Kamis, 14 April 2011
Ahli Merajut Di Alam
Misi Yang Tak Mungkin: Kupu-kupu Monarch

Kupu-kupu Monarch, dengan nama latin Danaus plexippus, berukuran besar, berwarna oranye dan hitam, pada umumnya terdapat di Amerika Utara. Ia terkenal akan perpindahan tahunannya untuk menikmati musim dingin ke dan dari Meksiko dan California, lihat National Geographic, vol. 150, no. 2, Agustus 1976.Kupu-kupu monarch memulai kehidupan sebagai telur yang ditaruh oleh betina dewasa diatas sebuah daun tanaman milkweed, Asclepias syriaca. Diperkirakan sebesar kepala pin. Pada saat telur menetas 3 sampai 12 hari kemudian, cacing kecil yang berwarna garis – garis kuning, putih dan hitam yang menyerupai larva, atau ulat, Selengkapnya
Mengapa Jantung Berdetak Cepat?
Tanya:
Selamat pagi,
Xiao Fen (Email : fenny_phang@*****co.id ) Selengkapnya
Sperma dari Stem Sel: Dunia Tak Butuh Lelaki?
“Nama ayah kamu siapa nak?”
“Wah, saya tidak punya ayah, ayah saya stem
Bisakah anda membayangkan jika percakapan di atas benar-benar terjadi di masa depan?. Seorang
‘Komputer’ Selular Berhasil Ditanam pada Ragi
Label : Biologi
Dua kimiawandari Institut Teknologi Kalifornia telah merekayasa 'komputer ' selular dalam materi genetis dari sel ragi hidup. Sel tersebut dapat memberi signal kehadiran atau absennya dua tipe obat pada lingkungan mereka-theophylline, dulu adalah obat asma, dan tetracycline, antibiotik. Semua dengan mengaktivasi gen yang menyandikan protein fluorescent. Selengkapnya
Dua kimiawan
Menuai Bahan Bakar Alternatif dari Sampah Kebun
Label : Biologi
Tidak dapat dipungkiri bahwa hingga saat ini, bahan bakar fosil merupakan bahan bakaryang paling luas dan paling sering digunakan oleh seluruh manusia di dunia ini. Penggunaan jenis bahan bakar ini semakin lama semakin tinggi, seiring dengan meningkatnya aktivitas dan jumlah penduduk bumi ini.
Kenyataan itulah yang membuat dunia sekarang berada pada dua ancaman sekaligus: pemanasan global yang terus meningkat sekaligus kelangkaan sumber energi masa depan akibat berkurangnya bahan bakar fosil. Selengkapnya
Tidak dapat dipungkiri bahwa hingga saat ini, bahan bakar fosil merupakan bahan bakar
Kenyataan itulah yang membuat dunia sekarang berada pada dua ancaman sekaligus: pemanasan global yang terus meningkat sekaligus kelangkaan sumber energi masa depan akibat berkurangnya bahan bakar fosil. Selengkapnya
Langganan:
Postingan (Atom)