misalnya transportasi atau kontraktor.

4) Perseroan Terbatas (PT)

Badan usaha berbentuk PT merupakan badan usaha yang paling sering kamu jumpai. Perseroan terbatas juga disebut Naamloze Vennotschap (NV). Badan usaha ini bergerak di berbagai bidang seperti komunikasi, berbagai macam industri, barang konsumsi, maupun jasa. Contohnya PT Indosat, PT Indofood Sukses Makmur, dan masih banyak lagi.

Perseroan terbatas (PT) adalah suatu persekutuan antara dua orang atau lebih yang menjalankan usahanya dengan modal yang diperoleh dari pengeluaran saham kepada para anggotanya. Saham adalah tanda penyertaan modal pada perseroan terbatas (PT). Pemegang saham atau pesero bertanggung jawab terbatas hanya sebesar modal yang ditanam. Keuntungan bagi pesero diberikan dalam bentuk dividen. Permodalan PT yang terdiri beberapa pesero j umlahnya tidak berubah-ubah. Namun, kekayaan PT dapat berubah tergantung adanya keuntungan atau kerugian.

Pengelolaan PT diserahkan kepada dewan direksi. Dalam menjalankan tugasnya, dewan direksi diawasi oleh dewan komisaris. Komponen yang memegang kekuasaan tertinggi dalam PT adalah rapat umum pemegang saham (RUPS). Dalam RUPS ditentukan kegiatan badan usaha ini akan dijalankan, mengangkat dan memberhentikan direksi dan dewan komisaris serta mengatur pembagian dividen untuk para pesero. Berdasarkan sahamnya, PT ini dapat dibedakan menjadi PT tertutup, yaitu yang pemilik sahamnya dibatasi (keluarga atau kolega) dan PT terbuka, yaitu yang bisa dimiliki masyarakat, misalnya PT Astra Internasional Tbk.

d. Badan Usaha Menurut Jumlah Pekerja

Pengelompokan badan usaha menurut banyaknya pekerja terdiri atas sebagai berikut.

1) Perusahaan Kecil

Perusahaan kecil adalah perusahaan yang memiliki tenaga antara 5–19 orang. Biasanya kamu akan menjumpai perusahaan ini ketika melihat sebuah industri rumah tangga. Adakah industri rumah tangga di daerah sekitarmu? Perusahaan ini dipimpin dan dikelola oleh pemiliknya sendiri serta dibantu beberapa karyawan atau anggota keluarganya sendiri. Perusahaan ini biasanya didirikan dalam bentuk badan usaha perseorangan.

2) Perusahaan Sedang

Perusahaan sedang adalah perusahaan yang memiliki tenaga kerja antara 20–99 orang. Pengelolaan usaha ini sudah lebih baik dibandingkan dengan perusahaan kecil. Perusahaan ini sudah menggunakan jasa orang lain untuk membantu mengelola usahanya walaupun pemiliknya tetap aktif i kut dalam mengelola perusahaan tersebut.

3) Perusahaan Besar

Perusahaan besar adalah perusahaan yang memiliki tenaga kerja lebih dari 100 orang. Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi yang besar. Oleh karena jumlah karyawan dan hasil produksinya sangat besar, pengelolaan perusahaan ini sudah menerapkan sistem manajemen yang rapi dan profesional. Jadi, dalam perusahaan terdapat pembagian kerja atau spesialisasi.

Sumber :

BSE – Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV oleh :

Waluyo, M.Hum

Suwardi, S.Pd.

Agung Feryanto, S.E.

Tri Haryanto, S.Si.

Distribusi

a. Pengertian Distribusi

Sebaik apa pun suatu produksi, jika tidak sampai ke tangan konsumen, tidak akan ada artinya. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu lembaga yang bertugas menyalurkan barang-barang hasil produksi tersebut. Kegiatan yang berhubungan dengan usaha menyalurkan barang atau jasa dari tangan produsen ke konsumen ini disebut distribusi. Orang atau lembaga yang melakukan kegiatan ini disebut distributor.

b. Tujuan Distribusi

Kegiatan distribusi pada dasarnya bertujuan untuk melakukan halhal berikut:

1) Mempercepat Sampainya Barang ke Konsumen

Coba kamu perhatikan pedagang keliling di kampungmu. Setiap hari mereka keliling kampung untuk menjajakan barang dagangannya. Apa yang akan terjadi jika pedagang tersebut tidak berjualan? Tentunya banyak ibu-ibu yang bersusah payah untuk berbelanja. Akhirnya, mereka pergi ke pasar untuk berbelanja. Jadi, peran pedagang keliling adalah membantu mempercepat proses distribusi barang-barang sampai ke tangan konsumen.

2) Menyebarkan Hasil Produksi secara Merata

Hasil produksi satu daerah dengan daerah lain tentu berbeda. Perbedaan ini terjadi karena sumber daya yang dimiliki setiap daerah berbeda. Misalnya, jagung yang banyak terdapat di desa, belum tentu kita jumpai jagung tersebut ditanam di kota. Namun, orang-orang kota dapat makan jagung ini. Oleh karena itu, peran distributorlah yang memungkinkan jagung dapat mudah dibeli di kota. Dengan demikian, kegiatan distribusi memudahkan orang untuk menikmati hasil produksi.

3) Menjaga Kesinambungan Kegiatan Produksi

Sebuah perusahaan besar umumnya memiliki saluran distribusi yang luas sehingga bisa memasarkan produknya ke daerah-daerah lain. Dengan demikian, pasaran produknya semakin luas dan permintaannya pun meningkat. Selain membawa keuntungan yang semakin besar bagi perusahaan, semakin luasnya pasar juga dapat menjaga kesinambungan kegiatan produksi.

c. Sistem Distribusi

Sistem distribusi merupakan cara yang digunakan untuk menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Ada tiga sistem distribusi yang bisa digunakan seperti berikut.

1) Distribusi Langsung

Distribusi secara langsung merupakan kegiatan menyalurkan barang atau jasa langsung dari produsen ke konsumen tanpa menggunakan perantara.

Pertimbangan yang harus diperhatikan dalam memilih system distribusi langsung antara lain sebagai berikut.

Sistem ini akan lebih tepat digunakan untuk barang-barang yang tidak tahan lama dan cepat busuk. Misalnya sayuran, buah-buahan, bunga, makanan segar, dan daging.
Daerah yang dijadikan pangsa pasar, jaraknya tidak terlalu jauh dengan produsen sehingga konsumen dapat langsung menikmati produk yang dihasilkan produsen.
2) Distribusi Tidak Langsung

Sistem distribusi tidak langsung memerlukan jasa perantara (yaitu badan-badan distribusi seperti agen, grosir, dan pengecer). Badan perantara ini selanjutnya menjual kembali kepada konsumen. Cara ini umumnya digunakan oleh perusahaan besar.

Pertimbangan yang harus diperhatikan dalam memilih system distribusi tidak langsung antara lain sebagai berikut.

Sistem ini lebih tepat digunakan untuk menyalurkan barangbarang yang tahan lama dan tidak mudah rusak. Misalnya, peralatan mandi seperti sabun, pasta gigi, dan sikat gigi, serta peralatan tulis seperti buku, pensil, dan penggaris.
Daerah yang dijadikan pangsa pasar jaraknya jauh dari produsen. Penggunaan sistem distribusi tidak langsung ini sangat membantu pemerataan hasil produksi dari produsen sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memperolehnya, bahkan di daerah yang terpencil sekalipun.
3) Distribusi Semilangsung

Distribusi semilangsung merupakan kegiatan menyalurkan barang dan jasa melalui pihak atau toko yang dimiliki produsen sendiri. Misalnya PT KAI menjual karcis kereta melalui agen resmi miliknya dan perusahaan busana Penimo menjual hasil produksinya di toko-toko busana Penimo yang tersebar di berbagai kota.

Pertimbangan yang harus diperhatikan dalam memilih system distribusi semilangsung antara lain sebagai berikut.

Sistem ini lebih tepat digunakan untuk menyalurkan barangbarang yang tahan lama, tetapi mudah rusak. Misalnya barangbarang elektronik, kendaraan bermotor, dan sepeda.
Daerah yang dijadikan pangsa pasar jaraknya jauh dengan produsen. Dengan demikian, konsumen di daerah yang tidak memproduksi barang tersebut tidak dapat menikmati dari produsen secara langsung, tetapi harus melalui perantara.
Lebih tepat digunakan untuk produsen yang sangat menjaga kualitas produknya serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen.
d. Lembaga-Lembaga Distribusi

Orang atau lembaga yang menjalankan kegiatan distribusi disebut distributor. Jenis lembaga distribusi ini terdiri atas:

1) Agen (Dealer)

Agen adalah penyalur yang atas nama suatu perusahaan tertentu menjual barang dan jasa hasil produksi perusahaan tersebut di daerah tertentu. Di agen tidak akan dijumpai barang dan jasa yang bukan produksi perusahaan bersangkutan. Agen menjual barang dan jasa dengan harga yang ditentukan oleh produsen. Agen memperoleh komisi dari perusahaan sesuai dengan jumlah penjualan. Ada tiga jenis agen yang mewakili pelaku ekonomi yang berbeda, yaitu agen produsen, agen penjualan, dan agen pembelian.

2) Pedagang Besar (Wholeseller)

Pedagang besar disebut juga grosir. Pedagang besar adalah pedagang yang membeli barang serta jasa secara besar-besaran (dalam jumlah banyak) dari produsen/pabrik/agen dan menjualnya kepada pedagang pengecer. Berdasarkan luas daerah pemasarannya, pedagang besar dapat dibedakan menjadi tingkat lokal (daerah), regional, nasional, dan internasional (eksportir dan importir).

3) Pedagang Eceran (Retailer)

Pedagang eceran atau pedagang kecil adalah pedagang yang kegiatan pokoknya melaksanakan penjualan langsung kepada konsumen akhir. Pedagang eceran mendapatkan barang dengan cara membeli barang dari pedagang besar. Barang yang dijual terutama barang-barang untuk kebutuhan sehari-hari.

4) Pedagang Barang-Barang Khusus (Speciality Selling)

Pedagang barang-barang khusus adalah pedagang yang khusus menjual barang-barang hasil produksi tertentu. Misalnya, pedagang barang-barang antik, barang-barang elektronik, sepatu, dan alatalat tulis.

5) Pedagang Jasa/Biro Jasa

Pedagang jasa atau biro jasa adalah pedagang yang memberikan pelayanan atau jasa. Misalnya, membantu mengusahakan tiket penjualan alat angkutan atau bentuk pelayanan lain yang berhubungan dengan itu.

6) Makelar

Makelar disebut juga pialang atau broker. Makelar adalah perantara yang atas nama orang lain (pemberi kuasa) mencarikan barang bagi pembeli dan atau menjualkan barang. Makelar mengadakan perjanjian-perjanjian atas nama mereka dalam penjualan atau pembelian suatu barang. Makelar tidak ikut bertanggung jawab atas penyerahan barang dan pembayarannya. Tugasnya hanya memungkinkan penjual dan pembeli mengadakan perjanjian jual beli sendiri. Balas jasa makelar disebut provisi atau kurtase. Makelar memperoleh kurtase dari pembeli, penjual, atau keduanya. Contoh makelar adalah makelar tanah dan sepeda motor.

7) Komisioner

Komisioner melakukan perjanjian jual beli atas namanya sendiri dan ikut bertanggung jawab atas tindakannya. Imbalan atas tindakan komisioner dinamakan komisi.

Metode Latihan (Drill)


Metode latihan pada umumnya digunakan untuk memeperoleh suatu ketangkasan atau keterampilan dari apa yang telah dipelajari. Mengingat latihan ini kurang mengembangkan bakat/inisiatif siswa untuk berpiki, maka hendak nya guru/pengajar memperhatikan tingkat kewajaran dari metode Drill.

Latihan, wajar digunakan untuk hal-hal yang bersifat motorik, seperti me nulis, permainan, pembuatan, dan lain-lain.
Untuk melatih kecakapan mental, misalnya perhitungan penggunaan ru mus-rumus, dan lain-lain.
Untuk melatih hubungan, tanggapan, seperti penggunaan bahasa, grafik, simbul peta, dan lain-lain.
Prinsip dan petunjuk menggunakan metode Drill.

Siswa harus diberi pengertian yang mendalam sebelum diadakan latihan tertentu.
Latihan untuk pertama kalinya hendaknya bersifat diagnosis, mula-mula kurang berhasil, lalu diadakan perbaikan untuk kemudian bisa lebih sem purna.
Latihan tidak perlu lama asal sering dilaksanakan.
Harus disesuaikan dengan taraf kemampuan siswa.
Proseslatihan hendaknya mendahulukan hal-hal yang essensial dan bergu na.
Sumber : STRATEGI PEMBELAJARAN DAN PEMILIHANNYA

DIREKTORAT TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008

Strategi Pembelajaran Ekspositori

1. Pengertian

Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal. Dalam strategi ini materi pelajaran disampaikan lang sung oleh guru. Siswa tidak dituntut untuk menemukan materi itu. Materi pe lajaran seakanakan sudah jadi. Karena strategi ekspositori lebih menekankan kepada proses bertutur, maka sering juga dinamakan strategi ”chalk and talk”.


2. Karakteristik Pembelajaran Ekspositori

Terdapat beberapa karakteristik strategi ekspositori di antaranya:

Strategi ekspositori dilakukan dengan cara menyampaikan materi pelajaran secara verbal, artinya bertutur secara lisan merupakan alat utama dalam melakukan strategi ini, oleh karena itu sering orang mengidentikannya dengan ceramah.
Biasanya materi pelajaran yang disampaikan adalah materi pelajaran yang sudah jadi, seperti data atau fakta, konsep-konsep tertentu yang harus di hafal sehingga tidak menuntut siswa untuk berpikir ulang.
Tujuan utama pembelajaran adalah penguasaan materi pelajaran itu sendi ri. Artinya, setelah proses pembelajaran berakhir siswa diharapkan dapat memahaminya dengan benar dengan cara dapat mengungkapkan kembali materi yang telah diuraikan.
Strategi pembelajaran ekspositori merupakan bentuk dari pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada guru (teacher centered approach). Dikatakan demikian, sebab dalam strategi ini guru memegang peran yang sangat dominan. Melalui strategi ini guru menyampaikan materi pembelajaran secara terstruktur dengan harapan materi pelajaran yang disampaikan itu da­pat dikuasai siswa dengan baik. Fokus utama strategi ini adalah kemampuan akademik (academic achievement) siswa. Metode pembelajaran dengan kuli- ah merupakan bentuk strategi ekspositori.

3. Prinsip Penggunaan Strategi Pembelajaran Ekspositori

Tidak ada satu strategi pembelajaran yang dianggap lebih baik diban dingkan dengan strategi pembelajaran yang lain. Baik tidaknya suatu strategi pembelajaran bisa dilihat dari efektif tidaknya strategi tersebut dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Dengan demikian, pertimbang an pertama penggunaan strategi pembelajaran adalah tujuan apa yang harus dicapai.

Dalam penggunaan strategi pembelajaran ekspositori terdapat beberapa prinsip berikut ini, yang harus diperhatikan oleh setiap guru.

a. Berorientasi pada Tujuan

Walaupun penyampaian materi pelajaran merupakan ciri utama dalam strategi pembelajaran ekspositori melalui metode ceramah, namun tidak ber- arti proses penyampaian materi tanpa tujuan pembelajaran. Justru tujuan itu lah yang harus menjadi pertimbangan utama dalam penggunaan strategi ini. Karena itu sebelum strategi ini diterapkan terlebih dahulu guru harus meru muskan tujuan pembelajaran secara jelas dan terukur. Seperti kriteria pada umumnya, tujuan pembelajaran harus dirumuskan dalam bentuk tingkah laku yang dapat diukur atau berorientasi pada kompetensi yang harus dicapai oleh siswa. Hal ini sangat penting untuk dipahami, karena tujuan yang spesifik me mungkinkan kita bisa mengontrol efektivitas penggunaan strategi pembela jaran. Memang benar, strategi pembelajaran ekspositori tidak mungkin dapat mengejar tujuan kemampuan berpikir tingkat tinggi, misalnya kemampuan untuk menganalisis, mensintesis sesuatu, atau mungkin mengevaluasi sesua tu, namun tidak berarti tujuan kemampuan berpikir taraf rendah tidak perlu dirumuskan. Justru tujuan itulah yang harus dijadikan ukuran dalam menggu nakan strategi ekspositori.

b. Prinsip Komunikasi

Proses pembelajaran dapat dikatakan sebagai proses komunikasi, yang menunjuk pada proses penyampaian pesan dari seseorang (sumber pesan) ke­pada seseorang atau sekelompok orang (penerima pesan). Pesan yang ingin disampaikan dalam hal ini adalah materi pelajaran yang diorganisir dan disusun sesuai dengan tujuan tertentu yaang ingin dicapai. Dalam proses komuni kasi guru berfungsi sebagai sumber pesan dan siswa berfungsi sebagai pene rima pesan.

Dalam proses komunikasi, bagaimanapun sederhananya, selalu terjadi urutan pemindahan pesan (informasi) dari sumber pesan ke penerima pesan. Sistem komunikasi dikatakan efektif manakala pesan itu dapat mudah ditang kap oleh penerima pesan secara utuh. Sebaliknya, sistem komunikasi dikata kan tidak efektif, manakala penerima pesan tidak dapat menangkap setiap pe san yang disampaikan. Kesulitan menangkap pesan itu dapat terjadi oleh ber bagai gangguan (noise) yang dapat menghambat kelancaran proses komuni kasi. Akibat gangguan (noise) tersebut memungkinkan penerima pesan (sis wa) tidak memahami atau tidak dapat menerima sama sekali pesan yang ingin disampaikan. Sebagai suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada proses penyampaian, maka prinsip komunikasi merupakan prinsip yang sangat penting untuk diperhatikan. Artinya, bagaimana upaya yang bisa dilakukan agar setiap guru dapat menghilangkan setiap gangguan (noise) yang bisa meng­ganggu proses komunikasi.

c. Prinsip Kesiapan

Siswa dapat menerima informasi sebagai stimulus yang kita berikan, terlebih dahulu kita harus memosisikan mereka dalam keadaan siap baik se cara fisik maupun psikis untuk menerima pelajaran. Jangan mulai kita sajikan mata pelajaran, manakala siswa belum siap untuk menerimanya.

d. Prinsip Berkelanjutan

Proses pembelajaran ekspositori harus dapat mendorong siswa untuk mau mempelajari materi pelajaran lebih lanjut. Pembelajaran bukan hanya berlang­sung pada saat itu, akan tetapi juga untuk waktu selanjutnya. Ekspositori yang berhasil adalah manakala melalui proses penyampaian dapat membawa siswa pada situasi ketidakseimbangan (disequilibrium), sehingga mendorong mere ka untuk mencari dan menemukan atau menambah wawasan melalui proses belajar mandiri.

Keberhasilan penggunaan strategi ekspositori sangat tergantung pada kemampuan guru untuk bertutur atau menyampaikan mated pelajaran.

4. Langkah-langkah Pelaksanaan Strategi Ekspositori

Ada beberapa langkah dalam penerapan strategi ekspositori, yaitu:

a. Persiapan (Preparation)

Tahap persiapan berkaitan dengan mempersiapkan siswa untuk meneri ma pelajaran. Dalam strategi ekspositori, langkah persiapan merupakan lang kah yang sangat penting. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan strategi ekspositori sangat tergantung pada langkah persiapan.

Beberapa hal yang harus dilakukan dalam langkah persiapan di antara nya adalah:

Berikan sugesti yang positif dan hindari sugesti yang negatif.
Mulailah dengan mengemukakan tujuan yang harus dicapai. 3) Bukalah file dalam otak siswa.
b. Penyajian (Presentation)

Langkah penyajian adalah langkah penyampaian materi pelajaran sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan. Guru harus dipikirkan guru dalam penyajian ini adalah bagaimana agar materi pelajaran dapat dengan mudah ditangkap dan dipahami oleh siswa. Karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan langkah ini, yaitu: (1) penggunaan bahasa, (2) intonasi suara, (3) menjaga kontak mata dengan siswa, dan (4) mengguna kan joke-joke yang menyegarkan.

c. Korelasi (Correlation)

Langkah korelasi adalah langkah menghubungkan materi pelajaran de ngan pengalaman siswa atau dengan hal-hal lain yang memungkinkan siswa dapat menangkap keterkaitannya dalam struktur pengetahuan yang telah di milikinya. Langkah korelasi dilakukan untuk memberikan makna terhadap materi pelajaran, baik makna untuk memperbaiki struktur pengetahuan yang telah dimilikinya maupun makna untuk meningkatkan kualitas kemampuan berpikir dan kemampuan motorik siswa.

d. Menyimpulkan (Generalization)

Menyimpulkan adalah tahapan untuk memahami inti {core) dari materi pelajaran yang telah disajikan. Langkah menyimpulkan merupakan langkah yang sangat penting dalam strategi ekspositori, sebab melalui langkah menyim pulkan siswa akan dapat mengambil inti sari dari proses penyajian.

e. Mengaplikasikan (Application)

Langkah aplikasi adalah langkah unjuk kemampuan siswa setelah mere ka menyimak penjelasan guru. Langkah ini merupakan langkah yang sangat penting dalam proses pembelajaran ekspositori, sebab melalui langkah ini gu ru akan dapat mengumpulkan informasi tentang penguasaan dan pemahaman materi pelajaran oleh siswa. Teknik yang biasa dilakukan pada langkah ini di antaranya: (1) dengan membuat tugas yang relevan dengan materi yang telah disajikan, (2) dengan memberikan tes yang sesuai dengan materi pelajaran yang telah disajikan.

5. Keunggulan dan Kelemahan Strategi Ekspositori

a. Keunggulan

Strategi pembelajaran ekspositori merupakan strategi pembelajaran yang banyak dan sering digunakan. Hal ini disebabkan strategi ini memiliki bebe rapa keunggulan, di antaranya:

Dengan strategi pembelajaran ekspositori guru bisa mengontrol urutan dan keluasan materi pembelajaran, ia dapat mengetahui sampai sejauh mana siswa menguasai bahan pelajaran yang disampaikan.
Strategi pembelajaran ekspositori dianggap sangat efektif apabila materi pelajaran yang harus dikuasai siswa cukup luas, sementara itu waktu yang dimiliki untuk belajar terbatas.
Melalui strategi pembelajaran ekspositori selain siswa dapat mendengar melalui penuturan (kuliah) tentang suatu materi pelajaran, juga sekaligus siswa bisa melihat atau mengobservasi (melalui pelaksanaan demonstrasi).
Keuntungan lain adalah strategi pembelajaran ini bisa digunakan untuk jumlah siswa dan ukuran kelas yang besar.
b. Kelemahan

Di samping memiliki keunggulan, strategi ekspositori juga memiliki kelemahan, di antaranya:

Strategi pembelajaran ini hanya mungkin dapat dilakukan terhadap siswa yang memiliki kemampuan mendengar dan menyimak secara baik. Untuk siswa yang tidak memiliki kemampuan seperti itu perlu digunakan strate gi lain.
Strategi ini tidak mungkin dapat melayani perbedaan setiap individu baik perbedaan kemampuan, perbedaan pengetahuan, minat, dan bakat, serta perbedaan gaya belajar.
Karena strategi lebih banyak diberikan melalui ceramah, maka akan sulit mengembangkan kemampuan siswa dalam hal kemampuan sosialisasi, hubungan interpersonal, serta kemampuan berpikir kritis.
Keberhasilan strategi pembelajaran ekspositori sangat tergantung kepada apa yang dimiliki guru, seperti persiapan, pengetahuan, rasa percaya diri, semangat, antusiasme, motivasi, dan berbagai kemampuan seperti kemam puan bertutur (berkomunikasi), dan kemampuan mengelola kelas. Tanpa itu sudah dapat dipastikan proses pembelajaran tidak mungkin berhasil.
Oleh karena gaya komunikasi strategi pembelajaran lebih banyak terjadi satu arah (one-way communication), maka kesempatan untuk mengontrol pemahaman siswa akan materi pembelajaran akan sangat terbatas pula. Di samping itu, komunikasi satu arah bisa mengakibatkan pengetahuan yang dimiliki siswa akan terbatas pada apa yang diberikan guru.
Sumber : STRATEGI PEMBELAJARAN DAN PEMILIHANNYA

DIREKTORAT TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008

Strategi Pembelajaran Inkuiri

Strategi pembelajaran Inkuiri menekankan kepada proses mencari dan menemukan. Materi pelajaran tidak diberikan secara langsung. Peran siswa dalam strategi ini adalah mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing siswa untuk be­lajar. Strategi pembelajaran inkuiri merupakan rangkaian kegiatan pembela­jaran yang menekankan pada proses berpikir kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Pro­ses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Strategi pembelajaran ini sering juga dinamakan strategi heuristic, yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu heuriskein yang berarti saya menemu kan.

1. Ciri-ciri Strategi Pembelajaran Inkuiri

Pertama, strategi inkuiri menekankan kepada aktivitas siswa secara mak simal untuk mencari dan menemukan. Artinya strategi inkuiri menempatkan siswa sebagai subjek belajar. Dalam proses pembelajaran, siswa tidak hanya berperan sebagai penerima pelajaran melalui penjelasan guru secara verbal, tetapi mereka berperan untuk menemukan sendiri inti dari materi pelajaran itu sendiri.

Kedua, seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban sendiri dari sesuatu yang dipertanyakan, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap percaya diri {self belief). Dengan de­mikian, strategi pembelajaran inkuiri menempatkan guru bukan sebagai sum ber belajar, akan tetapi sebagai fasilitator dan motivator belajar siswa. Akti vitas pembelajaran biasanya dilakukan melalui proses tanya jawab antara gu ru dan siswa. Karena itu kemampuan guru dalam menggunakan teknik berta nya merupakan syarat utama dalam melakukan inkuiri.

Ketiga, tujuan dari penggunaan strategi pembelajaran inkuiri adalah mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis, logis, dan kritis, atau mengembangkan kemampuan intelektual sebagai bagian dari proses mental. Dengan demikian, dalam strategi pembelajaran inkuiri siswa tak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, akan tetapi bagaimana mereka dapat menggunakan potensi yang dimilikinya. Manusia yang hanya menguasai pe­lajaran belum tentu dapat mengembangkan kemampuan berpikir secara opti­mal. Sebaliknya, siswa akan dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya manakala ia bisa menguasai materi pelajaran.

Strategi pembelajaran inkuiri merupakan bentuk dari pendekatan pem belajaran yang berorientasi kepada siswa (student centered approach). Dika takan demikian, sebab dalam strategi ini siswa memegang peran yang sangat dominan dalam proses pembelajaran.

2. Prinsip Penggunaan Strategi Pembelajaran Inkuiri

a. Berorientasi pada Pengembangan Intelektual

Tujuan utama dari strategi inkuiri adalah pengembangan kemampuan berpikir. Dengan demikian, strategi pembelajaran ini selain berorientasi ke pada hasil belajar juga berorientasi pada proses belajar.

b. Prinsip Interaksi

Proses pembelajaran pada dasarnya adalah proses interaksi, baik inter aksi antara siswa maupun interaksi siswa dengan guru, bahkan interaksi antara siswa dengan lingkungan. Pembelajaran sebagai proses interaksi berarti menempatkan guru bukan sebagai sumber belajar, tetapi sebagai pengatur lingkungan atau pengatur interaksi itu sendiri.

c. Prinsip Bertanya

Peran guru yang harus dilakukan dalam menggunakan strategi ini adalah guru sebagai penanya. Sebab, kemampuan siswa untuk menjawab setiap pertanyaan pada dasarnya sudah merupakan sebagian dari proses berpikir. Karena itu, kemampuan guru untuk bertanya dalam setiap langkah inkuiri sangat diperlukan.

d. Prinsip Belajar untuk Berpikir

Belajar bukan hanya mengingat sejumlah fakta, akan tetapi belajar adalah proses berpikir (learning how to think), yakni proses mengembangkan potensi seluruh otak. Pembelajaran berpikir adalah pemanfaatan dan peng gunaan otak secara maksimal.

d. Prinsip Keterbukaan

Pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran yang menyediakan berbagai kemungkinan sebagai hipotesis yang harus dibuktikan kebenar annya. Tugas guru adalah menyediakan ruang untuk memberikan kesem patan kepada siswa mengembangkan hipotesis dan secara terbuka mem buktikan kebenaran hipotesis yang diajukannya.

3. Langkah-Langkah Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Inkuiri Secara umum proses pembelajaran dengan menggunakan strategi dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

a. Orientasi

Langkah orientasi adalah langkah untuk membina suasana atau iklim pembelajaran yang responsif. Pada langkah ini guru mengkondisikan agar siswa siap melaksanakan proses pembelajaran. Guru merangsang dan Mengajak siswa untuk berpikir memecahkan masalah. Langkah orientasi merupakan langkah yang sangat penting. Keberhasilan startegi ini sangat tergantung pada kemauan siswa untuk beraktivitas menggunakan kemampuannya dalam meme­cahkan masalah, tanpa kemauan dan kemampuan itu tak mungkin proses pem­belajaran akan berjalan dengan lancar.

b. Merumuskan Masalah

Merumuskan masalah merupakan langkah membawa siswa pada suatu persoalan yang mengandung teka-teki. Persoalan yang disajikan adalah persoalan yang menantang siswa untuk berpikir memecahkan teka-teki itu. Dika takan teka-teki dalam rumusan masalah yang ingin dikaji disebabkan masalah itu tentu ada jawabannya, dan siswa didorong untuk mencari jawaban yang tepat. Proses mencari jawaban itulah yang sangat penting dalam strategi inku iri, oleh sebab itu melalui proses tersebut siswa akan memperoleh pengalaman yang sangat berharga sebagai upaya mengembangkan mental melalui proses berpikir.

c. Merumuskan Hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara dari suatu permasalahan yang se dang dikaji. Sebagai jawaban sementara, hipotesis perlu diuji kebenarannya. Perkiraan sebagai hipotesis bukan sembarang perkiraan, tetapi harus memiliki landasan berpikir yang kokoh, sehingga hipotesis yang dimunculkan itu bersifat rasional dan logis. Kemampuan berpikir logis itu sendiri akan sangat dipengaruhi oleh kedalaman wawasan yang dimiliki serta keluasan pengalaman. Dengan demikian, setiap individu yang kurang mempunyai wawasan akan sulit mengembangkan hipotesis yang rasional dan logis.

d. Mengumpulkan Data

Mengumpulkan data adalah aktivitas menjaring informasi yang dibutuh kan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Dalam strategi pembelajaran in kuiri, mengumpulkan data merupakan proses mental yang sangat penting da lam pengembangan intelektual. Proses pengumpulan data bukan hanya memerlukan motivasi yang kuat dalam belajar, akan tetapi juga membutuhkan ketekunan dan kemampuan menggunakan potensi berpikirnya. Karena itu, tu­gas dan peran guru dalam tahapan ini adalah mengajukan pertanyaan-perta­nyaan yang dapat mendorong siswa untuk berpikir mencari informasi yang dibutuhkan. Sering terjadi kemacetan berinkuiri adalah manakala siswa tidak apresiatif terhadap pokok permasalahan. Tidak apresiatif itu biasanya ditun­jukkan oleh gejala-gejala ketidakgairahan dalam belajar. Manakala guru me­nemukan gejala-gejala semacam ini, maka guru hendaknya secara terus-me­nerus memberikan dorongan kepada siswa untuk belajar melalui penyuguhan berbagai jenis pertanyaan secara merata kepada seluruh siswa sehingga mere­ka terangsang untuk berpikir.

e. Menguji Hipotesis

Menguji hipotesis adalah proses menentukan jawaban yang dianggap diterima sesuai dengan data atau informasi yang diperoleh berdasarkan pengumpulan data. Dalam menguji hipotesis yang terpenting adalah mencari tingkat keyakinan siswa atas jawaban yang diberikan. Di samping itu, menguji hipotesis juga berarti mengembangkan kemampuan berpikir rasional. Artinya, kebenaran jawaban yang diberikan bukan hanya berdasarkan argumentasi, akan tetapi harus didukung oleh data yang ditemukan dan dapat dipertang gungjawabkan.

f. Merumuskan Kesimpulan

Merumuskan kesimpulan adalah proses mendeskripsikan temuan yang diperoleh berdasarkan hasil pengujian hipotesis. Merumuskan kesimpulan merupakan gong-nya dalam proses pembelajaran. Sering terjadi, karena ba­nyaknya data yang diperoleh, menyebabkan kesimpulan yang dirumuskan tidak fokus pada masalah yang hendak dipecahkan. Karena itu, untuk mencapai kesimpulan yang akurat sebaiknya guru mampu menunjukkan pada siswa data mana yang relevan.

4. Strategi Pembelajaran Inkuiri Sosial

Terjadinya ledakan pengetahuan, menuntut perubahan pola mengajar dari yang hanya sekadar mengingat fakta yang biasa dilakukan melalui strate gi pembelajaran dengan metode kuliah (lecture) atau dari metode latihan (drill) dalam pola tradisional, menjadi pengembangan kemampuan berpikir kritis (critical thinking). Strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan kemam­puan berpikir itu adalah strategi inkuiri sosial.

Menurut Bruce Joyce, inkuiri sosial merupakan strategi pembelajaran dari kelompok sosial (social family) subkelompok konsep masyarakat (concept of society). Subkelompok ini didasarkan pada asumsi bahwa metode pendi dikan bertujuan untuk mengembangkan anggota masyarakat ideal yang dapat hidup dan dapat mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat. Karena itulah siswa harus diberi pengalaman yang memadai bagaimana caranya memecahkan persoalan-persoalan yang muncul di masyarakat. Melalui pengalaman itulah setiap individu akan dapat membangun pengetahuan yang berguna bagi diri dan masyarakatnya.

Inkuiri sosial dapat dipandang sebagai suatu strategi pembelajaran yang berorientsi kepada pengalaman siswa.

Ada tiga karakteristik pengembangan strategi inkuiri sosial. Pertama, adanya aspek (masalah) sosial dalam kelas yang dianggap penting dan dapat mendorong terciptanya diskusi kelas. Kedua, adanya rumusan hipotesis seba gai fokus untuk inkuiri. Ketiga, penggunaan fakta sebagai pengujian hipotesis.

Dari karakteristik inkuiri seperti yang telah diuraikan di atas, maka tam pak inkuiri sosial pada dasarnya tidak berbeda dengan inkuiri pada umumnya. Perbedaannya terletak pada masalah yang dikaji adalah masalah-masalah sosial atau masalah kehidupan masyarakat

5. Keunggulan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran Inkuiri

Strategi Pembelajaran Inkuiri merupakan strategi pembelajaran yang banyak dianjurkan, karena strategi ini memiliki beberapa keunggulan, di an taranya:

Startegi ini merupakan strategi pembelajaran yang menekankan kepadapengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang, sehingga pembelajaran melalui strategi ini dianggap lebih bermakna.
Startegi ini dapat memberikan ruang kepada siswa untuk belajar sesuai dengan gaya belajar mereka.
Strategi ini merupakan strategi yang dianggap sesuai dengan perkembang an psikologi belajar modern yang menganggap belajar adalah proses pe rubahan tingkah laku berkat adanya pengalaman.
Keuntungan lain adalah strategi pembelajaran ini dapat melayani kebutuh an siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Artinya, siswa yang memiliki kemampuan belajar bagus tidak akan terhambat oleh siswa yang lemah dalam belajar.
Di samping memiliki keunggulan, strategi ini juga mempunyai kelemah an, di antaranya:

Jika strategi ini digunakan sebagai strategi pembelajaran, maka akan sulit mengontrol kegiatan dan keberhasilan siswa.
Strategi ini sulit dalam merencanakan pembelajaran oleh karena terbentur dengan kebiasaan siswa dalam belajar.
Kadang-kadang dalam mengimplementasikannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga sering guru sulit menyesuaikannya dengan waktu yang telah ditentukan.
Selama kriteria keberhasilan belajar ditentukan oleh kemampuan siswa menguasai materi pelajaran, maka startegi ini akan sulit diimplementasi kan oleh setiap guru.
Sumber : STRATEGI PEMBELAJARAN DAN PEMILIHANNYA

DIREKTORAT TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008

Konsep PUSAT SUMBER BELAJAR (PSB)


Mutu pendidikan dipengaruhi oLeh kuaLitas proses pembeLajaran yang disajikan oLeh pendidik dan ketersediaan sarana dan prasarana pendukungnya. Proses pembeLajaran yang berhasiL ditandai dengan keberhasiLan peserta didik menguasai standar kompetensi. OLeh karena itu pendidik dan satuan pendidikan secara bersama-sama dituntut untuk menyiapkan proses pembeLajaran yang menarik, interaktif, informatif sehingga dapat membantu peserta didik mencapai standar kompetensi. SaLah satu pendekatan daLam rangka meningkatkan mutu pembeLajaran tersebut adaLah meLaLui pemanfaatan teknoLogi informasi dan komunikasi (TIK).

Berkaitan dengan haL tersebut di atas, Direktorat Pembinaan SMA teLah menetapkan TIK sebagai ikon daLam peningkatan mutu pendidikan di SMA meLaLui pengembangan Layanan pendidikan berbasis TIK, dimana TIK digunakan sebagai aLat bantu pembeLajaran, penunjang ad ministrasi dan manaj emen satuan pendidikan.

Pemanfaatan TIK sebagai aLat bantu pembeLajaran, dapat membantu pendidik daLam menyajikan materi pembeLajaran, mempercepat interaksi antara pendidik-siswa, pendidik pendidik dan siswa-siswa. Sedangkan Pemanfaatan TIK sebagai penunjang administrasi dan manajemen dapat memperLancar pengeLoLaan adminsitrasi dan komunikasi antara satuan pendidikan dengan stakehoLder maupun masyarakat.

Strategi yang ditempuh Direktorat Pembinaan SMA menjadikan TIK sebagai ikon peningkatan mutu pendidikan di SMA berdasarkan pada:

Pencapaian kompetensi peserta didik sesuai tuntutan standar isi dan SkL dengan memfasiLitasi penyeLenggaraan pendidikan meLaLui pemenuhan sarana prasarana yang memadai dengan memanfaatkan TIK
Pemanfaatkan TIK oLeh satuan pendidikan untuk mempermudah peLaksanaan pembeLajaran dan pengeLoLaan administrasi dengan mendorong tumbuhnya Lingkungan berbasis komunitas yang kondusif terhadap manajemen perubahan diLingkungan satuan pendidikan SMA
Pada satuan pendidikan SMA, TIK berfungsi sebagai:

1. TIK Sebagai Mata PeLajaran

TeknoLogi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan mata peLajaran wajib bagi peserta didik di SMA yang dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu mengantisipasi pesatnya perkembangan dan perubahan gLobaL yang senantiasa harus diikuti sekaLigus sebagai bekaL bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan dunia kerja dan perkembangan dunia termasuk pendidikan pada jenjang yang Lebih tinggi. Mata peLajaran mencakup penguasaan keterampiLan komputer, prinsip kerja berbagai jenis peraLatan komunikasi dan cara memperoLeh, mengoLah dan mengkomunikasikan informasi.

TeknoLogi informasi dan komunikasi merupakan mata peLajaran untuk semua jenjang dari keLas X sampai XII dan semua jurusan (IPA, IPS dan Bahasa) di SMA. JumLah jam pembeLajaran mata peLajaran TIK adaLah 2 jam per minggu. Mata peLajaran TIK bertujuan agar peserta didik memiLiki kemampuan:

Memahami teknoLogi informasi dan komunikasi;
Mengembangkan keterampiLan untuk memanfaatkan teknoLogi informasi dan komunikasi;
Mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan mandiri daLam penggunaan teknoLogi informasi dan komunikasi;
Menghargai karya cipta di bidang teknoLogi informasi dan komunikasi.
2. TIK daLam PengeLoLaan Satuan pendidikan

Direktorat Pembinaan SMA teLah mengembangkan PAS (Paket ApLikasi Satuan pendidikan) bertujuan mendorong satuan pendidikan mengembangkan sistem pengeLoLaan ad ministrasi yang efektif dan efisien serta dapat di pertanggungjawabkan. Pengembangan PAS yang diLakukan oLeh Direktorat Pembinaan SMA memiLiki manfaat ganda bagi pemanfaatan TIK di satuan pendidikan yaitu:

Mendorong staf pengeLoLaan satuan pendidikan untuk terus mengembangkan diri terhadap perkembangan TIK
Mendorong satuan pendidikan mengembangkan sistim administrasi modern yang berbasis TIK
3. TIK daLam PeLaksanaan PembeLajaran

Sebagaimana yang tertuang daLam UU No. 20/2003 PasaL 40 Ayat (2) Butir a, pendidik berkewajiban menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan diaLogis. Di samping itu PP No. 19/2005 PasaL 19 Ayat (1) menyatakan bahwa proses pembeLajaran pada satuan pendidikan diseLenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikoLogis peserta didik.

SaLah satu ketentuan yang diatur daLam otonomi pendidikan adaLah pemerintah mendorong satuan pendidikan untuk memenuhi kebutuhan buku dan sumber beLajar. PermasaLahan utama daLam pemenuhan kebutuhan sumber beLajar adaLah tidak semua satuan pendidikan memiLiki kemampuan untuk mengembangkan dan mendapatkan sumber beLajar sesuai kebutuhan.

Untuk mengatasi masaLah di atas, Direktorat Pembinaan SMA berusaha memfasiLitasi satuan pendidikan meLaLui Workshop pengembangan bahan ajar dan bahan ujian berbasis TIK. Program ini difokuskan pada peningkatan kemampuan pendidik daLam penyusunan bahan ajar dan bahan ujian berbasis I(k. HasiL dari kegiatan ini adaLah tersedianya sejumLah pendidik yang mampu mengembangkan bahan ajar dan bahan ujian serta tersusunnya sejumLah bahan ajar berbasis TIK daLam bentuk materi presentasi untuk semua mata peLajaran. SeLanjutnya kemampuan yang teLah dimiLiki pendidik ini didesiminasikan kepada tenaga pendidik Lainnya di satuan pendidikannya maupun di satuan pendidikan sekitarnya. kegiatan ini teLah diLakukan sejak tahun 2005 dan menghasiLkan sejumLah bahan ajar dan bahan ujian yang dapat digunakan oLeh pendidik di satuan pendidikan Lainnya. Di samping bahan ajar yang dihasiLkan tersebut di atas, pendidik juga mengembangkan bahan ajar Lainnya di satuan pendidikan masing-masing. kumpuLan bahan ajar dan bahan ujian yang teLah dikembangkan oLeh para pendidik dimaksud, Direktorat Pembinaan SMA berkewajiban mewadahinya agar dapat digunakan secara Lebih Luas oLeh satuan pendidikan Lainnya.

A. Pengertian

Terdapat berbagai macam persepsi dan pendapat mengenai sumber beLajar. Berikut ini adaLah pendapat maupun teori tentang sumber beLajar:

“Sumber belajar mencakup apa saja yang dapat digunakan untuk membantu tiap orang untuk belajar dan manampilkan kompetensinya. Sumber belajar meliputi, pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan latar (AECT 1994), Menurut Dirjen Dikti (1983: 12), sumber belajar adalah segala sesuatu dan dengan mana seseorang mempelajari sesuatu. Degeng (1990: 83) menyebutkan sumber belajar mencakup semua sumber yang mungkin dapat dipergunakan oleh si-belajar agar terjadi prilaku belajar.”
“Pusat Sumber Belajar adalah suatu unit dalam suatu lembaga (khususnya sat uan pendidikan/ universitas/perusahaan) yang berperan mendorong efektifitas serta optimalisasi proses pembelajaran melalui pen yelenggaraan berbagai fungsi yang meliputi fungsi layanan (seperti layanan media, pelatihan, konsultasi pembelajaran, dll), fungsi pengadaan/pengembangan (produksi) media pembelajaran, fungsi penelitian dan pengembangan, dan fungsi lain yang relevan untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi pembelajaran. (Pustekkom, 2008)”
Program Pusat Sumber BeLajar (PSB) yang diLaksanakan oLeh Direktorat Pembinaan SMA mempunyai pengertian sebagai media informasi dan komunikasi pembeLajaran di SMA yang dapat meLayani kebutuhan satuan pendidikan yang bersangkutan dan satuan pendidikan Lainnya yang berkaitan dengan proses pembe(ajaran meLiputi perencanaan, peLaksanaan dan peniLaian.

DaLam pengembangan PSB SMA dianut prinsip “Kebutuhan Kita, Dari Kita, OLeh Kita, dan Untuk Kita Bersama” dengan saLing berbagi karya, pengaLaman dan kemampuan pengembangan pembeLajaran untuk kepentingan bersama meLaLui optimaLisasi sumberdaya yang ada di satuan pendidikan dan Lingkungan sekitarnya. RELA BERBAGI IKHLAS MEMBERI.

B. Fungsi

Sebagai media informasi dan komunikasi yang berkaitan dengan proses pembeLajaran bagi warga satuan pendidikan dan stakehoLder
Sebagai wahana beLajar meLaLui forum diskusi antar pendidik-siswa, pendidik pendidik, siswa-siswa, dan satuan pendidikan -satuan pendidi kan, serta satuan pendidikan-masyarakat yang terkait dengan proses pembeLajaran.
Sebagai media unjuk kerja berbagai inovasi daLam proses pembeLajaran
C. Ruang Lingkup PSB

Ruang Lingkup PSB meLiputi perencanaan pembeLajaran yang terdiri dari siLabus, Rencana PeLaksanaan PembeLajaran, Bahan Ajar; peLaksanaan pembeLajaran berkaitan dengan modeL-modeL pembeLajaran; dan peniLaian hasiL beLajar meLiputi bahan ujian, anaLisis butir soaL, dan Laporan HasiL BeLajar.

D. Pengorganisasian

Program pengembangan PSB meLibatkan Direktorat Pembinaan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi , Dinas Pendidikan kabupaten/Kota, dan satuan pendidikan, tanpa menutup kemungkinan meLibatkan pihak-pihak Lain yang berkepentingan dengan program ini. Uraian tentang pengorganisasian terdapat pada dokumen Pedoman PengeLoLaan Situs PSB.

SUMBER :

KONSEP PENGELOLAAN PUSAT SUMBER BELAJAR (PSB)

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SATUAN

PENDIDIKAN MENENGAH ATAS
JAKARTA

Sabtu, 24 Juli 2010

Misteri 13 Gunung Berwajah Manusia di Seluruh Dunia

Alam sungguh luar biasa. Bukan saja mampu menghadirkan sebuah keindahan yang tak terperi tapi juga misteri yang menyelimutinya. Di antara misteri yang sampai berabad-abad belum terpecahkan adalah gunung-gunung yang menyerupai wajah manusia.

Anda tahu wajah manusia, kan? Ada mata, mulut dan hidung. Gunung-gunung ini pun memiliki itu semua, setidaknya jika dilihat dari kejauhan dan ketinggian. Seperti halnya legenda Tangkuban Perahu di Jawa Barat, misteri Candi Prambanan dan Loro Jongrang, maka gunung-gunung berwajah manusia ini pun punya cerita (legenda) dan misteri sendiri.

Aneh dan uniknya, beberapa dari gunung-gunung ini benar-benar mirip wajah manusia. Lokasi gunung-gunung aneh ini ada di sejumlah Negara di dunia. Yang jadi pertanyaan, apakah bentuk wajah manusia itu hasil pahatan?? Tentu saja tidak! Kecuali gunung granit Mount Rushmore, yang menmahat sejarah Amerika pada 150 tahun pertama, semua gunung ini adalah asli kreasi alam.

Dan seperti biasa cerita misteri atau legenda yang berkembang, kisah-kisah burung yang menyebut gunung-gunung aneh ini tercipta dari manusia yang dikutuk pada ribuan atau bahkan jutaan tahun lalu. Benarkah??! Embuh!! Namanya juga legenda, bisa menjadi apa saja.

Namun untuk meyakinkan, silahkan tengok foto-foto ini, dan anda bisa menilainya. Ada yang mirip seperti perwira perang pada masa lalu, ada juga seperti lelaki bertopi, dll. Tapi yang paling menarik adalah wajah seorang pria yang menempel di puncak gunung (see the picture), dan yang juga paling terkenal di dunia adalah gunung berbentuk seperti wajah prajurit indian yang menengadah ke langit. Gunung aneh ini dikenal dengan sebutan Lover's Rock, terletak di Antequera, Andalusia, Spanyol.

Lalu, adakah cerita menarik seputar gunung-gunung aneh itu, tentu saja. Berikut cuplikan kisah misterinya:

1. Legenda Gunung Berwajah Prajurit Indian

Gunung batu berwajah manusia ini salah satu yang paling terkenal di dunia. Hasil pahatan alam yang sempurna. Wajah keras ini seperti prajurit laki-laki Indian. Gunung aneh ini dikenal sebagai Lover's Rock, terletak di di Antequera, Andalusia, Spanyol. Legenda yang berkembang seputar terciptanya gunung itu adalah, berawal dari kisah cinta seorang pemuda Kristen dari Antequera dengan wanita Moorish dari Archidona yang berbeda agama. Masyarakat setempat yang sangat fanatic, tidak bisa menerima kisah cinta mereka. Tentangan keras datang dan melarang sang pemuda yang merupakan penduduk setempat, untuk melanjutkan hubungan mereka. Rasa cintanya yang luar biasa membuat si pemuda nekad, mengajar kekasihnya kabur, mereka lari ke hutan untuk menghindari kejaran penduduk.Konon, mereka bunuh diri dengan cara menghempaskan diri dalam kondisi berpelukan ke batu. Itu merupakan pilihan mereka dari pada melewatkan seumur hidup tanpa saling memiliki. Konon katanya, jenazah mereka secara ajaib melebur dalam batu itu dan mengubah wujud bukit batu itu menjadi bentuk yang sekarang ini kita lihat gambarnya.

2. Gunung Berbentuk Wajah Dewa Zeus di Yunani

Ini adalah Mount Yiouktas di Heraklion, Crete, Yunani. Anda tentu pernah dengar atau pernah baca legeda Dewa Zeus. Dalam legenda, Dewa Zeus lahir di Crete dan dia juga wafat di sana. Mitosnya, di gunung itulah ia wafat dan menjadi kuburnya. Tapi tidak ada yang bisa menjelaskan bagaimana sampai profilnya bisa terpahat dan menempel di gunung itu. Siapa yang memahat, bagaimana caranya? Anda tentu bisa melihat gambar ini, adalah sebuah keajaiban kalau manusia bisa menghasilkan pahatan wajah Dewa Zeus seperti ini. Kalau bukan manusia, lalu siapa? Alamkah? Atau adakadabra..sim salabim..jadilah wajah Dewa legendaries itu. Misteri ini yang belum bisa dijelaskan sampai kini sejak berabad abad lalu.

3. Gunung Wajah Tersenyum di Junagadh di Gujarat, India

Wajah tersenyum ini hanya bisa dilihat dari ketinggian). Gunung unik ini berada di Junagadh, Gujarat, India. Gunung ini juga dikenal sebagai Girnar Hill, di sini terdapat Kuil Bhavnath. Sebenarnya hasil gambar luar biasa ini merupakan trik fotografi yang membalikkan gambar 90 drajat, hasilnya seperti yang anda lihat, luar biasa. Seolah ada wajah tersenyum.

Kelima puncak jajaran gunung-gunung masing-masing dihiasi candi batu dengan ukir-ukiran rumit pada sampingnya. Banyak peziarah Hindu dan Jains berusaha mencapai lima puncak yang jika ditotal membutuhkan kira-kira 8000 langkah. Legendanya, dengan mendaki gunung itu dengan bertelanjang kaki, dan jika mencapai kelima puncak, maka si peziarah akan mendapat tempat di surga. Begitulah kepercayaan mereka!

4. Sekarang kita tinggalkan soal legenda, perhatikan wajah gunung dahsyat ini. Formasi Gunung-gunung ini sebenarnya merupakan gunung utuh di mana banyak terdapat pohon firs. Sayangnya fotografer Christopher Fay yang berbasis di Florida, tidak memberikan informasi lokasi pemotretan. Apakah anda mengenalinya, terdapat di manakah ini? ‘Wajah' gunung ini mengingatkan apa, Yoda atau Gremlins?

5. Gunung 'Bersungut-sungut' di Crete, Yunani

Gunung unik ini juga berada di Crete, Yunani, tempat yang sarat akan legenda. Gunung ini juga unik, ada hidung dan dahi yang anggun. Yang menarik ketika salju turun, wajah gunung ini pun ‘berubah' seperti orang yang tengah bersungut-sungut, agak merengut, seperti tidak suka.

6. Gunung Batu Berbentuk Wajah Raja Lengkap dengan Kumisnya, di California

Gunung batu ini salah satu yang terunik di wilayah Amerika Serikat. Bentuknya aneh dan unik, terkesan seperti wajah seorang raja lengkap dengan kumisnya. Letaknya di King Canyon National Park, California. Ada hidung yang sangat besar, ada pelupuk mata dan seperti ada tiga mata, mata ketiganya terletak di atas kumis (berwarna hijau, mungkin ini kumpulan pohon yang dari kejauhan terlihat seperti kumis). ‘Raja Canyon' ini terlihat seperti Cyclops.

7. Bucegi Mountains - living legends, Romania

Bucegi adalah gunung paling popular di kalangan para pendaki, terdapat di Romania. Dari bagian utara gunung ini kamu bisa melihat keindahan Bucharest.Ada dua bagian gunung ini yang letaknya di ketinggia 220 meter, paling disukai para turis (pendaki) yakni batuan besar yang berbentuk sphinx yang sepintas mirip wajah manusia. Alamlah yang telah memahat batu ini menjadi seperti itu. Diduga, bentuk itu didapat hasil dari erosi. Bagian lain yang juga unik adalah berbentuk Old Woman (di Romania disebut : Babele).

8. Gunung dengan Wajah Bertopi

Gunung batu berbentuk aneh ini terdapat di Rock City, GA. Uniknya pada bagian puncak ada bagian batu yang menjorok seperti topi yg menutupi separuh wajah.

9. Gunung Berbentuk Beruang yang Melolong di Estes Park, Colorado, AS

Nah, bentuk gunung yang satu ini berbeda dengan yang lain. Kalau gunung-gunung lain berbentuk wajah manusia, kalau gunung yang terdapat di Estes Park Colorado AS, ini, seperti berbentuk beruang yang sedang melolong. Benarkah?

10. Wajah Manusia di Gunung Cook (Aoraki), Australia

Mungkin ini hanya kebetulan atau intepretasi pada foto. Seorang pengunjung, Geoff Olsen, gunung ini mengambil foto dan terkejut ketika mendapati foto tersebut terlihat seperti wajah manusia di gunung.

11. Gunung Batu ‘Sejuta Wajah' di Mount Rushmore National Memorial, AS

Mungkin anda semua sudah sering melihat gambar ini, gunung batu yang mewakili ‘sejarah amerika'. Di sana sejumlah wajah founding father Amerika dibentuk. Letaknya di Keystone, South Dakota. Ukiran patung para tokoh Amerika ini dibuat Gutzon Borgium, seorang seniman patung, pada bukit granit pada tahun 1867-1941. Patung-patung ini adalah ‘catatan sejarah Amerika' pada 150 tahun pertama. Tinggi masing-masing kepala patung sekitar 18 meter.

12. Mount Everest

Mungkin ini hanya interpretasi terhadap foto, tapi gunung tertinggi di dunia ini pun dari kejauhan mirip wajah manusia. Terkesan mengada-ngada. Tapi coba perhatikan gambar ini dan 'mainkan's edikit imajinasimu..nah..bagaimana?? untuk selengkapnya silahkan kunjungi link ini www.matabumi.com

Tips Lain Merawat Laptop atau Notebook


Pengguna Laptop/Notebook di indonesia sudah semakin banyak, seiring dengan makin terjangkaunya harga Laptop di pasaran dengan harga mulai dari 4 Jt sampai dengan harga belasan juta. dibalik itu semua, masih banyak orang yang sering melakukan kesalahan dalam melakukan perawatan Laptopnya sehingga Laptop sering cepat rusak. dengan tulisan ini saya ingin berbagi Tips mengenai bagaimana cara merawat Laptop/Notebook secara benar. berikut tipsnya :

1. Menghidupkan Laptop/Notebook Sebelum menghidupkan Laptop, pastikan kondisi battery masih ada daya yang cukup untuk proses booting sampai menjalankan OS. Bila ragu, pasang adaptor, lalu hidupkan Notebook Anda. Kekurangan daya battery sewaktu dihidupkan, akan menyebabkan gagal booting dan harddisk dapat rusak permanent.

2. Matikan Laptop/Notebook dengan benar
usahakan jika anda ingin mematikan laptop matikanlah secara benar (sesuai dengan prosedur yang seharusnya dilakukan ). dan jangan terlalu sering mematikan secara paksa, misal dengan menekan tombol power secara langsung atau melepas battery hal tersebut bisa merusak harddisk

3. Jangan membolak balik laptop dalam kondisi hidup
Ketika laptop dalam keadaan hidup usahakan agar tidak membolak balik laptop, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada harddsik jika sering dilakukan

4. Jangan meletakkan Laptop diatas tempat yang empuk atau tidak rata
jangan meletakan Laptop pada bidang yang tidak rata / empuk seperti kasur, bantal, sofa, dll hal ini dapat menggangu sirkulasi udara pada Fan ( pendingin/Kipas Laptop). sehingga mengakibatkan Over Head

5. Jauhkan laptop dari Handphone anda
Hadphone dapat menggangu kerja dari Hardisk ini karena handphone memiliki medan magnet.

6. Keyboard
Untuk perawatan keyboard, anda harus sering membersihkan menggunakan Vacum cleaner atau juga bisa menggunakan keyboard protector yang banyak di jual di Toko.

7. LCD
Panas dari Laptop dapat menguap ke LCD. untuk menghindari hal ini setiap mematikan Laptop jangan Menutup LCD biarkan kira - kira 2 sampai 3 menit

8. Battery
Cabut Adaptor saat battery sudah terisi penuh, hal ini bertujuan untuk menghindari regulator over limit. jika untuk pemakaian lama sebaiknya battery di lepas dan gunakan adaptor power saja.

9. Gunakan tas yang safety ( khusus Laptop) untuk membawa laptop
Tas yang aman untuk Laptop adalah tas yang dibuat memang untuk sebuah Laptop. jadi jangan anda gunakan sembarang tas hal ini untuk menghindari benturan dan jatuh pada saat membawa laptop.

10. Perjalanan jauh
Jika pada kondisi dalam berpergian jauh lepaskan battery Laptop untuk menghindari short battery yang diakibatkan oleh getaran

11.Tancapkan ke stabilizer listrik laptop Anda.
Jika Anda sedang bekerja di laptop dengan menggunakan listrik (tanpa baterai), maka sebaiknya gunakan stabilizer yang bisa mencegah terjadinya tegangan listrik yang tidak stabil ke laptop Anda.

12. Jangan pernah minum atau makan atau meletakkan minuman yang mengandung cairan di sekitar laptop.Ini sangatlah berbahaya, karena laptop sangat peka terhadap cairan yang mengenai laptop, misalnya saja cairan yang masuk ke dalam keyboard. untuk mencegah haltersebut bisa menggunakan pelindung keyboard yang banyak di toko - toko harga pelindung ini kisaran Rp.3.0000 - 4.5000

13. Jangan membawa banyak barang dalam tas hingga berdesakan dengan Laptop
karena dapat mengakibatkan panel LCD Laptop Anda retak/pecah . karena jika terjadi hal demikian maka anda harus mengeluarkan uang sebesar 1Jt sampa 2,5Jt untuk harga sebuah LCD

14. Jangan pernah berusaha untuk membongkar laptop Anda sendiri.
Ini merupakan tindakan yang sangat tidak bijaksana. Laptop bukanlah seperti radio atau tape recorder biasa. Banyak bagian-bagian yang sangat kecil yang dari pabriknya saja sudah dirakit dengan menggunakan presisi robot. Jika Anda ceroboh, maka laptop Anda bisa rusak parah. Bawalah selalu laptop yang rusak ke dealer atau service center dari laptop Anda.

15. Gunakan Cooling pad
Alat yang digunakan untuk membantu membuang panas Laptop/Notebook pada penggunaan dalam jangka lama.

Semoga tips - tips diatas sedikitnya dapat membantu memberikan informasi - informasi mengenai perawatan laptop.

Cara Merawat Netbook dan Laptop Agar Lebih Aman dan Awet


Di era globalisasi seperti sekarang ini,laptop bukanlah barang asing atau barang baru.Karena sekarang ini harga laptop yang ditawarkan juga semakin murah serta terjangkau.Di tambah lagi dengan merebaknya cafe nongkrong yang dilengkapi dengan fasilitas internet gratis WiFi semakin menambah gaya hidup (lifestyle) pemiliknya.Laptop merupakan tren yang sedang naik daun yang mana pada dasarnya dimana laptop mulai di anggap tren setelah salah satu pembawa acara (host) di televisi yang sedikit kampung atau ndeso menggunakan media laptop sebagai bahan untuk pertanyaannya bintang tamunya,siapa lagi kalau bukan tukul.Namun adakalanya setelah anda mempunyai sebuah laptop,anda juga harus memperhatikan dan merawat laptop kesayangan anda supaya daya tahan pemakaiannya juga bisa bertahan lama bahkan sampai bertahun-tahun.Pada postingan kali ini saya akan memberitahukan kepada anda tips-tips bagaimana cara merawat laptop kesayangan anda dengan baik dan benar.Berikut langkah-langkahnya:

1. Yang harus diperhatikan dalam merawat laptop adalah bahwa laptop jangan sekali-kali anda samakan dengan komputer desktop, walaupun dengan spesifikasi yang sama namun untuk laptop kalau bisa jangan sampai di gunakan berjam-jam atau seharian penuh layaknya kita menggunakan komputer desktop, karena dari sisi desain dan peruntukkannya memang berbeda, kalau desktop memang didesain digunakan berjam-jam kalau laptop didesain untuk pekerjaan yang mengharuskan kita mobile dan bersifat mendesak atau tidak mengenal tempat untuk bekerja.Kalau ada komputer desktop ada baiknya lebih baik menggunakan komputer desktop untuk pekerjaan kantor.

2. Agar laptop dapat awet pastikan laptop selalu pada kondisi yang aman dari panas,ventilasi aliran udara kipas yang bagus dikarenakan laptop sangat rentan terhadap debu dan panas, banyak masalah laptop yang terjadi dikarenakan masalah panas ini. Jangan gunakan laptop di tempat tidur atau tempat yang memiliki permukaan yang lembut dikarenakan permukaan yang lembut mengakibatkan ketika laptop diletakkan diatasnya akan menutup aliran udara pada bawah laptop sehingga laptop akan menjadi panas karena tidak ada aliran udara.Ini juga berpengaruh kepada kerusakan pada kipas laptop maupun hardisk laptop.Selain itu jangan juga menaruh laptop di lantai,karena permukaan lantai yang sedikit kasar juga dapat merusak dan menggores permukaan bawah laptop anda serta kipas juga dapat menyedot debu-debu yang terdapat pada lantai.

3. Agar baterai dapat awet untuk pemakaian yang lama dan kecenderungan listrik stabil tidak mati hidup,lebih baik baterai dilepaskan saja agar baterai tidak diisi terus oleh listrik, dan jangan paksakan baterai dalam kondisi habis benar kalau sudah hampir habis pastikan laptop dimatikan atau segera dicharge jangan sampai menunggu mati sendiri karena kehabisan batere. Kalau bisa ketika mencharge dalam kondisi mati dan apabila sudah penuh segera dicabut, biasanya laptop memiliki indikator lampu yang dapat kita gunakan sebagai tanda penuh atau tidaknya baterai sebuah laptop.

4. Gunakan cover atau pembungkus laptop (tas laptop) agar laptop tidak rusak karena terbentur apabila dibawa.Usahakan cover maupun tas laptop agar sesuai dengan ukuran laptop anda,karena tas atau cover yang sedikit sempit pun juga dapat menggores permukaan laptop.Begitu pun sebaliknya,tas yang terlalu kebesaran dari ukuran laptop nya juga dapat tergoyang-goyang karena ruang yang kosong pada tas tersebut,dan dapat berakibat membuat hardisk anda terkocok-kocok dan rusak.Selain itu juga pastikan ketika membawa jangan sampai kegencet karena tas yang penuh, ini dapat merusak LCD anda.

5. Gunakan software-software yang aman dari virus agar kita tidak selalu dipusingkan dengan install ulang dikarenakan selalu kena virus. Selalu gunakan anti virus yang baik serta sering di update.

6. Jaga baik-baik master program bawaan dari laptop anda karena apabila hilang akan susah bagi anda untuk mencari driver-driver laptop anda tersebut.

7.Gunakan screen protector untuk melindungi layar lcd anda dari debu dan sinar ultra violet.

8. Gunakan pelapis keyboard yang terbuat dari karet silicone untuk melindung keyboard anda dari debu, cairan tumpah dan lain sebagainya.

9. Gunakan skin laptop untuk melindungi permukaan laptop anda goresan-goresan.Biasanya skin laptop tersedia dengan berbagai ukuran serta pilihan gambar yang banyak sesuai dengan keinginan anda.

10. Bersihkan laptop anda baik itu keyboard, lcd maupun permukaan laptop anda dengan kain yang lembut secara rutin minimal seminggu sekali.Hal ini bertujuan untuk membersihkan debu-debu yang melekat pada laptop anda.

11. Apabila keyboard anda kemasukan debu,gunakan vacum cleaner yang dikhususkan untuk elektronik yang bertujuan menyedot debu tersebut.Biasanya vacum cleaner tersebut langsung di colokkan ke port USB.Apabila tidak dibersihkan akan dapat menghalangi tuts keyboard pada saat di pencet,dan juga dapat berakibat fatal keyboard anda rusak.

12. Apabila keyboard anda ketumpahan cairan segeralah bersihkan dengan kain yang lembut,setelah itu keringkan dengan hair dryer.

13. Jangan mematikan laptop langsung dengan mencabut baterainya,hal ini dapat merusak tekanan pada laptop dan juga dapat merusak processor,maupun hard disk anda.

14. Apabila laptop anda terdapat kerusakan,jangan sekali-sekali anda membukanya sendiri atau berusaha membetulkannya sendiri.Lebih baik serahkan dan servicelah ke tempat resmi dimana anda membeli laptop tersebut.Ada baiknya langsung service ke tempat service center dari laptop anda.

15. Jangan meletakkan benda-benda diatas permukaan laptop,karena tekanan yang diberikan dari benda tersebut dapat merusak komponen-komponen laptop anda.

Kamis, 22 Juli 2010

James B. Sumner, Penerima Hadiah Nobel Kimia tahun 1946


James Batcheller Sumner dilahirkan di Canton, Massachusettes, pada tanggal 19 November 1887, sebagai anak laki-laki dari pasangan Charles Sumner dan Elizabeth Rand Kelly. Nenek moyangnya adalah orang yang memegang teguh pada tata susila yang datang dari Bicester, Inggris pada tahun 1696 dan menetap di Boston. Ayahnya memiliki daerah pedesaan yang luas, sedangkan kakeknya memiliki pertanian dan pabrik katun. Young Sumner mengikuti pendidikan di Eliot Grammar School selama beberapa tahun dan kemudian dikirim ke sekolah Roxbury Latin. Di sekolah ia merasa bosan dengan semua mata pelajaran kecuali fisika dan kimia. Ketertarikannya pada senjata api dan sering pergi berburu. Ketika sedang berburu sejenis burung belibis di usia 17 tahun, secara tidak sengaja lengan kirinya tertembak oleh temannya sendiri; akibatnya, tangan kirinya harus diamputasi tepat di bawah sikutnya. Setelah hanya memiliki satu tangan, lantas ia pun harus belajar untuk melakukan segala hal dengan tangan kanannya. Kehilangan tangannya membuatnya mengerahkan segala kemampuan hingga melampaui batas dalam olahraga athletik, seperti tennis, ski, skate, biliar.

Pada tahun 1906, Sumner mendaftar ke kampus Harvard; ia lulus pada tanggal 1910, terfokus di bidang ilmu kimia. Stelah melewati masa kerja yang singkat di pabrik merajut katun yang dimiliki pamannya, tipe pekerjaan yang tidak membuatnya tertarik, ia pun menerima jabatab mengajar di Kampus Mc. Allison, Sackville, New Brunswick. Hal ini diikuti dengan beasiswa yang didapatkan sebagai asisten dalam ilmu kimia di Institut Politekhnik Worcester, Massachusettes, pada tahun 1911, yang kemudian ia berhenti bekrja pada tahun 1912 untuk mempelajari biokimia dengan Profesor Otto Folin di Sekolah Kedokteran Harvard. Meski Folin menyarankannya untuk mengambil jurusan Hukum, karena ia berpikir bahwa laki-laki bertangan satu tidak akan sukses di bidang ilmu kimia, Sumner pun tetap bersikeras dan mendapatkan gelar Ph.D. pada bulan Juni 1914. Beberapa bulan berikutnya dalam perjalanannya di Eropa, ia terdampar di Swiss selama sebulan ketika pecah Perang Dunia I. Selama periode ini, ia menerima undangan untuk menjadi Asisten Profesor Biokimia di Sekolah Kedokteran Cornell, Ithaca, New York, sebuah jabatan yang dipegang hingga tahun 1929, ketika ia berhasil menjadi Profesor Biokimia penuh.

Penelitian Sumner di Cornell bermula mengenai metode analisis; meski kerja kerasnya ia tak pernah mendapatkan hasil apapun yang menarik. Ia kemudian memutuskan untuk mengisolasi enzim dalam bentuk murni, sebuah tujuan embisius yang belum pernah dicapai oleh siapapun saat itu, tapi merupakan tipe penelitian yang cocok dengan peralatannya dan staf laboratorium yang sangat sedikit. Khususnya, ia bekerja dengan urease.

Selama beberapa tahun penelitiannya tidak berhasil, tapi meski koleganya telah kehilangan semangat yang meragukan apakah ada enzim yang bisa diisolasi dalam keadaan murni, ia tetap melanjutkan pekerjaannya. Pada tahun 1921, ketika penelitiannya masih dalam tahap awal, ia telah mendapat jaminan biaya penelitian dari Yayasan Amerika-Belgia dan memutuskan untuk pergi ke Brussel untuk bekerja dengan Jean Effront, yang telah menulis beberapa buku mengenai enzim. Bagaimanapun, rencana itu gagal karena Effront menganggap bahwa ide Sumner untuk mengisolasi urease sangat konyol. Kembali ke Ithaca, akhirnya ia meringkas penelitiannya, pada tahun 1926, ia berhasil (“Saya pergi menelpon dan berkata kepada istri saya bahwa saya telah mengkristalkan enzim pertama”, tulisnya dalam catatan autobiografi). Isolasi dan kristalisasi urease yang dilakukannya mendapat beragam respon; bahkan hampir diabaikan oleh kebanyakan ahli biokimia, tapi hal itu membuatnya mendapat beasiswa profesor penuh pada tahun 1929.

Secara bertahap, mulai banyak orang yang mengenalinya. Pada tahun 1937, ia diberikan Beasiswa Guggenheim; ia pergi ke Uppsala dan bekerja di laboratorium Profesor The Svedberg selama lima bulan. Ia mendapat penghargaan medali Scheele di Stockholm pada tahun yang sama. Ketika Northrop, dari Institut Rockefeller, mendapatkan pepsin kristal, dan juga enzim-enzim yang lain, segalanya mulai jelas bahwa Sumner telah merencanakan metode kristalisasi umum untuk enzim. Pihak-pihak yang awalnya menolak, mulai mengakui klaim Sumner dan Northrop- dan Willstätter adalah yang paling terakhir mengakui-dan puncak pengakuan datang pada tahun 1946, ketika hadiah Nobel diberikan kepada Sumner dan Northrop. Pada tahun 1948, Sumner terpilih untuk Akademi Sains Nasional (Amerika Serikat).

Sumner menikah tiga kali; Pada tahun 1915, ia menikah dengan Bertha louise Ricketts yang kemudian ia ceraikan. Mereka memiliki enam anak, datu di antaranya meninggal ketika masih kecil. Pada tahun 1931 ia menikahi Agnes Paulina Lundkvist, dan akhirnya pada tahun 1943 dengan Mary Morrison Baeyer. Ia meninggal karena kanker pada tanggal 12 Agustus 1955.

Richard Zsigmondy, Pemenang Hadiah Nobel Kimia pada tahun 1925


Richard Adolf Zsigmondy dilahirkan di Vienna pada tanggal 1 April 1865. Ayahnya, dokter Adolf Zsigmondy, telah melakukan banyak hal dalam mempromosikan dunia kedokteran gigi di Austria, telah menemukan beberapa instrumen dan peralatan bedah , dan telah mempublikasikan beberapa penelitian medis dan ilmiah. Ia mendorong minat keempat anaknya dalam ilmu sains alam. Ia wafat ketika Zsigmondy masih berusia 15 tahun. Ibu Zsigmondy, Irma von Szakmary, memberi semangat anak-anaknya untuk menjalani kehidupan alam, untuk tertarik pada seni dan mengikuti kecenderungan mereka. Zsigmondy dan kakaknya menghabiskan banyak waktu dalam memanjat, naik gunung, berenang dan menyelam.

Ketertarikan Zsigmondy dalam ilmu kimia dan fisika dibangun di usia dini; ia mempelajari buku teks Stoeckhardt yang berjudul Schule der Chemie dan melakukan banyak eksperimen yng disebutkan di sini dalam laboratorium kecil di rumahnya. Ia juga banyak terpengaruh oleh buku teks ilmu kimia yang ditulis oleh Berzelius dan Roscoe-Schorlemmer.

Di bawah bimbingan Profesor E. Ludwig di fakultas medis di Vienna, ia mempelajari fakta dasar tentang analisis kuantitatif. Ia lalu melanjutkan ke Technische Hochshule di Vienna dan pada tahun 1887, pergi ke Munich untuk membaca kimia organik di bawah bimbingan Profesor W. Von Miller. Setelah mendapatkan gelar doktornya, ia menetap sebagai asisten Profesor von Miller dan selanjutnya menerima posisi yang sama sebagai asisten ahli fisika Profesor Kundt di berlin. Pada tahun 1893, ia memenuhi persyaratan sebagai pengajar di technische Hochshule di Graz dan juga menerima jabatan pengajar di sana. Penelitiannya tentang warna lustre untuk kaca dan guci mempengaruhinya untuk mempelajari lebih lanjut dengan kimia koloid, dan mengarah pada perjanjian denganpenelitian kaca Schott und Genossen di jena, di mana ia menetap hingga tahun 1900. Ia tinggal untuk mengejar karir ilmiah secara eksklusif. Selama periode ini, ia menemukan bagaimana menyiapkan hidrosol emas yang bisa dulangi, dan juga mengembangkan slit mikroskop dengan kolaborasi bersama dengan Siedentopf.

Pada tahun 1907, Zsigmondy ditunjuk sebagai Profesor dan Direktur Institut Kimia Orgnik di Universitas Göttingen, di mana ia menetap hingga pensiun pada bulan Februari 1929. Setelah Perang Dunia I, khususnya pada tahun 1922 dan 1923, Institut menderita kekurangan bahan kimia sederhana dan penelitian menjadi sulit dilakukan. Pada tahun 1925, Zsigmondy mendapat penghargaan Hadiah Nobel Kimia untuk penelitiannya pada larutan koloid alam yang heterogen. Hal ini memungkinkannnya untuk mengatasi, dengan penuh rasa syukur, semua kesulitan yang ia temukan pada tahun-tahun sebelumnya. Terpisah dari bukunya yang berjudul Lehrbuch der Kolloidchemie Zsigmondy juga mempublikasikan buku berjudul Über das kolloide Gold dengan kerjasama bersama P.A. Thiessen. Menantunya, Dr. Erich Huckel, yang juga bagian dari timnya, mengkontribusikan sebuah buku teori adsorpsi kumpulan paper Kolloidforschung in Einzeldarstellungen yang ditulis Zsigmondy.

Zsigmondy menikah dengan Laura Luise, nѐe Muller, putri Profesor Wilhelm Müller, pengajar di Anatomi Patologi di Jena pada tahun 1903. Memiliki dua orang putri, Annemarie dan Käthe, sebagai hasil dari pernikahannya. Pada tahun 1925, Annemarie menikah dengan Dr. Erich Huckel Göttingen, yang ketika di Zurich adalah asisten Profesor Debye, dan belakangan menjadi pengajar di sana.

Ia wafat di Göttingen pada tanggal 24 September 1929.

Paul Sabatier, Penerima hadiah Nobel Kimia tahun 1912


Paul Sabatier dilahirkan di Carcasonne di Perancis Utara pada tanggal 5 November 1854. Ia dididik di Lycѐe dan disiapkan di Toulouse untuk ujian masuk ke École Polytechnique dan the École Normale Supérieure. Ia diterima di kedua kampus dan memilih kampus terakhir yang ia masuki pada tahun 1874; tiga tahun kemudian ia lulus, yang pertama di kelasnya. Ia mengajar fisik selama setahun di sekolah setempat di Nîmes sebelum pergi ke Collège de France pada tahun 1878 sebagai asisten Berthelot. Ia menerima gelar Dooctor of Science (D.Sc) pada tahun 1880.

Sabatier mengambil kursus fisika di Fakultas sains di Bordeaux hingga Januari 1882, ketika ia menerima jabatan yang sama di Universitas Toulouse. Ia pun menjadi bertanggung jawab untuk kursus ilmu kimia pada tahun 1883, dan dipilih menjadi profesor Kimia pada tahun 1884, sebuah jabatan yang ia pegang hingga masa pensiun pada tahun 1930. Ia menjadi Dekan Fakultas Sains pada tahun 1905 dan tetap mengajar meski pensiun hingga ia meninggal tahun 1941. Ia sangat percaya pada Toulouse dan menampik banyak tawaran posisi menarik di mana saja, terutama sebagai pengganti Moissan di Sorbonne pada tahun 1908.

Penelitian awal Sabatier terfokus pada termokimia sulfur dan senyawa logam sulfat, yang menjadi judul tesis untuk gelar doktornya, dan di Toulouse, ia melanjutkan penelitian kimia fisikanya pada sulfida, klorida, khromat, dan senyawa tembaga. Ia juga mempelajari oksida nitrogen dan asam nitrosodisulfonat dan garamnya, dan melaksanakan penelitian mendasar tentang koefisien partisi dan spektrum absorpsi.

Ketika ia memulai penelitiannya pada fenomena katalisis, Sabatier langsung menunjuk keanehan dalam hukum fisika Faraday dan ia menyusun teori kimanya yang mempostulasikan pembentukan senyawa antara yang tidak stabil. Penelitian seksamanya dan penemuan penggunaan logam katalis hidrogenasi yang sangat halus membentuk dasar margarin, hidrogenasi minyak, dan industri metanol sintetis. Ia mendemonstrasikan selektivitas aksi katalitik dan juga selektivitas katalis sebagai racunm seperti halnya perkenalan, penggunaan dan menunjukkan hasil aktivitasnya yang telah diperbaiki. Ia juga melakukan studi tertutup pada hidrasi katalitik dan dehidrasi, menguji secara hati-hati kemungkinan reaksi spesifik dan aktivitas umum berbagai katalis.

Penelitian Sabatier secara akurat tercatat dalam publikasi organisasi ilmiah dan bukunya yang paling penting La Catalyse en Chimie Orgarnique (Katalis dalam kimia Organik), dipublikasikan pertama kali pada tahun 1913, dengan edisi kedua pada tahun 1920, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh E.E. Reid yang dipublikasikan pada tahun 1923.

Sabatier adalah anggota Akademi Sains Perancis dan Komandan Légion d’Honneur. Ia adalah Doctor of Science (D.SC.), honoris causa, dari Universitas Philadelphia dan anggota kehormatan Royal Society London, Akademi Madrid, Akademi Sains Kerajaan Belanda, Himpunan Kimia Amerika, dan banyak institusi asing lainnya. Ia mendapat penghargaan Prix Lacate ( pada tahun 1897); Prix Jecker ( pada tahun 1905); Medali Davy (pada tahun 1915) dan Medali Kerajaan (pada tahun 1918) dari Royal Society; dan Medali Franklin dari Institut Franklin (pada tahun 1933). Untuk metode yang dikembangkannya dalam hidrogenasi senyawa organik dengan keberadaan logam halus, ia mendapat hadiah Nobel Kimia pada tahun 1912, berbagi hadiah dengan Victor Grignard, yang menerimanya dengan penemuan pereaksi yang disebut pereaksi Grignard.

Paul Sabatier adalah laki-laki yang tekun. Ia menikah dengan Mlle. Herail dan mereka memiliki empat anak perempuan, satu di antaranya menikah dengan ahli kimia Italia, Emilio Pomilio. Ia sangat tertarik pada seni dan berkebun.

Ia meninggal pada tanggal 14 Agustus 1941.

Henry Edward Schunck, Ahli Kimia dari Manchester yang terkenal


Henry Edward Schunck dilahirkan pada tanggal 16 Agustus 1820, satu dari tujuh anak Martin Schunck, yang pindah dari Malta ke Manchester pada tahun 1808. Martin adalah pemilik toko yang sukses dalam bisnis tekstil dan Edward (ia tidak pernah menggunakan nama pertamanya) diharapkan dapat meneruskan bisnis keluarga. Edward dididik secara privat di Manchester dan diperkenalkan dengan kimia praktis oleh William Henry (1774 -1836), pembimbing hukum kelarutan gas. Pendidikan lebih lanjut adalah di Berlin dengan Magnus dan Rose, dan dikkuti dengan gelar Ph.D. dengan Justus von Liebig di Giessen. Kembali ke Inggris pada tahun 1842, Edward menjadi manajer pabrik di Belfield, di daerah pinggiran Rochdale, bleaching dan pencetakan kain mori mentah. Tapi setelah beberapa tahun, ia melepaskan pekerjaan tersebut, dan kesuksesan keluarga membuatnya mampu hidup sebagai ahli sains dermawan dan terhormat.

Paper ilmiah pertamanya (sekitar 200 halaman) dipublikasikan pada tahun 1841 dan membahas asam khrissamat, sebuah hasil reaksi nitrasi kayu gaharu, yang bisa digunakan sebagai pewarna. Ketika masih di Giessen, ia menguji sebangsa tumbuhan lumur, dan selanjutnya mampu mengisolasi dan mengenali asam lekanorat, asam erithrat, asam orsellinat, yang merupakan prekursor sumber pewarna ungu pada lumut.

Penelitian utama adalah pada madder (pohon anggur eropa dan asia yang daunnya berduri dan bunganya kecil kecil berwarna kuning kehijau hijauan) yang dimulai pada tahun 1846 dan menjadi pekerjan Edward selama satu dekade. Ia mengisolasi prekursor warna rubian, yang belakangan dikenal sebagai asam rubieritrat, dan mempelajari komponen warna alizarin dan purpurin dan senyawa lainnya yang masih belum dikenali dengan baik. Hal ini mengarah pada penggunaan spektroskopi absorpsi visual sebagai alat analisis.

Sekitar tahun 1855, Edward kembali memusatkan perhatiannya ke indigo, meneliti prekursor warna yang terkandung dalam woad (tanaman bunga dengan nama Isatis tinctoria), yang ia isolasi dengan susah payah, yang menghasilkan senyawa bernama isatan A yang tidak stabil yang disebutnya sebagai indican. Ketidakstabilan ini mengarahkan penelitian untuknya mengembangkan evaporator lapis tipis yang pertama. Ia sangat tertarik dengan produksi indigo dan indirubin dari air seni.

Pada tahun 1879 ia menyelidiki warna ungu pada kerang spesies Nucella lapillus yang ditemukannya di Hastings dan spesies Purpura pansa dari Nikaragua , dan menunjukkan bahwa pigmen warnanya menyerupai indigo tapi tidak identik.
Baru tiga puluh tahun kemudian ditunjukkan bagaimana molekul tersebut ternyata mengandung brom yaitu 6,6′-dibromoindigo.
Pada tahun 1883 ia memulai penelitian panjangnya pada klorofil dan setelah bertahun-tahun baru bisa menunjukkan bahwa secara struktur, klorofil menyerupai hemogloin.

Edward Schunck meninggal di rumahnya “The Oaklands” di Kersal pada tanggal 13 Januari 1903 dan dikubur di gereja setempat St. Pauls. Bagian di halaman gereja ini telah ditumbuhi rumput dengan ceat dan dengan adanya pengurangan atau vandalisme, batu pusaranya telah rusak karena ukirannya yang sudah tidak dapat dibaca lagi.

Jokichi Takamine, Pioner Kimiawan Jepang Kata Kunci: enzim pencerna kanji, Jokichi Takamine, Takadiastase


Jokichi Takamine, Pioner Kimiawan Jepang
Kata Kunci: enzim pencerna kanji, Jokichi Takamine, Takadiastase

Lahir : 3/11/1854
Wafat : 22/7/1922
Disiplin utama : Ilmu Kimia

Jokichi Takamine dilahirkan pada tanggal 3 November 1854 di Takaoka, Jepang. Ayahnya, Seichi, adalah seorang tabib seperti kebanyakan nenek moyangnya dalam keluarga Takamine. Tidak seperti teman sebayanya, Takamine belajar bahasa Inggris di usia yang masih sangat muda. Ia bersekolah di Osaka, Kyoto, dan Tokyo, lulus dari kampus sains dan tekhnik di Universitas Tokyo pada tahun 1879. Pada tahun tersebut, Pemerintah Jepang memilih Takamine sebagai satu dari 12 orang penerima beasiswa untuk mengejar studi lanjutan di Skotlandia di Universitas Glasgow dan Kampus Anderson. Ia kembali ke Jepang pada tahun 1883 dan bergabung di Departemen Agrikultur dan Perdagangan.

Pada tahun 1884, Takamine melakukan perjalanan pertamanya ke Amerika Serikat untuk mengikuti Pameran Katun ke 100, di mana ia bertemu dengan calon istrinya, Caroline Field Hitch. Mereka menikah pada tahun 1884 da memiliki dua anak. Keluarga ini lalu pindah ke Jepang, dan Takamine melanjutkan pekerjaan di Departemen Agrikultur dan Perdagangan sebagai Kepala Divisi Kimia hingga tahun 1887. Pada saat itu, ia membentuk perusahaan sendiri, Perusahaan Pupuk Buatan Tokyo, di mana ia selanjutnya mengisolasi enzim pencerna kanji, Takadiastase, dari sebuah jamur.

Pada tahun 1884, Takamine pindah ke Amerika Serikat secara permanen, menetap di Kota New York. Ia membuka laboratorium penelitiannya sendiri dan mengizinkan Parke, Davis & Company memproduksi Takadiastase secara komersial. Pada tahun 1901, ia mengisolasi dan memurnikan hormon adrenalin di laboratoriumnya, dan menjadi orang pertama yang menyelesaikan hormon kelenjar.

Selama sisa hidupnya, Takamine bepergian antara Amerika Serikat dan Jepang dan membuat kontribusi ilmiah yang nyata di kedua negara. Ia juga bekerja untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik antara dua negara dan turut berpartisipasi dalam sumbangan Jepang untuk amal ke Washington DC. Jokichi Takamine meninggal pada tanggal 22 Juli pada tahun 1922 di kota New York.

IChO 42nd, Jepang Tokyo


Selamat datang Timnas Indonesia di ajang IChO 42nd, Jepang Tokyo
Ditulis oleh Redaksi chem-is-try.org pada 17-07-2010
Ingatan saya kembali 12 tahun lalu, dimana untuk pertama kalinya saya mewakili Indonesia sebagai siswa di ajang olimpiade kimia internasional IChO 30th di Melbourne, Tokyo. Kali ini dalam ajang yang sama, saya datang mewakili Indonesia bukan sebagai siswa melainkan sebagai guide timnas Indonesia.

Tahun ini, empat siswa terbaik telah dipilih dari hasil seleksi yang cukup ketat di OSN Kimia 2009. Keempat siswa tersebut adalah Noel Yohannes Manuputty (SMA Penabur Gading Serpong), Agung Hartoko (SMA Taruna Nusantara), Stephen Haniel Yuwono (SMA 1 Purwokerto), Alimun Nashira (SMA 1 Yogyakarta). Keempat siswa ini akan mewakili Indonesia untuk berkompetisi di IChO 42nd, yang akan dilaksanakan di Jepang, Tokyo dari tanggal 19 sampai 28 Juni 2010.

Akomodasi disediakan dengan penginapan di National Olympics Memorial Youth Center (NYC), Yoyogi, Tokyo. Ujian akan dilaksanakan di di Universitas Waseda untuk ujian praktikum dan Universitas Tokyo untuk ujian teori. Tokyo adalah negara kedua dimana saya telah tinggal lebih dari 10 tahun.. Dan kebetulan sekali salah satu tempat ujian dilaksanakan di Universitas Tokyo, merupakan tempat dimana saya menimba ilmu selama 7 tahun disana.

Di ajang IChO 42th akan dihadiri 68 Negara dengan total 267 siswa, 138 Mentor dan 40 Observer. Hari ini saya datang ke NYC untuk menghadiri orientasi persiapan guide timnas. Kami ditugaskan untuk mempersiapkan bahan-bahan, memastikan jadwal dan memastikan para siswa bisa menikmati keberadaannya di Negara Sakura. Tanggal 19, untuk pertama kalinya saya akan bertemu dengan timnas Indonesia dan bertemu kembali jelang 12 tahun dengan pak Ismu dan pak Riswandi, mentor sewaktu saya dibina di pelatnas. Saya akan bersama-sama dengan timnas Indonesia, mengsupport mereka dan tentu saja meliput aktivitas mereka di ajang IChO. Pembaca bisa mengikuti aktivitas mereka melalui artikel ataupun melalui Facebook fans chem-is-try.org.

Selamat berjuang bagi anak bangsa! Berikan yang terbaik dan harumkan nama Indonesia!