S e l a m a t   D a t a n g di Blog Pusat Sumber Belajar SMA Negeri 1 Kota Cirebon Info : Ferifikasi Data Siswa Baru/PPDB SMA RSBI Negeri 1 Kota Cirebon dari tanggal 5 - 15 Mei 2012 silahkan Klik ke www.smansa.ppdbrsbi-cirebon.org

Kamis, 15 Juli 2010

Acer Mulai Merambah Pasar "Smartphone"


Acer Mulai Merambah Pasar "Smartphone"

Rabu, 14 Juli 2010 | 17:10 WIB

ACER
Acer Liquid E.
JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar ponsel Android yang diprediksi akan membuncah membuat Acer Group Indonesia tergiur. Pada Indonesia Cellular Show 2010 di Jakarta, Rabu (14/7/2010) hari ini, untuk pertama kalinya Acer melansir ponsel android Liquid E, smartphone untuk menjelajah internet dan multimedia.

Direktur Pemasaran Acer, Daniel Rustandi mengatakan Liquid E merupakan smartphone yang didesain agar pengguna terus terhubung serta bisa memperoleh data secara mobile dan cepat.

"Liquid E menerapkan operating system android Eclair yang memungkinkan pelanggan bisa berinteraksi dan bebas bergerak," kata Daniel.

Acer Liquid E menyediakan layanan push mail dengan dukungan MS Exchange yang bertujuan mempercepat penerimaan surat dan meningkatkan produktivitas pelanggan. Ponsel ini juga mendukung teknologi gaming 3D, menjelajah internet dengan kecepatan tinggi, serta menyaksikan video streaming melalui wifi dan HSDPA 7,2 Mbps.

"Para pengguna juga bisa mengunduh lebih banyak aplikasi dan games pada 20.000 pasar android," lanjut Daniel. Produk ini memanfaatkan user interface yang menerapkan teknologi layar sentuh dengan prosesor Qualcomm Snapdragon. Adapun memorinya mencapai 512 MB RAM.

Fitur yang terdapat di Acer Liquid E antara lain spinlets untuk mengakses musik, film, dan TV. Ada pula The Acer Connected Contacts untuk mengintegrasikan situs jejaring sosial. Terakhir, ponsel ini juga menyediakan fitur unfrozz untuk menciptakan profil virtual. Liquid ini dijual Rp 4,5 juta per unit.

Dua Tablet Debutan Zyrex, Android dan Windows


Dua Tablet Debutan Zyrex, Android dan Windows

Rabu, 14 Juli 2010 | 18:17 WIB

ZYREX
JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen komputer lokal, Zyrex, memanfaatkan ajang Festival Komputer Indonesia (FKI) dan Indonesia Celluler Show (ICS) 2010 untuk memamerkan dua produk komputer tablet perdananya. Kategori produk yang mirip iPad buatan Apple ini akan tersedia dalam dua model dengan merek OnePad dan baru mulai dijual bebas pada 2 bulan mendatang.

Zyrex mengakui produk tersebut dibuat karena terinspirasi iPad dan atas masukan dari para konsumennya selama ini yang menantang perusahaan lokal itu membuat produk terobosan yang mirip dengan iPad. Namun, karena Zyrex tidak ingin memihak teknologi manapun, semua platform digunakan. Maka diperkenalkanlah 2 buah tablet PC yang diberi nama dengan OnePad MS1110 yang menggunakan platform Android serta OnePad1210 yang menggunakan Windows 7.

Dengan ukurannya yang cukup kecil dan tipis,OnePad mudah dibawa ke mana saja. OnePad bisa digunakan layaknya komputer dengan layar warna, namun juga bisa digunakan sebagai e-reader (pembaca e-book). Dibanding iPad buatan Apple, OnePad punya beberapa kelebihan yakni adanya port USB untuk transfer data ke komputer dan mendukung flash. Saat ini OnePad hanya bisa digunakan untuk mengakses internet, namun ke depannya nanti Zyrex juga akan merilis OnePad yang bisa digunakan untuk berkomunikasi lewat telepon.

Saat ini OnePad memang belum dijual bebas di pasaran. Pameran FKI dan ICS 2010 di JCC, Jakarta dimanfaatkan untuk menarik calon pelanggan agar melakukan pemesanan awal (pre-order). Untuk harga selama pre-order, OnePad MS1110 dipatok dengan harga 3,499 juta dan untuk OnePad MS 1210 dipatok dengan harga 4,499 juta.

Spesifikasi OnePad MS1110
Prosesor : Samsung ARM Cortex-A8 S5PC100
Memori : 512MB DDR2
Penyimpan : 16 GB
Display : 10 inci 16:9 Multi Touch Screen
Kamera : Tidak ada
Sistem operasi: Android 2.2
Koneksi: Mini USB 2.0, Mini HDMI, Wifi 802.11b/g/n
Berat : 620gram
Ukuran : 253x164x12.5(mm)

Spesifikasi OnePad MS1210
Prosesor : Intel Atom N450 1.66Ghz
Memory : 1 GB DDR2
Storage : 320 GB
Display : 10 inci 16:9 Multi Touch Screen
Kamera : 1.3 MP Webcam
Koneksi : USB 2.0, LAN, Wifi 802.11b/g/n
Sistem operasi: Microsoft Windows 7(optional)
Berat : 900gram
Ukuran : 263x168x18 (mm)

Pasang Kipas Angin Lebih Baik daripada AC?


Pasang Kipas Angin Lebih Baik daripada AC?

SHUTTERSTOCK
Pasang ceiling fan di kamar tidur atau ruang tamu untuk meningkatkan sirkulasi udara.
Artikel Terkait:
Kipas Angin Cegah Kematian Bayi
GramediaShop : Hawa
GramediaShop : Tink And The Messy Mystery
Senin, 12/7/2010 | 16:17 WIB
KOMPAS.com — Cuaca yang panas sering kali membuat kita ingin mendekam terus di dalam rumah sambil memasang pendingin udara (AC). Jendela kamar tidur Anda bahkan jarang sekali dibuka karena AC terus menyala sepanjang hari. Anda kurang menyukai penggunaan kipas angin karena ketika bangun tidur perut Anda sering kali jadi kembung atau kepala jadi pusing.

Karena selalu dalam keadaan tertutup, kamar tidur jadi terasa pengap ketika AC tidak dinyalakan. Dan karena selalu menggunakan pendingin udara, kita juga jadi melupakan kipas angin. Padahal, kipas angin terbukti lebih baik daripada air conditioner, dan lebih sehat untuk kita. Ingin tahu kenapa? Adakah tips agar Anda bisa memaksimalkan penggunaannya?

1. Meningkatkan sirkulasi udara. Kipas angin, entah itu yang diletakkan di dinding, langit-langit, meja, atau lantai, menimbulkan efek angin dingin yang membuat Anda lebih nyaman berada di dalam rumah. Kipas angin yang diletakkan di langit-langit juga dianggap sebagai tipe kipas angin yang paling efektif dalam meningkatkan sirkulasi udara. Pada pagi atau siang hari, buka jendela kamar dan biarkan kipas angin menyala beberapa jam. Kipas tidak mendinginkan udara, tetapi hanya menggerakkan udara kotor di dalam ruangan ke luar, menggantikannya dengan udara bersih dari luar.

2. Lebih sehat. Kipas angin memang tidak berfungsi sebagai pendingin, hanya menimbulkan efek angin dingin. Namun sebaliknya, AC tidak memiliki fungsi sirkulasi udara. Karena ruangan serba tertutup, udara di dalam kamar akan berputar di area tersebut sepanjang hari. Anda ingat kan, saat menarik napas, kita akan menghirup O2, dan akan mengeluarkan CO2 saat membuang napas. Itu artinya, ketika kita tidur bersama orang lain, kita juga akan menghirup CO2 yang dikeluarkan oleh teman tidur kita.

Nah, jangan heran bila Anda mudah tertular flu jika Anda tidur bersama adik atau suami yang sedang kena flu di dalam ruangan ber-AC. Bukannya kita tidak boleh menggunakan AC sama sekali. Namun, minimalkan penggunaan pendingin udara ini. Misalnya, gunakan hanya pada malam hari, sedangkan siang hari digantikan oleh kipas angin. Untuk menghindari perut kembung atau rasa masuk angin, jangan langsung mengarahkan angin ke tubuh Anda saat memasang kipas angin. Gampang, kan?

3. Lebih hemat dan ramah lingkungan. Kipas angin membuat ruangan yang panas terasa lebih dingin daripada seharusnya. Kipas angin yang terletak di langit-langit, misalnya, hanya menghabiskan daya sekitar 75 watt (setara dengan lampu bohlam) dan hanya 1/10 dari daya yang ditimbulkan oleh pendingin udara. Selain itu, kipas angin tidak membuat udara terasa pengap dan lembab seperti yang terjadi ketika menggunakan AC. Jangan lupa matikan kipas angin ketika Anda sudah tidak menggunakannya.

4. Bantu dengan membuka jendela. Jendela kamar memang tidak hanya berfungsi untuk menyediakan pemandangan dari luar rumah. Pastikan Anda mendesain posisi jendela dengan semestinya karena dengan mengontrol ukuran dan lokasi jendela Anda juga bisa mengatur berapa banyak cahaya dan panas yang ditimbulkan pada waktu yang berbeda-beda dalam sehari. Buka tirai jendela saat udara panas untuk membiarkan sirkulasi udara terjadi.

5. Letakkan kipas angin ke arah luar. Jika ruang tidur Anda memiliki dua jendela yang saling berhadapan, letakkan satu kipas angin menghadap keluar (pilih sisi ruangan yang lebih panas atau lebih banyak terkena sinar matahari, dan letakkan kipas angin setinggi mungkin), dan kipas yang lain menghadap ke dalam (ke arah yang lebih dingin, dan letakkan serendah mungkin). Anda juga bisa meletakkan kipas angin yang lebih rendah di dekat pintu masuk untuk memberikan efek yang sama.

(Dari berbagai sumber)

4 Alasan Anda Perlu Minum Susu


4 Alasan Anda Perlu Minum Susu

SHUTTERSTOCK
Kadar lemak tubuh mereka yang rajin minum susu cenderung lebih rendah daripada yang jarang minum susu.
Artikel Terkait:
Susutkan Perut Lebih Cepat
Kulit Halus dengan Lulur Susu
Makan Keju Agar Tetap Kurus
Susu Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak
Tinggi Badan Bisa Berkurang?
GramediaShop : Ketika Petir Menyambar
GramediaShop : Kekasih Pangeran Gurun
Senin, 12/7/2010 | 18:28 WIB
KOMPAS.com - Susu memang belum menjadi minuman harian untuk kita. Kita hanya meminumnya saat kita masih bayi, ketika hamil, menyusui, dan ketika tulang kita mulai keropos. Padahal, jika kita sudah membiasakan diri untuk minum susu selama usia produktif, tentu kita tak akan sempat mengalami pengeroposan tulang. Jangan lupa, perempuan lebih rentan mengalami osteoporosis. Ketika hamil dan menyusui, kalsium di tubuh kita akan banyak terserap oleh bayi sehingga kita perlu menambah asupan kalsium ini.

Sekadar mengingatkan akan pentingnya susu, coba simak mengapa Anda perlu mengonsumsinya lagi mulai sekarang:

1. Membantu menjaga berat badan
Ya, siapa bilang minum susu bikin berat badan bertambah? Beberapa penelitian justru menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak produk olahan susu akan lebih ramping. Kadar lemak tubuh pun lebih rendah daripada mereka yang jarang minum susu.

Susu memang lebih mampu membuat kita merasa kenyang, ketimbang jenis minuman lain. Kemungkinan besar hal ini disebabkan oleh kandungan proteinnya, demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition tahun 2009. Dikatakan bahwa orang yang minum susu tanpa lemak akan merasa lebih kenyang, sehingga makan lebih sedikit pada jadwal makan berikutnya. Hal ini tidak terjadi pada orang yang minum jus buah.

Jadi, jika Anda ingin agar berat badan Anda tetap di angka normal, pilih susu rendah lemak (atau tanpa lemak). Segelas susu rendah lemak hanya mengandung 8 gram lemak.

2. Membangun tulang
Secangkir susu menyediakan 30 persen kebutuhan harian akan kalsium. Inilah mineral yang membantu membangun dan memelihara kekuatan tulang dan gigi. Kalsium penting untuk pembentukan tulang pada anak-anak dan remaja. Ia juga membantu membangun massa tulang yang berangsur menghilang ketika usia kita bertambah. Untuk mendapatkan asupan kalsium dari makanan lain (dengan jumlah yang setara), misalnya, Anda harus makan lebih dari 7 cangkir brokoli mentah.

3. Sumber nomor satu vitamin D
Vitamin D tidak hanya penting untuk penyerapan kalsium, tetapi juga memperbaiki sistem kekebalan, mengurangi risiko beberapa penyakit kanker, diabetes, dan multiple sclerosis, dan menjamin tekanan darah yang lebih baik. Penelitian baru yang dipresentasikan di pertemuan tahunan Experimental Biology, April 2010, menunjukkan bahwa susu menyediakan hampir 43 persen vitamin D yang kita dapatkan dari makanan.

4. Membantu membentuk dan menguatkan otot
Secangkir susu mengandung 16 persen asupan harian untuk protein, yang berfungsi membangun dan memperbaiki jaringan otot. Beberapa penelitian skala kecil yang diadakan oleh perusahaan-perusahaan susu mendapati bahwa susu cokelat bisa membantu memulihkan energi para atlet, bahkan lebih baik daripada sport drinks. Susu cokelat mengandung campuran protein dan karbohidrat yang diperlukan tubuh untuk memulihkan suplai energinya setelah sesi olahraga yang cukup berat.

Mabuk Perjalanan, Gimana Mencegahnya?


Mabuk Perjalanan, Gimana Mencegahnya?

SHUTTERSTOCK
Di pesawat, pilih tempat duduk di area tengah untuk meminimalkan getaran mesin.
GramediaShop : Visitor In The Night Of Star
GramediaShop : Cover Of Night

Selasa, 13/7/2010 | 09:20 WIB
KOMPAS.com - "Huh! Bau bis malem!" Begitu gerutu orang ketika mencium bau-bauan seperti minyak gosok. Soalnya, minyak gosok identik dengan penumpang yang mengalami mabuk perjalanan di bis antarkota. Makanya, orang yang sering mabuk perjalanan sering dibilang ndeso. Padahal, ya, enggak ada hubungannya.

Sampai sekarang, masih banyak orang yang mengalami mabuk perjalanan. Dan, hal ini tak hanya dialami "wong ndeso".

Ketika mabuk perjalanan, kepala terasa pusing, mual, muntah, dan keluar keringat dingin. Gangguan yang satu ini, dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan motion sickness. Menurut Jay W. Marks, MD, ahli penyakit dalam dari Yale University, penyebabnya adalah bentrokan koordinasi di dalam otak.

Selama perjalanan, seluruh panca indera kita berada dalam keadaan siaga karena mendapat banyak rangsangan dari luar. Telinga mendengar berbagai macam bunyi. Mulai dari suara tangis anak-anak hingga deru kendaraan. Mata melihat pemandangan dan tingkah laku anggota keluarga yang ada di dekat kita. Seluruh jaringan lunak tubuh yang berfungsi mengolah rangsangan (proprioceptors) juga demikian. Ada sensasi tertentu yang terasa. Mulai dari semilir angin hingga dinginnya AC.

Semua rangsangan itu masuk ke dalam otak dan harus diproses keselarasannya. Namun, terkadang, otak tak mampu menampung semuanya. Akhirnya, terjadilah konflik antar-rangsangan yang menyebabkan sakit kepala, mual, dan keringat dingin.

Trik pencegahan:
1. Duduk di depan, di samping supir. Selama perjalanan, fokuskan pandangan ke pemandangan di depan. Jangan terlalu sering menengok ke kiri dan kanan.
2. Di pesawat, pilih tempat duduk di area tengah untuk meminimalkan getaran mesin.
3. Jangan membaca selama di perjalanan karena akan menambah rangsangan dari mata, sehingga kerja otak bertambah berat.
4. Hindari makanan yang terlalu berbumbu agar pencernaan dan penciuman tidak perlu bekerja keras.

Obati dengan:
Obat jenis antihistamin umumnya digunakan dalam pencegahan dan pengobatan mabuk perjalanan. Antihistamin dapat mencegah dan mengatasi mual, muntah, dan pusing, serta menenangkan stimulasi di telinga bagian dalam.

Alasan Nasi Tak Boleh Ditinggalkan


Alasan Nasi Tak Boleh Ditinggalkan

SHUTTERSTOCK
Karbohidrat tetap kita butuhkan sebagai penyedia energi.
Artikel Terkait:
Rendah Kalori atau Rendah Karbo?
Kita Tetap Butuh Karbo!
Pilih-pilih Karbohidrat Sehat
Bolehkah Mengganti Nasi dengan Susu?
Apakah Anda Seorang Carboholic?
GramediaShop : Desperado
GramediaShop : The Society Of S
Rabu, 14/7/2010 | 22:50 WIB
KOMPAS.com - Anda tergolong orang yang tak bisa berpisah dari nasi? Tenang, tak perlu memaksakan diri menghilangkan karbohidrat dari pola makan Anda jika Anda tidak mampu melakukannya. Bagaimanapun juga, karbohidrat merupakan zat gizi makro yang berfungsi memberikan energi bagi kita.

Memang, apa yang dikatakan para ahli bahwa karbohidrat menyebabkan gemuk, itu benar adanya. Tetapi, itu terjadi bila Anda mengonsumsi jenis yang tidak disarankan, dan dalam jumlah berlebihan. Jika Anda makan berlebihan, tanpa nasi pun, berat badan Anda tetap akan naik. Maka, kuncinya adalah moderasi.

Agar Anda para pecinta nasi berlega hati, menurut Brierley Wright, MS, RD, pakar Komunikasi Nutrisi dari Friedman School of Nutrition Science and Policy di Tufts University, ada enam alasan mengapa Anda harus tetap mengonsumsi karbohidrat.

1. Karbohidrat membantu mendongkrak mood. Karbo mendukung produksi serotonin, senyawa kimia dalam otak yang menimbulkan perasaan senang. Studi dari Archives of Internal Medicine menunjukkan, orang yang menjalani diet rendah karbo yang berat selama setahun (hanya mengonsumsi sekitar 1/2 cangkir nasi atau selembar roti), cenderung mengalami depresi, kegelisahan, dan mudah marah. Kadarnya jauh melebihi orang yang mengonsumsi diet rendah lemak-tinggi karbohidrat, yang hanya makan produk olahan susu rendah lemak, gandum utuh, buah-buahan, dan kacang-kacangan.

2. Karbohidrat membantu mencegah berat badan naik. Bahkan, membantu menurunkan berat badan. Bagaimana mungkin? Yang pasti, peneliti dari Brigham Young University di Utah, AS, mendapati bahwa mereka yang meningkatkan asupan seratnya secara umum akan kehilangan berat badan. Hal ini terjadi pada perempuan paruh baya yang dimonitor pola makannya selama dua tahun. Sebaliknya, perempuan yang mengurangi asupan serat dari makanannya justru berat badannya naik.

3. Karbohidrat baik untuk jantung. Dengan meningkatkan asupan serat yang mudah larut (yang bisa ditemukan dalam makanan tinggi karbohidrat seperti oatmeal dan kacang polong) sebanyak 5-10 gr sehari, Anda akan menurunkan kadar kolesterol jahat hingga 5 persen. Mereka yang mengonsumsi gandum utuh (seperti beras merah) juga cenderung memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih rendah, dan kolesterol baik yang lebih tinggi.

4. Karbohidrat membantu merampingkan lingkar pinggang. Mengonsumsi gandum utuh membantu mengurangi lemak tubuh dan lemak perut, demikian menurut penelitian baru yang dimuat di Journal of Nutrition. Dalam studi tersebut dikatakan bahwa orang dewasa yang makan sekitar tiga porsi gandum utuh sehari, memiliki lemak tubuh 2,4 persen lebih sedikit, dan lemak perut 3,6 persen lebih sedikit, daripada mereka yang makan kurang dari seperempat porsi.

5. Karbohidrat membantu menajamkan memori. Perempuan overweight yang menjalani diet rendah karbo selama seminggu (benar-benar tidak mengonsumsi karbohidrat) ternyata mendapatkan nilai yang lebih buruk dalam tes memori (seperti: mengapa tadi saya masuk ke ruangan ini?). Nilai mereka juga berkurang dalam visuospatial memory (tes mengingat lokasi dalam peta) daripada mereka yang mengikuti diet rendah kalori. Inilah merupakan petunjuk American Dietetic Association, yang terungkap dalam sebuah studi dari Tufts University.

6. Karbohidrat membantu memecah lemak. Sarapan dengan karbohidrat yang sifatnya tidak menaikkan gula darah dengan cepat, seperti oatmeal atau sereal bekatul, 3 jam sebelum latihan, akan membantu Anda membakar lemak lebih banyak, demikian menurut sebuah studi dari Journal of Nutrition. Kedua jenis makanan tersebut, seperti juga kentang dengan kulitnya, roti gandum, pasta dari gandum, atau kacang polong, tidak menyebabkan gula darah melonjak secepat bila Anda mengonsumsi roti tawar putih atau nasi putih. Sebaliknya, tingkat insulin tidak meningkat cepat, dan karena insulin berperan memberi tanda bahwa tubuh menyimpan lemak, memastikan tingkat insulin yang lebih rendah akan membantu Anda membakar lemak.

Pas Lembur, Enaknya Makan Apa?


Pas Lembur, Enaknya Makan Apa?

SHUTTERSTOCK
Makan buah-buahan seperti pisang masih lebih baik daripada jajan di luar.
GramediaShop : A Direction Of The Day After Tomorrow 1
GramediaShop : The Final Warning
Kamis, 15/7/2010 | 08:27 WIB
KOMPAS.com - Sebagai pegawai kantoran, Anda tentu sering jajan makanan-makanan yang tidak sehat, terutama ketika lembur. Pada malam hari, makanan rumahan umumnya sudah tidak tersedia di sekitar kantor. Akhirnya Anda terpaksa makan seadanya, yang jenisnya hanya seputar siomay, mie instan, nasi goreng, dan lain-lain. Apa akibatnya bila kita terus-menerus mengonsumsi makanan seperti itu?

Menurut dr R. Soetomo Slamet Iman Santoso, ahli penyakit dalam, sebenarnya bila Anda sadar ada yang salah dengan pilihan makanan tersebut, artinya makanan tersebut memang tidak layak dikonsumsi terlalu sering. Dan, bila Anda sudah tahu bahwa makanan tersebut tidak sehat, hentikan saja kebiasaan jajan di luar malam hari.

Yang dapat membuat masalah adalah bila Anda memakan makanan tidak sehat yang banyak mengandung pengawet, zat warna, atau bahkan hampir basi. Ini yang dapat membuat masalah pada saluran pencernaan. Pengawet dan pewarna itu tidak diperlukan tubuh. Karena itu makanan ini hanya dimetabolisasi di hati, kemudian dialirkan ke darah, lalu ke ginjal, baru dikeluarkan lagi. Atau langsung dibuang sebagai tinja.

Jadi adanya zat-zat tersebut hanya akan membebani organ-organ di dalam tubuh. Rasa kenyang yang timbul hanya berupa rasa terganjal makanan, tetapi sarinya hanya sedikit. Apakah makanan-makanan tersebut dapat memicu kanker usus, belum ada penyelidikan yang pasti. Namun secara teori apabila satu organ tubuh (misalnya usus) seringkali dirangsang oleh zat-zat yang tidak berguna (misalnya zat pengawet), usus tersebut akan memberikan reaksi. Bisa dalam bentuk ringan seperti diare, bisa kejang perut, dan yang terberat radang usus. Radang usus ini bila tidak cepat diketahui, berpotensi menimbulkan kanker usus.

Jadi, hubungan secara langsung belum 100 persen dipublikasikan. Dari logika bisa dimengerti, bahwa jika organ kita dipaksa untuk mengerjakan hal-hal yang tidak perlu (misalnya menyerap zat warna), organ tubuh tersebut akan memberikan reaksi yang tidak baik terhadap tubuh.

Paling baik, apabila Anda harus bekerja sampai malam hari, bawalah makanan dari rumah, atau setidak-tidaknya buah-buahan seperti pisang atau mangga. Bisa juga mengonsumsi menu sarapan, seperti oatmeal, roti gandum, sereal, atau crackers. Tambahkan susu rendah lemak sebagai pelengkap. Itu lebih aman daripada jajan di luar.

Mengapa Plastik Bisa Berbahaya?


Mengapa Plastik Bisa Berbahaya?
Kamis, 15 Juli 2010 | 08:55 WIB

shutterstock
TERKAIT:
Wadah Tepat, Makanan Sehat
Kimia Plastik Sebabkan Gangguan Haid
GramediaShop: Seri Biologi Organ Tubuh Manusia - Otak Dan Syaraf
GramediaShop: Cerdas Dan Bugar Dengan Senam Lantai
Kompas.com - Sifat-sifat istimewa plastik sebagai bahan pengemas, seperti ringan, simpel dan fleksibel, membuat kemasan dan wadah plastik menjadi favorit banyak orang. Akan tetapi, sebenarnya ada bahaya bersembunyi di balik plastik.

Dalam plastik terdapat berbagai bahan kimia seperti monomer dan plasticizer. Beberapa di antaranya berbahaya bagi manusia. Kontak antara plastik dengan makanan yang dikemas bisa menyebabkan perpindahan molekul plastik ke dalam makanan. Fenomena itu disebut migrasi.

Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap migrasi, yaitu jenis makanan atau minuman, lamanya kontak, dan suhu. "Makanan atau minuman panas dan mengandung lemak paling riskan memicu perpindahan molekul plastik, kata Dr.Yadi Haryadi, pakar ilmu dan teknologi pangan dari Institut Pertanian Bogor.

Selain itu, makin lama makanan atau minuman dikemas dalam plastik, makin banyak komponen plastik akan pindah. "Sedangkan minyak termasuk bahan yang cepat melarutkan komponen-komponen plastik," papar Hadi dalam acara seminar Aku Anak Sehat 2010 yang diadakan oleh Tupperware di Jakarta (14/7).

Bila terjadi migrasi, dan bahan yang bermigrasi dinyatakan berbahaya serta jumlahnya melebihi ambang batas, tentu saja dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan. "Ini karena makanan atau minuman yang sudah tercemar bahan kimia plastik kita konsumsi," urainya.

Untuk itu, gunakan wadah plastik yang memiliki jaminan mutu dan keamanan pangan serta gunakan sesuai instruksi penggunaan wadah. Lebih baik hindari mengemas makanan atau minuman dalam suhu lebih dari 60 derajat, serta jangan membeli makanan cair panas dan berminyak, seperti bakso yang dikemas dalam kantong plastik.

Selasa, 13 Juli 2010

Jangan Abaikan Pendidikan Akhlak



Prof Dr Arief Rahman MPd
`Jangan Abaikan Pendidikan Akhlak`


Selama tiga hari, Senin-Rabu (4-6/2) bertempat di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Departemen Pendidikan Nasional di Sawangan Depok Jawa Barat digelar `Rembuk Nasional Pendidikan 2008`. Dalam acara yang mengambil tema `Pemantapan Target Renstra 2005-2009` tersebut dipaparkan berbagai keberhasilan yang telah dicapai bidang pendidikan terutama sejumlah prestasi yang dicapai sejumlah siswa cerdas Indonesia di berbagai kesempatan.

Namun, pakar pendidikan Prof Dr Arief Rahman MPd mengaku ada yang kurang yang belum dihembuskan dalam acara tersebut, terutama soal moral. ``Ada satu hal yang saya pikir harusnya dihembuskan di dalam pembukaan Rembuk Nasional Pendidikna 2008 ini yaitu tujuan Undang-Undang kita bahwa membentuk anak didik yang berakhlak mulia dan berbudi luhur. Itu tidak keluar sama sekali,`` tegas Arief.

Berikut ini, pandangannya tentang pentingnya pendidikan moral bagi anak didik Indonesia:

Apa yang Anda tangkap dari acara pembukaan Rembug Nasional Pendidikan yang baru saja berakhir?
Ada satu hal yang saya pikir harusnya dihembuskan di dalam pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan 2008 yaitu tujuan Undang-undang kita bahwa membentuk anak didik yang berakhlak mulia dan berbudi luhur tidak keluar sama sekali. Semua memperhatikan hal-hal yang standarnya internasional. ISO dan Olimpiade Internasional. Sebenarnya, standar internasional itu tidak menyapa ketakwaan, tidak menyapa tatakrama, tidak menyapa budi pekerti. Dan itu sebetulnya harus ditekankan.

Kenapa ini bisa terjadi?
Karena yang terukur itu yang rangking, nilai. tetapi yang tidak terukur adalah akhlak. Kalau saya perhatikan saya sebetulnya menginginkan di dalam program pendidikan ini tekanan kepada akhlak, tekanan kepada budi pekerti, tekanan kepada rasa kebangsaan, nasionalisme harus lebih kuat. Terutama di dalam menghadapi era globalisasi seperti sekarang ini. Mendikmas sendiri mengatakan yang kurang harus diselesaikan.

Penekanan terhadap akhlak ini apa faedahnya?
Akhlak itu, kalau umpamanya tata kelola, pencapaian akademis, tapi tidak dilakukan oleh orang yang berakhlak. Yang cerdas itu koruptor juga cerdas. Koruptor-koruptor itu ternyata orang cerdas bukan orang bodoh. Tetapi, yang penting sebetulnya akhlak, budi pekerti, tatakrama. Itu juga penting dan menurut saya harus ditekankan. jangan sampai terabaikan.

Anda memandang sangat penting soal pendidikan moral, ya?
Dalam pendidikan, itu harus menjadi nyawa. Rohnya harus di situ. Jadi, kesimpulannya, konsistensi terhadap tujuan pendidikan yang telah ditetapkan di dalam Undang Undang Pendidikan Nomor 20 bahwa pendidikan itu tujuannya untuk membina akhlak anak yang berakhlak mulia, budi pekerti luhur, bertanggung jawab, cerdas, demokratis, itu harus semua muncul ke permukaan. Rembug Nasional Pendidikan harus menyadarkan kembali.

Dan saya tidak melihat aksentuasi itu keluar. tetapi pencapaian-pencapaian yang tadi di dalam target Renstra 2005-2009 Mendiknas sangat cerdas dan pandai, bagus, berhasil, untuk menunjukkan pencapaian-pencapaiannya. Saya hanya khawatir kalau kita tidak mengingat-ingat kembali kepada Bangsa dan Negara ini bahwa nasionalisme penting, bahwa rasa persatuan dan persaudaraan itu penting. nanti kita menjadi pekerja-pekerja yang tak bermoral. Bermoral itu harus dikembangkannya melalui pendidikan.

Jadi, Rembuk Nasional ini melihat dari semua yang memang kita rencanakan. Dan pencapaian itu menurut saya berhasil dengan baik. Mendiknas sendiri mengakui masih banyak kelemahan. Tetapi, yang saya pikir yang sangat penting adanya sentuhan kepentingan bahwa akhlak mulia harus ditonjolkan juga. Kultur sekolah yang berakhlak dan berbudi pekerti luhur harus menjadi target utama dari semua kinerja kita di dalam pendidikan. Sedangkan yang sifatnya akademis, hal-hal yang sifatnya memakai standar ISO sifatnya sangat baik untuk dicapai. Sebab itu menimbulkan gairah kita juga di dalam proses pendidikan. tetapi yang saya menganggap lebih penting adalah tekanan-tekanan pada hal-hal yang sifatnya moral dan agama.

Program lainnya bagaimana?
Kecuali soal moral dan akhlak, sekarang kita harus berpikir, program-program untuk anak miskin yang tidak mempunyai prestasi akademis tinggi, ini siapa yang menangani. Sebab biasanya yang saya perhatikan secara kasat mata di luar, anak-anak yang tidak berprestasi tinggi di dalam akademis dan miskin, dia biasasanya berada di sekolah-sekolah yang tidak baik. Lalu sekolah-sekolah yang tidak baik pun adanya pada kebanyakan sekolah-sekolah yang tidak ditangani oleh pemerintah secara llangsung. Saya tidak menyebut sekolah swasta tapi sekolah negeri juga ada.

Kalau yang negeri yang bukan sekolah unggulan, akan tetap menjadi sekolah yang bukan unggulan. Sebab anak-anak di situ di saring sebagai anak-anak yang memang bukan unggulan. Jadi, akan tetap menjadi sekolah yang bukan unggulan. Dan akan selamanya menjadi sekolah yang tidak unggulan. Ini sebetulnya melanggar azas keadilan.

Bagaimana cara memecahkannya?
Harus ada strategi, kebijakan keadilan di dalam pengelolaan dan penyegaran anak yang pandai dan anak yang miskin di seluruh sekolah secara merata.

sumber: Republika Online

Tips Menghilangkan Rasa Ngantuk Siswa


TIPS MENGHILANGKAN RASA NGANTUK SISWA


Salam Persahabatan

Kadang kala seorang guru , sering mengalami beberapa kendala dalam memberikan materi pada peserta didiknya, terutama pada siang hari, lalu guru tersebut coba mencari solusi yaitu dengan memberikan selingan pada saat pembelajaran berlangsung ... mudah-mudahahan Tips ini bisa bermanfaat...
Memberikan materi siang hari sering kita saksikan siswa yang ngantuk ..... lalu mencoba mencoba mengajak siswa bermain tebak-tebakan .... dengan menggunakan aplikasi matematika kita bisa mencoba menebak jumlah anggota keluarga siswa kita, walaupun kita sendiri tidak pernah tau jumlah anggota keluarganya siswa tersebut......baik itu jumlah saudara perempuan maupun saudara laki-lakinya.....bagaimana langkah-langkahnya ..... mari kita coba.

Langkah Pertama

Coba sobat hitung jumlah saudara laki-laki sobat ( termasuk sobat sendiri, jika laki-laki), nah jumlahnya kita kalikan 2 (dua) misalnya 1 adik 2 kakak jumlahnya 4 termasuk sobat jika laki-laki, jumlahnya 3 jika sobat sendiri wanita.

Langkah kedua
Hasil perkalian tadi kalikan 5 misalnya 4 x 5 = 20 atau 3 x 5 = 15

Langkah ketiga
hasil perkalian langkah kedua tadi dikalikan 2 misalnya tadi
4 x 5 = 20 x 2 = 40 untuk sobat (laki-laki) atau 3 x 5 = 15 x 2 = 30

Langkah keempat
Jumlah langkah keempat ditambah dengan jumlah saudara perempuan sobat misalnya jumlah saudara sobat 2 maka hasilnya 40 + 2 = 42 maka jumlah anggota keluarga sobat berjumlah 6 orang, 4 orang laki-laki dan 2 orang perempuan dan contoh kedua misalnya 2 orang juga maka 30 + 2 = 32 maka jumlah laki-lakinya 3 orang dan perempuannya 2 orang.

untuk melakukan permainan ini kita tidak perlu menghitungnya, coba kita praktekkan dengan para siswa kita sendiri,perintahkan pada siswa untuk menghitungnya dalam hati, dan jika sudah sampai pada langkah keempat baru kita minta siswa tersebut menyebutkan hasil perkalian akhir. nah untuk menebaknya, angkah puluhan adalah jumlah laki-laki, angkah satuan jumlah perempuan.....

Silakan dipraktekkan apa yang terjadi ...... artikel ini saya postingkan juga di http://www.elearningsmansa.blogspot.com

Tips Merawat Laptop



Tips Merawat Laptop / Notebook

Di era profesionalisme guru seperti saat ini, guru dituntut untuk bekerja sesuai tuntutan zaman, termasuk harus menguasai teknologi informatika. Dalam melaksanakan tugas profesinya, seorang guru tentunya tidak dapat lepas dari keberadaan komputer, baik PC maupun laptop/notebook. Saat ini hampir banyak guru/dosen mengggunakan Laptop dalam menjalankan aktivitas, seperti mengajar (bagi guru dan dosen), surfing di internet atau menyiapkan RPP, bahan ajar, mengolah nilai dan sebagainya. Dibanding PC (Komputer), laptop memiliki beberapa keunggulan seperti praktis yang bisa dibawa kemana saja dan bisa bekerja dengan baterai tiga jam atau lebih.
Banyak guru yang telah memiliki laptop/notebook, tetapi belum memiliki pengetahuan tentang bagaimana merawatnya. Barangkali keadaan itulah yang mendorong saya untuk memuat tulisan di blog ini.
Ada beberapa tips perawatan tentang laptop/notebook agar baterainya tahan lama serta dapat membuat kerja laptop lebih optimal.


1. Lakukan defrag secara teratur
Kalau kinerja hard drive di laptop anda cepat maka semakin hemat baterai anda. Oleh karena itu, buatlah hard drive Anda seefisien mungkin dengan melakukan defrag secara teratur. Cara mendefrag klik START => All program s=> Accessories => sistem Tools => Pilih Disk Defragmenter. Lalu, lakukan defrag untuk masing-masing partisi pada laptop anda. Lakukan disk defragment ini secara rutin. Jika hal ini belum pernah dilakukan maka hal ini akan cukup memakan waktu.

2. Kurangi cahaya monitor anda
Kurangi cahaya monitor laptop sampai batas toleransi yang sesuai untuk mata anda, hal itu dapat menghemat daya baterai.
3. Hindari menyambung kabel terus-menerus
Kebiasaan memasukkan kabel saat baterai sudah penuh adalah awal kerusakan baterai. Jika baterai telah penuh, lepaskan kabel charge. Oleh karena itu, Selalu awasi kode lampu yang menunjukkan baterai telah penuh, Sehingga laptop bekerja dengan baterai. Selain itu, Anda juga dapat melepas baterai dan hanya menggunakan listrik saja. Namun ini beresiko kehilangan data jika listrik mendadak mati.

4. Matikan program yang tidak perlu
Matikan semua program yang tidak penting jika Anda sedang menggunakan laptop dengan baterai.

5. Matikan hardware eksternal
Alat-alat eksternal yaitu yang disambung dengan USB (termasuk mouse, flashdisk, dll) dan WiFi, printer yang selalu terpasang ke Laptop, semuanya menyedot tenaga baterai anda. Cabut atau matikan.

6. Ganti mouse dan keyboard wireless
Jika anda memang harus menggunakan mouse dan keyboard ekternal, maka gunakan perangkat yang menggunakan kabel bukan wireless mouse. Hal ini dikarenakan mouse dan keyboard yang memiliki kabel, relative menghabiskan sedikit energi baterai.

7. Tambahkan RAM
Jika anda sering menggunakan program yang membutuhkan memory besar, sebaiknya anda menambah RAM laptop anda. Karena, penggunaan virtual memory lebih membebani hard drive sehingga baterai laptop lebih cepat habis.

8. Gunakan hard drive daripada CD/DVD
Walaupun hard drive banyak menghabiskan tenaga baterai, tetapi CD dan DVD menghabiskan energi baterai lebih banyak lagi, apalagi saat CD/DVD tidak sedang digunakan. Jika memungkinkan, simpan file CD/DVD dalam hard disk anda. Akan lebih baik jika menggunakan program virtual drive seperti Alcohol 120%, Power ISO, Dll.

9. Jaga kebersihan baterai.
Coba buka baterai yang terdapat dibagian bawah laptop Anda dan bersihkan besi yang menjadi penghubung energi baterai dengan laptop secara teratur, sehingga transfer energi dari baterai anda menjadi lebih efisien.

10. Jaga kondisi baterai.
Tidak baik untuk membiarkan baterai yang terisi dalam keadaan tidak terpakai untuk jangka waktu yang lama. Setelah diisi, Anda sebaiknya menggunakan baterai tersebut setidaknya sekali dalam 2-3 minggu. Satu hal yang harus diingat, jika baterai laptop anda Li-On maka jangan pernah menggunakannya sampai benar-benar habis.

11. Pilih hibernate, jangan standby
Seringkali kita membuat laptop dalam mode standby sehingga dapat langsung aktif saat disentuh walaupun ditinggal tidur. Hal ini memang menghemat baterai dan Anda dapat langsung menggunakan laptop anda kapan saja. Tetapi sebenarnya laptop Anda tidak benar-benar mati. Maka, sebaiknya gunakan fungsi hibernate yang dapat menghemat energi listrik jauh lebih banyak karena fungsi ini benar-benar mematikan laptop Anda.

12. Jaga suhu laptop anda.
Laptop akan berfungsi dengan lebih efisien jika suhunya lebih dingin. Maka bersihkanlah ventilasi udaranya dengan kain halus atau pembersih keyboard. Bila menggunakan pelindung keyboard, lepaskan jika suhu terasa meningkat.

13. Jangan menggunakan laptop di tempat tidur
Bila bagian bawah laptop tertutup hal ini akan meningkatkan suhu laptop. Jadi, menggunakan laptop dengan alas bantal adalah suatu ide yang buruk karena akan menutupi ventilasi udara.

14. Atur power option supaya optimal
Pilih Power Option di control panel Anda dan aturlah supaya penggunaan energi laptop tetap optimal. Pilih Max Battery untuk efek maksimum.

15. Hindari multitasking
Lakukan sesuatu secara satu persatu jika Anda sedang menggunakan laptop dengan baterai. Jangan bekerja dengan multitasking jika anda memang ingin menghemat baterai Anda karena hal ini dapat menghabiskan energi baterai.

16. Kurangi beban CPU anda.
Aktifitas seperti E-mail dan word processing yang bebannya kecil untuk CPU laptop, menggunakan tenaga baterai lebih kecil daripada menjalankan winamp apalagi game atau menonton DVD, pasti cepat habis. Jadi pilih prioritas Anda dengan bijaksana.

18. Beli baterai baru
Bila laptop Anda tetap tidak bisa tahan, kemungkinan baterainya telah rusak karena Anda terlambat membaca tulisan ini. Namun itu tidak apa-apa. Ada langkah yang cukup bagus yaitu dengan cara membeli baterai baru dan menghindari semua kebiasaan buruk terutama menggunakan laptop saat di charge ke listrik.

Tips Tambahan:
Saat baterai cukup penuh, Anda sebaiknya mematikan fungsi autosave ketika menggunakan MS Word atau Excel karena mereka dapat menambah beban yang tidak diperlukan pada hard drive anda. Dan sebaliknya, ketika baterai laptop Anda sudah hampir habis, sebaiknya anda mengaktifkan kembali fungsi autosave karena Anda tidak akan pernah tahu kapan baterai laptop Anda benar-benar habis. Ketika hal tersebut terjadi, tentu saja Anda tidak ingin pekerjaan/tugas yang sudah Anda ketik hilang. (hambyah)

Senin, 12 Juli 2010

SIFAT WUDHU NABI


Judul: SIFAT WUDHU NABI

Dalam Surat Al-Maidah ayat 6, Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang beriman untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum menunaikan shalat. Wudhu adalah membasuh bagian tertentu yang ditetapkan dari anggota badan dengan air dengan niat membersihkan hadast sebagai persiapan menghadap Allah Ta’ala (mendirikan shalat). Untuk mendapatkan shalat yang sah tentu saja terlebih dahulu kita harus menyempurnakan wudhu kita. Lalu, sudahkah kita melakukannya??


Kesempurnaan wudhu dikembalikan kepada syarat ibadah secara mutlak yakni ikhlas karena Allah dan ittiba (mengikuti contoh dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam), sebagaimana sabda beliau dalam sebuah riwayat :Muslim meriwayatkan dari Utsman Radiallahuanhu, ia berkata : “Aku pernah melihat Rasulullah berwudhu seperti wudhuku ini, lalu beliau bersabda : ‘Barangsiapa berwudhu seperti wudhuku ini, niscaya dosa-dosanya yang telah berlalu akan diampuni, sementara shalat sunnahnya dan perjalanan menuju masjid menjadi penyempurna bagi dihapuskannya dosa-dosanya” (HR. Muslim) [1]Mengenai wudhu yang dilaksanakan Utsman radiallahuanhu yang juga merupakan tata cara wudhu yang dilaksanakan Rasulullah dijelaskan dalam sebuah riwayat :Dari Humran Maula (bekas budak) Utsman radiallahuanhu, bahwasanya Utsman pernah meminta air wudhu, kemudian beliau membasuh kedua telapak tangannya tiga kali, kemudian berkumur-kumur, menghirup air ke hidung dan mengeluarkannya,lalu membasuh wajahnya tiga kali, kemudian membasuh kedua tangannya sampai siku tiga kali, lalu tangan kirinya sama seperti itu, kemudian menyapu kepalanya, lalu membasuh kedua kakinya yang kanan sampai kedua mata kaki tiga kali, kemudian yang kaki kirinya sama seperti itu, lalu ia berkata, “Aku melihat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam berwudhu’ seperti wudhu’ku ini” (Muttafaq A’laih) [2]

Fardu Wudhu

Wudhu memiliki beberapa fardhu dan rukun yang ditertibkan secara berurutan. Jika ada salah satu diantara fardhu tersebut yang tertinggal, maka wudhunya tidak syah menurut syariat. Fardhu wudhu tersebut adalah sebagai berikut :

1. Niat

Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam: “Sesungguhnya amal perbuatan itu bergantung pada niatnya” (HR. Bukhari Muslim). Niat adalah kemauan dan keinginan hati untuk berwudhu. Juga pada apa yang disebutkan pada hadist, bahwa niat itu bermuara pada hati, sedangkan melafazhkannya bukanlah merupakan sesuatu yang disyariatkan. [2]

2. Membasuh Wajah

Kewajiban membasuh wajah di dalam berwudhu itu hanya sekali. Yaitu dari bagian atas dahi sampai bagian dagu yang bawah dan dari bagian satu telinga ke bagian bawah telinga yang lain. Sebagaimana difrmankan oleh Allah Azza wa Jalla :“Wahai orang-orang yangberiman, apabila kalian hendak mengerjakan shalat maka basuhlah muka.” (QS. Al-Maidah : 6)Air wudhu itu harus mengalir pada wajah, karena mengalir disini berarti mengalirkan. [2]

3. Membasuh kedua tangan

Yaitu sampai ke siku dan yang diwajibkan hanya satu kali saja, sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Kemudian tangan kalian sampai ke siku” (QS.Al-Maidah : 6)

4. Mengusap Kepala

Pengertian mengusap adalah membasahi kepala dengan air. Hal ini seperti difirmankan oleh Allah Ta’ala : “Dan usaplah kepala kalian” (QS. Al-Maidah : 6)Dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahuanhu diriwayatkan mengenai sifat wudhu Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam, beliau mengatakan :“Beliau mengusap kepalanya satu kali” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan An-Nasa’I dengan isnad shahih) [2] Bahkan Imam At-Tirmidzi mengatakan bahwa yang lebih rajih (benar) mengenai usapan kepala adalah sebanyak satu kali saja. Selanjutnya, ada tiga cara yang diperoleh dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam, yaitu :a. Mengusap seluruh kepala, di dasarkan pada riwayat :Dari Abdullah bin Zaid bin Ashim Radiallahuanhu, beliau berkata : “Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam mengusap kepalanya dengan kedua tangan, dari arah depan ke belakang dan dari arah belakang ke depan (Muttafaq ‘Alaih) –Shahih riwayat Al-Bukhari dan Muslim.Dalam lafazh yang lain menurut riwayat keduanya (al-Bukhari dan Muslim), “Beliau memulai dari bagian depan kepalanya hingga menjalankan kedua tangannya ke tengkuknya kemudian mengembalikan ke tempat semula” [3]

Selain itu juga disyariatkan untuk menyertakan telinga pada saat mengusap kepala :

Dari Abdullah bin Amr Radiallahuanhu, beliau berkata : “Kemudian beliau (Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam) mengusap kepalanya dan memasukkan kedua jari telunjuk ke dalam telinganya serta mengusap bagian luar telinganya dengan kedua ibu jarinya.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan An-Nasa’I serta dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah) [3]

b. Membasuh bagian atas surban.Hal ini di dasarkan pada hadist yang diriwayatkan dari Amr bin Umayyah Radhiallahuanhu, dimana ia menceritakan : “Aku pernah melihat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam mengusap bagian atas surban dan kedua kakinya” (HR. Imam Bukhari, Ibnu Majah dan Imam Ahmad)Berdasarkan pada hadist ini, maka wanita muslimah diperbolehkan membasuh muka dan mengusap bagian atas kerudungnya dengan air.

c. Mengusap bagian depan kepala dan surban.

Hal ini di dasarkan pada hadist dari Mughirah bin Syu’bah, dimana ia menceritakan : “Bahwa Nabi berwudhu’ kemudian mengusap bagian depan kepala dan bagian atas surbannya serta kedua kaki” (HR.Muslim)

Jika rambut seorang wanita muslimah dikepang, maka tidaklah cukup hanya dengan menusap kepaangan rambutnya saja. Karena yang menjadi hokum pokok dalam hal ini adalah mengusap kepala. Pada sisi lain diperbolehkan membasuh bagian depan kepala, sesuai dengan hadist dari Anas bin Malik Radiallahuanhu, dimana aia menceritakan :“Aku pernah melihat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam berwudhu’ sedang beliau memakai surban dari Qatar. Maka beliau menyelipkan tangannya dari bawah surban untuk menyapu kepala bagian depan, tanpa melepas surban itu. (HR. Abu Dawud)

5. Membasuh kedua kaki

Yaitu membasuh kakki hingga mencapai kedua mata kaki. Hal ini didasarkan pada firman Allah Azza wa Jalla :“Basuhlah kedua kaki kalian sampai kedua mata kaki” (Al-Maidah : 6)

Demikian itulah yang senantiasa dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam, sebagaimana diriwayatkan oleh Umar Radhiallahuanhu :“Rasulullah pernah tertinggal di belakang kami dalam suatu perjalanan. Pada saat itu kami mengetahui datangnya waktu ashar. Kemudian kami berwudhu’ dan membasuh kedua kaki kami. Sembari melihat kea rah kami, beliau berseru dengan suara keeras mengatakan :”dua atau tiga kali!” Celaka bagi tumit-tumit (yang tidak kena air) dari siksaan api neraka”. (Muttafaqun Alaih)Para sahabat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam telah bersepakat untuk membasuh kedua tumit hingga mata kaki.

6. Tertib dalam membasuh anggota-anggota tubuh diatas.Sebagaimana disebutkan dalam surat al-maidah ayat 6 :“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah muka dan tangan kalian sampai ke siku. Kemudian sapulah kepala kalian serta basuhlah kaki kalian sampai kedua mata kaki” (Al-Maidah : 6)

7. Berwudhu’ satu kali (sekaligus) dalam satu waktu.

Yaitu, tidak terselang waktu terlalu lama antara satu fardu ke fardhu yang lain. Selain itu, anggota tubuh yang terkena air wudhu harus kering dalam satu waktu. Namun, diberikan keringanan pada selang waktu yang tidak tertalu lama, jika habis atau terputusnya aliran air dan sulit untuk mendapatkan air kembali.

Referensi :

[1] Ringkasan Riyadush Shalihin (An-Nawawi) oleh Syaikh Yusuf An-Nabhani, Penerbit ibs

[2] Fiqih Wanita, oleh Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah, Penerbit Pustaka Al-Kautsar[3] Terjemah Bulugul Maram, Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani, Penerbit Pustaka Imam Adz-Dzahabi.
--------------------

Nasehat bagi Para Peminta Jabatan


Judul: Nasehat bagi Para Peminta Jabatan

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : [ إنكم ستحرصون على الإمارة وستكون ندامة يوم القيامة ] رواه البخاري

Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya kalian akan berambisi merebut jabatan, dan nanti pada hari kiamat jabatan-jabatan itu akan menjadi penyesalan.” (HR. Bukhari)

Maha benar Allah dan Rasul-Nya, fenomena ini nampak jelas di hadapan kita. Masih terekam jelas di dalam ingatan kita saat Pemilu dilaksanakan beberapa saat yang lalu. Sejak pemilu dilaksanakan secara langsung nampaklah orang-orang yang berambisi terhadap dunia memperebutkan suatu kedudukan yang kelak akan dimintai pertanggungjawabannya. Mereka tidak sadar akan hal tersebut, bahwa jabatan adalah sebuah amanat yang sangat berat. Tidak hanya di dalam Pemilu, saat ini banyak sekali jabatan yang diperebutkan melalui sistem pemilihan. Mulai dari bupati, walikota, rektor universitas, kepala desa atau bahkan sekedar ketua BEM sebuah fakultas.

Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang memintanya, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut,

عن أبي سعيد عبد الرحمن بن سمرة رضي الله عنه قال قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم : [ يا عبد الرحمن ابن سمرة لا تسأل الإمارة فإنك إن أعطيتها عن غير مسألة أعنت عليها وإن أعطيتها عن مسألة وكلت إليها ] متفق عليه

Dari Abu Sa’id ‘Abdurrahman bin Samurah, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada saya, “Hai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta jabatan karena apabila kamu diberi jabatan tanpa meminta, maka kamu akan ditolong dalam melaksanakannya dan apabila kamu diberi karena meminta maka pelaksanaan jabatan itu sepenuhnya diberikan kepadamu.” (HR. Muslim)

Dari hadits di atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa Allah Ta’ala tidak akan menolong orang-orang yang mendapatkan jabatan karena meminta, jadi bagaimana mungkin mereka dapat menjalankan amanat tersebut, kalau Allah telah berlepas diri darinya, maka takutlah wahai para peminta jabatan!

Juga telah diriwayatkan dari Abu Dzar,

قلت : يا رسول الله ألا تستعملني ؟ فضرب بيده على منكبي ثم قال : [ يا أبا ذر إنك ضعيف وإنها أمانة وإنها يوم القيامة خزي وندامة إلا من أخذها بحقها أدى الذي عليه فيها ] رواه مسلم

Saya berkata, “Wahai Rasulullah kenapa engkau tidak memberi jabatan kepada saya?” Beliau langsung menepukkan tangannya di atas pundakku, kemudian bersabda, “Ya Abu Dzar, sesungguhnya engkau ini lemah dan jabatan itu amanah, pada hari kiamat ia akan menjadi penghinaan dan penyesalan kecuali bagi orang yang mengambilnya dengan haknya dan menunaikan hak jabatan yang menjadi kewajibannya.” (HR. Muslim)

Hal lain yang membuat mata ini sesak ketika keluar rumah adalah terpampangnya gambar para peminta jabatan dimana-mana, di masa-masa kampanye. Di setiap penjuru jalan yang selalu terlihat dimata adalah foto para peminta jabatan dengan aksi yang bermacam-macam, padahal kalau kita ingat hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa malaikat tidak akan masuk rumah yang di dalamnya terdapat gambar makhluk, maka bagaimana kita mengharapkan kebaikan untuk negara kita kalau kita masih sangat jauh dari jalan Islam yang sesungguhnya.

Kemudian yang lebih menyedihkan adalah para wanita ikut ramai di dalamnya, mereka tidak mau kalah ingin memperebutkan jabatan itu. Padahal para wanita mempunyai tugas tersendiri yang sesuai dengan fitrah dan kemampuannya, yaitu melakukan perbaikan terhadap bangsa ini dari balik tembok (di dalam rumah mereka), yaitu dengan mendidik anak-anaknya, mempersiapkan mereka sebaik mungkin untuk menjadi generasi penerus bangsa. Karena seorang ibu adalah madrasah (sekolah) yang pertama dan utama bagi anak-anaknya. Itulah tugas mulia yang diemban para wanita, semoga kita diberi taufik untuk bisa melakukannya.

Dakwah Tauhid Mempersatukan Umat


Judul: Dakwah Tauhid Mempersatukan Umat Dan Tidak Memecah Belah

Oleh
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan


Pertanyaan
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan ditanya : Sungguh telah menyebar -alhamdulillah- seruan kepada manhaj salaf dan berpegang teguh dengannya, akan tetapi ada orang yang mengatakan: "Sesungguhnya dakwah ini (dakwah salafiyah) tidak lain hanyalah akan memecah belah barisan (kaum muslimin, pent) dan mengkoyak-koyakkan, serta menjadikan sebagian mereka memerangi sebagian yang lain. Sehingga mereka sibuk dengan urusan mereka sendiri dan meninggalkan (memerangi, pent) musuh-musuh mereka yang hakiki. Apakah ini benar, dan apa nasehat Syaikh?

Jawaban.
Ini adalah pemutarbalikan hakekat (fakta), karena sesungguhnya berdakwah kepada tauhid dan manhaj salaf ash-shalih itulah yang mampu menyatukan kalimat, dan menyatukan barisan (kaum muslimin) sebagaimana firman Allah Ta'ala:

"Artinya : Dan berpegang teguhlah dengan tali Allah secara keseluruhan, dan jangan kalian berpecah-belah." [Ali-Imran: 103]

Dan firman-Nya:

"Artinya : Sesungguhnya ini adadalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Rabbmu, maka beribadahlah kepadaKu." [Al-Anbiya: 92]

Maka tidak mungkin kaum muslimin bisa bersatu kecuali di atas kalimat tauhid dan manhaj salaf, karena apabila mereka dibolehkan memilih manhaj-manhaj yang menyelisihi manhaj salaf maka bercerai berai dan berselisihlah mereka, sebagaimana kenyataannya demikian.

Siapa yang menyeru kepada tauhid dan manhaj salaf, itulah orang yang menyeru kepada persatuan, sedangkan orang yang menyeru (umat) untuk menyelisihi manhaj salaf maka dialah yang menyeru kepada perpecahan dan perselisihan.[1]

Apabila kaum muslimin di atas tauhid dan manhaj salaf, maka mereka berdiri di depan musuh, dalam satu barisan. Dan apabila mereka berpecah-belah dalam berbagai manhaj maka mereka tidak akan mampu menghadapi musuh mereka.

[Disalin dari kitab Al-Ajwibatu Al-Mufiah ?An-As-ilah Al-Manahij Al-Jadidah, edisi Indonesia Menepis Penyimpangan Manhaj Dakwah, Pengumpul Risalah Abu Abdillah Jamal bin Farihan Al-Haritsi, Penerjemah Muhaimin, Penerbit Yayasan Al-Madinah]
_________
Foote Note
[1]. Sesungguhnya dakwah tauhid menurut "Firqah Tabligh" dan firqah "Ikhwanul Muslimin" adalah merupakan perkara yang membuat manusia lari dan memecah belah umat Islam -menurut sangkaan mereka-. Dan mereka berpendapat bahwa dakwah tauhid itu bukan bagian dari dasar-dasar dakwah. Mereka juga tidak ridha terhadap orang-orang yang menyeru kepada tauhid, bahkan tatkala ada orang yang masuk firqahnya lalu ia membicarakan masalah tauhid, maka mereka akan segera memperingatkannya.

Dan ini adalah kenyataan yang terjadi pada diri ustadz Muhammad Ibnu Abdullah Ibnu Muhammad Al-Ahmad yang telah disebutkan oleh Syaikh Hamud At-Tuwaijiri di dalam kitabnya Al-Qaulul Baligh fit-Tahdziri min Jama'atit Tabligh (hal. 45) dan aku (Abu Abdillah Al-Haritsi) ringkaskan di sini.

"Ustadz Muhammad berkata, "Amir (Amir firqah Tabligh) pernah memintaku untuk memberikan pengarahan kepada para jamaah haji setalah shalat 'Ashar -di mana saya adalah orang yang baru saja ikut khuruj (keluar) bersama jamaah ini-, lalu Amir meminta kepada pembantunya agar memberikan pesan kepadaku, kemudian ia (pembantunya) berkata, "Dalam pembicaraanmu harus dijauhkan dari tiga perkara, -yang disebutkan salah satu di antaranya adalah- : Membicarakan masalah kesyirikan-kesyirikan dan bid'ah-bid'ah, krena sesungguhnya lemahnya dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab adalah karena terlalu perhatian dalam hal ini."

Saya (Abu Abdillah Al-Haritsi) katakan, "Contoh-contoh dalam hal ini adalah banyak sekali, bukalah kembali kitab tersebut niscaya engkau akan menjumpai hal-hal yang sangat mengherankan.

Adapun firqah "Ikhwanul Muslimin", adalah suatu firqah yang dibangun di ats dasar "pengumpulan" (persatuan) karena mereka mengumpulkan antara berbagai kelompok ahlul bid'ah dan ahlul hawa (pengikut hawa nafsu), sehingga seorang Rafidhah adalah saudara mereka, ia termasuk bagian dan golongan mereka, demikian pula seorang Jahmiyah, Mu'tazilah, Khawarij, Shufiyah, penyembah kubur, ashabul mawalid (para penggemar mauludan), bahkan Yahudi dan Nasrani.

Ambilah bukti-bukti ini:

Berkata Hasan Al-Banna, "Sesungguhnya permusuhan kita dnegan Yahudi bukanlah karena agama, karena Al-Qur'an Al-Karim menganjurkan untuk bersahabat dan berteman dengan mereka." [lihat Ikhwanul Muslimin Ahdasun Suna'ati Tarikh karya Mahmud Abdul Karim, Juz I - hal. 400]

Adapun berkaitan dengan orang-orang Nasrani adalah seperti yang dinukil oleh Jabir Razaq (seorang Ikhwanul Muslimin) di dalam kitabnya "Hasan Al-Banna fi Aqlami Talamidzatihi wa Mu'ashiriihi" hal, 188, dan ucapan Doktor Hassan Hat hut (seorang Ikhwanul Muslimin) dengan tema Tuhmatut Ta'ashub (anggapan sikap fanatik), ia (Hasan Hat hut) berkata, "Apakah tentang "Qanaa" itu? Yaitu suatu acara yang dimulai dengan pesta besar, dan pada puncaknya, ulama kaum muslimin dan para pendeta Nasrani (Mesir) saling berbangga, tercipta rasa kecintaan, keseriusan, dan persaudaraan yang berjalan seperti jalannya aliran listrik... dan dasar disebutkannya pendeta Nasrani di sini adalah karena banyak orang yang berusaha ingin mengesankan bahwa orang ini (Hasan Albana) adalah seorang yang fanatik dalam memerangi Nasrani dalam dakwahnya, atau anggapan bahwa dia seorang yang fanatik dalam memisahkan dua unsur umat ini (yaitu umat Islam dan Nasrani).

Akan tetapi Allah dan orang-orang yang hadir (dalam acara itu) dari kalangan shiddiqin (orang yang benar/jujur) menjadi saksi bahwa yang benar adalah sebaliknya... orang ini (yaitu Hasan Albana) tidak pernah mengajak kepada kebencian dan perpecahan. Dan dia memberi keternagan bahwa dakwah adalah untuk penerapan syariat Islam dan tidak mungkin syariat Islam itu untuk para pendeta, karena syariat akan memperlakukan kita dan mereka
sama.

Sesungguhnya syariat Islam tidak menuntut secara mutlak kenasraniannya orang Nasrani, karena ia hanyalah kumpulan undang-undang/peraturan yang tidak ditemukan di dalam agama Nasrani sebagai penggantinya, dan tidak pula menghapus hukum-hukumnya. Dan seandainya engkau temukan suatu peraturan di dalam Injil kepada orang-orang Nasrani. Dan Islam tidak menemukan kekurangan dalam hal ini. Sesungguhnya selama pendapat mayoritas tidak meniadakan agama minoritas, maka tidak akan ada zhalim dan yang dizhalimi. Sungguh kebenran dakwah orang ini (Hasan Albana) telah mudah diterima oleh bagi orang yang memiliki pemahaman (yang baik), baik dari kalangan kaum muslimin sendiri maupun para pendeta Nasrani... Dan cukup aku ingatkan kepada orang-orang yang menyangka bahwa orang ini (Hasan Albana) memusuhi orang-orang Nasrani, dengan (kenyataan) bahwa: 'Luwais Fanus' ketua para pendeta (ia sekarang sudah meninggal) adalah seorang pendengar setiap pelajaran hari Selasa yang disampaikan oleh Hasan Albana, dan di antara keduannya ada kontak dan persahabatan yang erat.

Dan bahwa: Ketika Hasan Albana dicalonkan dalam "parlemen" pada pemilihan umum wakilnya yang menyertainya dalam jabatan salah satu lajnah pemilu adalah seorang Qibti (orang Mesir yang beragama Nasrani).

Dan bukti lain adalah bahwa, ketika ia (Hasan Albana) dimandikan sewaktu (meninggalk), pemerintah melarang untuk mengumumkan jenazah seorang pun, sehingga tidak ada yang mengiringi jenazahnya, kecuali dua orang saja, yaitu ayahnya dan satu orang lagi, yaitu Mukaram 'Ubaid seorang tokoh
politik beragama Nasrani.

Dan aku (Doktor Hassan Hat Hut) sebutkan pula bahwa ketika kami menjadi mahasiswa, kami mengunjungi perkumpulan pemuda-pemuda Nashara dalam rangka membicarakan masalah sikap Islam terhadap agama Nasrani.", lalu kami keluar (meninggalkan mereka) dan sungguh kami merasa bahwa mereka itu adalah manusia yang paling dekat kasing sayangnya." Selesai ucapannya.

Maka aku (Abu Abdillah Al-Haritsi) katakan: Ucapan semacam ini adalah tidak perlu ta'liq (penjelas) karenahal ini sudah jelas. Aku cukupkan nukilanku terhadap ucapan-ucapan ini, karena sudah panjang lebar nukilan ini, yang aku inginkan tidak lain hanyalah agar semua paham bahwa kaidah "Ikhwanul Muslimin" adalah: PENGUMPULAN UMAT (PERSATUAN) DI BAWAH NAMA ISLAM, TIAK MEMENTINGKAN TASHFIYYAH (PEMURNIAN) AKIDAH. Karena sesungguhnya dakwah tauhid dan manhaj salaf tidak akan menghantarkan kepada persahabatan mereka dengan Yahudi, Nasrani, Rafidhah, Ahli bid'ah, dan para pengikut hawa nafsu yang sesat dan menyesatkan.

Sedang kaidah mereka adalah ucapan Hasan Albana yang masyhur, berkata Doktor Hassan Hat hut, "Dan sebagian dari pengajaran al-Ustadz "Albana" selalu diulang-ulang dan tidak bosan-bosannya adalah ucapannya yang masyhur, yang senantiasa 'hidup' sampai hari ini: "KITA MELANGKAH BERSAMA-SAMA PADA APA YANG TELAH KITA SEPAKATI DAN KITA SALING MEMAAFKAN DALAM HAL-HAL YANG KITA PERSELISIHKAN". [Dari kitab yang telah disebutkan, hal. 190]

Maka ucapan-ucapan ini adalah jelas, nyata-nyata bertentangan dengan kaidah Al-Wala' wa Al-Bara' (loyalitas dan berlepas diri), cinta karena Allah dan benci karena Allah. Aslinya kaidah ini adalah kaidahnya pemilik majalah Al-Manar kemudian ditransfer oleh Ikhwanul Muslimin, karena seusai dengan hawa nafsunya:

Hawa nafsu mendatangiku sebelum aku mengenal hawa Kemudian hawa itu hinggap pada hati yang kosong lalu menancap padanya.

Dan aku (Abu Abdillah Al-Haritsi) tidak memperpanjang penukilan tentang Ikhwanul Muslimin, karena bagi orang yang berakal isyarat-isyarat tersebut telah mencukupinya.
--------------------

Baik dan Halal adalah Syarat Diterimanya Do'a


Judul: Baik Dan Halal, Adalah Syarat Diterimanya Doa : Sebab Dikabulkannya Doa, Sebab Doa Tidak Dikabulkan


Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : إِنَّ اللهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا، وَإِنَّ اللهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِيْنَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِيْنَ، فَقَالَ تَعَالَى : ((–Qs al-Mu'minûn/23 ayat 51)) وَقَالَ تَعَالَى : ((–Qs al-Baqarah/2 ayat 172-)) ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ: أَشْعَثَ أَغْبَرَ، يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ: يَا رَبِّ، يَا رَبِّ، وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ؟

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam besabda:

"Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan kepada kaum mukminin seperti yang Dia perintahkan kepada para rasul. Maka, Allah Ta’ala berfirman, ’Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan’ –Qs al-Mu'minûn/23 ayat 51- dan Allah Ta’ala berfirman,’Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rizki yang baik yang Kami berikan kepada kamu’ –Qs al-Baqarah/2 ayat 172- kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan orang yang lama bepergian; rambutnya kusut, berdebu, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit, ‘Wahai Rabb-ku, wahai Rabb-ku,’ sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi kecukupan dengan yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan?”

TAKHRÎJ HADITS

Hadits ini shahîh, diriwayatkan oleh:
1. Muslim, no. 1015.
2. Ahmad, II/328.
3. At-Tirmidzi, no. 2989.
4. Ad-Dârimi, II/300.
5. Al-Baihaqi, III/346.
6. Al-Bukhâri dalam kitab Raf’ul Yadaini fish-Shalâh, no. 158.

SYARAH HADITS

Kelima : Sebab-Sebab Dikabulkannya Doa.
Ucapan Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu “kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan orang yang lama bepergian, rambutnya kusut, berdebu, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit, 'Wahai Rabb-ku, wahai Rabb-ku,' padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan dengan yang haram, bagaimana doanya dikabulkan?”

Dengan hadits di atas, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ingin menunjukkan etika berdoa, sebab-sebab yang menjadikan doa dikabulkan, dan sebab-sebab yang menjadikan doa seseorang itu tidak dikabulkan. Dalam hadits di atas, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan empat hal yang membuat doa dikabulkan, yaitu:

a). Lama bepergian.
Bepergian itu sendiri menyebabkan doa dikabulkan seperti terlihat pada hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ : دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ.

"Tiga doa yang dikabulkan dan tidak ada keraguan di dalamnya: (1) doa orang yang terzhalimi, (2) doa musafir (orang yang sedang bepergian jauh), dan (3) doa seorang ayah untuk anaknya." [1]

Dalam riwayat lain disebutkan, “doa keburukan seorang ayah untuk anaknya”.

Jika seseorang telah lama bepergian, doanya sangat mungkin dikabulkan karena dugaan kuat orang tersebut sedih karena lama terasing dari negerinya dan mendapatkan kesulitan. Sedih adalah sebab terbesar yang membuat doa dikabulkan.

b). Terjadinya keusangan pada pakaian dan penampilan dalam bentuk rambut kusut dan berdebu.
Hal ini juga membuat doa terkabul seperti terlihat pada hadits yang masyhur, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang bersabda:

رُبَّ أَشْعَثَ ذِيْ طِمْرَيْنِ، مَدْفُوْعٌ بِاْلأَبْوَابِ، لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللهِ َلأَبَرَّهُ.

"Bisa jadi orang yang rambutnya kusut, berdebu, mempunyai dua pakaian lusuh, dan pintu-pintu tertutup baginya, namun jika ia berdoa kepada Allah, Dia pasti mengabulkannya" [2]

Ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar rumah untuk mengerjakan shalat Istisqa’, beliau keluar dengan pakaian lusuh, tawadhu`, dan merendahkan diri.[3]

Keponakan Mutharrif bin ‘Abdullah dipenjara, kemudian Mutharrif bin ‘Abdullah rahimahullah mengenakan pakaian usang miliknya dan mengambil tongkat dengan tangannya. Dikatakan kepadanya, “Kenapa engkau berbuat seperti itu?” Mutharrif bin ‘Abdullah menjawab, “Aku merendahkan diri kepada Rabb-ku, mudah-mudahan Dia memberi syafa’at kepadaku untuk keponakanku”.[4]

c). Menengadahkan kedua tangan ke langit.
Ini termasuk adab berdoa, dan dengan cara seperti itu, diharapkan doa tersebut dikabulkan. Disebutkan dalam sebuah hadits dari Salmân Radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إنَّ اللهَ حَيِيٌّ كَرِيْمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ.

"Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Mulia. Dia malu bila seseorang menengadahkan kedua tangan kepada-Nya, namun Dia mengembalikan keduanya dalam keadaan kosong tidak mendapatkan apa-apa." [5]

Hadits yang semakna juga diriwayatkan dari hadits Anas bin Mâlik[6], Jâbir[7], dan selain keduanya.

Cara Menengadahkan Tangan Dalam Berdoa.
• Mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan kedua pundak dengan menghadapkan kedua telapak tangan ke langit dan menghadapkan bagian luarnya ke tanah. Menengadahkan kedua tangan seperti itu diperintahkan dalam banyak hadits ketika seseorang berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Disebutkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Hurairah dan Ibnu Sirîn bahwa itulah doa dan permintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

• Menengadahkan kedua tangan sejajar dengan pundak dan menghadapkan bagian luar tangan ke arah kiblat ketika menghadap ke sana dan menghadapkan bagian dalam tangan ke wajah [8]. Salah seorang generasi salaf berkata,“Menengadahkan kedua tangan seperti itu adalah sikap merendahkan diri.”

• Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menengadahkan kedua tangan beliau dengan tinggi ketika shalat Istisqa` hingga ketiak beliau yang putih bersih terlihat. Yaitu, dengan menghadapkan bagian luar telapak tangan ke langit dan bagian dalamnya menghadap ke tanah.[9]

• Menengadahkan kedua tangan dengan posisi tangan bagian dalam menghadap ke langit dan bagian luarnya menghadap ke tanah. Salah seorang dari generasi Salaf berkata, “Menengadahkan kedua tangan seperti itu adalah meminta perlindungan kepada Allah k dan berlindung diri kepada-Nya.” Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa jika beliau berlindung diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, beliau menengadahkan kedua tangan seperti itu.[10]

• Beristighfar dengan berisyarat satu jari. Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau berbuat seperti itu ketika beliau berada di atas mimbar.[11]

• Adapun ibtihâl (yaitu istighatsah) dengan mengangkat tangan tinggi-tinggi.[12] Beliau menengadahkan kedua tangan beliau pada Perang Badar guna meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas kaum musyrikin hingga pakaian beliau jatuh dari kedua pundak beliau.[13]

d). Terus-menerus berdoa kepada Allah Ta’ala dengan mengulang-ulang kerububiyyahan-Nya.
Cara seperti ini termasuk aspek penting yang membuat doa terkabul.

Ath-Thabrâni dan lain-lain meriwayatkan hadits dari Sa’ad bin Khârijah Radhiyallahu 'anhu, dia berkata, “Salah satu kaum mengeluhkan ketiadaan hujan kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian beliau bersabda, ‘Kumpulkan rombongan kepadaku dan katakan, ‘Rabbi… Rabbi...’. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengangkat jari telunjuk ke langit kemudian mereka diberi hujan hingga mereka ingin air hujan tersebut diberhentikan dari mereka”. [14]

Yazid ar-Raqqâsyi rahimahullah berkata, dari Anas bin Mâlik, “Tidaklah seorang hamba berkata ‘Rabbî (wahai Rabb-ku), Rabbî (wahai Rabb-ku),’ melainkan Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepadanya, ‘Aku penuhi panggilanmu, Aku penuhi panggilanmu’.”

Diriwayatkan dari Abu ad-Darda` dan Ibnu ‘Abbas bahwa keduanya berkata: “Nama Allah terbesar ialah Rabbî (wahai Rabb-ku), Rabbî (wahai Rabb-ku)”.

Disebutkan dari ‘Athaa` rahimahullah, ia berkata: “Tidaklah seorang hamba berkata ‘Rabbî, Rabbî’ hingga tiga kali melainkan Allah melihatnya”.[15].

Perkataan tersebut disebutkan kepada al-Hasan rahimahullah kemudian al-Hasan berkata: “Tidakkah kalian membaca Al-Qur`ân?” Setelah itu al-Hasan membaca firman Allah Ta’ala Surat Ali ‘Imrân ayat 191-195.

Barang siapa mencermati doa-doa yang disebutkan dalam Al-Qur`ân, ia menemukan pada umumnya doa-doa tersebut dimulai dengan kata "Rabb", misalnya firman Allah Ta’ala: “Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa Neraka”. [Al-Baqarah/2:201].

Atau firman Allah Ta’ala: “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya.” [Al-Baqarah/2:286]

Juga firman-Nya:“Ya Rabb kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi”. [Ali ‘Imrân/3:8]

Amalan Lebih Baik Kontinu Walaupun Sedikit 1





Judul: Amalan Lebih Baik Kontinu Walaupun Sedikit 1
Cirebon.12 Juli 2010

Pada kesempatan kali ini, kami akan mengangkat pembahasan yang cukup menarik yaitu bagaimana seharusnya kita beramal. Apakah amalan kita haruslah banyak? Ataukah lebih baik amalan kita itu rutin walaupun sedikit? Itulah yang akan kami ketengahkan ke hadapan pembaca pada tulisan yang sederhana ini. Hanya Allah yang senantiasa memberi segala kemudahan.

Rajin Ibadah Janganlah Sesaat

Wahai saudaraku … Perlu diketahui bahwa ibadah tidak semestinya dilakukan hanya sesaat di suatu waktu. Seperti ini bukanlah perilaku yang baik. Para ulama pun sampai mengeluarkan kata-kata pedas terhadap orang yang rajin shalat –misalnya- hanya pada bulan Ramadhan saja. Sedangkan pada bulan-bulan lainnya amalan tersebut ditinggalkan. Para ulama kadang mengatakan, “Sejelek-jelek orang adalah yang hanya rajin ibadah di bulan Ramadhan saja. Sesungguhnya orang yang sholih adalah orang yang rajin ibadah dan rajin shalat malam sepanjang tahun”. Ibadah bukan hanya dilakukan pada bulan Ramadhan, Rajab atau Sya’ban saja. Sebaik-baik ibadah adalah yang dilakukan sepanjang tahun.

Asy Syibliy pernah ditanya, ”Bulan manakah yang lebih utama, Rajab ataukah Sya’ban?” Beliau pun menjawab, ”Jadilah Rabbaniyyin dan janganlah menjadi Sya’baniyyin.” Maksudnya adalah jadilah hamba Rabbaniy yang rajin ibadah di setiap bulan, sepanjang tahun dan jangan hanya beribadah pada bulan Sya’ban saja. Kami kami juga dapat mengatakan, ”Jadilah Rabbaniyyin dan janganlah menjadi Romadhoniyyin.” Maksudnya, beribadahlah secara kontinu (ajeg) sepanjang tahun dan jangan hanya beribadah pada bulan Ramadhan saja.[1]

Begitu pula amalan suri tauladan kita –Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam- adalah amalan yang rutin dan bukan musiman pada waktu atau bulan tertentu. Itulah yang beliau contohkan kepada kita. ’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah mengenai amalan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, ”Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab,

لاَ. كَانَ عَمَلُهُ دِيمَةً

”Beliau tidak mengkhususkan waktu tertentu untuk beramal. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (ajeg).”[2]

Tanda Diterimanya Suatu Amalan

Saudaraku … Perlulah engkau ketahui bahwa tanda diterimanya suatu amalan adalah apabila amalan tersebut membuahkan amalan ketaatan berikutnya. Di antara bentuknya adalah apabila amalan tersebut dilakukan secara kontinu (rutin). Sebaliknya tanda tertolaknya suatu amalan (alias tidak diterima), apabila amalan tersebut malah membuahkan kejelekan setelah itu. Cobalah kita simak ungkapan para ulama yang mendalam ilmunya mengenai hal ini.

Sebagian ulama salaf mengatakan,

مِنْ ثَوَابِ الحَسَنَةِ الحَسَنَةُ بَعْدَهَا، وَمِنْ جَزَاءِ السَّيِّئَةِ السَّيِّئَةُ بَعْدَهَا

“Di antara balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya dan di antara balasan kejelekan adalah kejelekan selanjutnya.”[3]

Ibnu Rajab menjelaskan hal di atas dengan membawakan perkataan salaf lainnya, ”Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan, namun malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.”[4]

Pentingnya Beramal Kontinu (Rutin), Walaupun Sedikit

Di antara keunggulan suatu amalan dari amalan lainnya adalah amalan yang rutin (kontinu) dilakukan. Amalan yang kontinu –walaupun sedikit- itu akan mengungguli amalan yang tidak rutin –meskipun jumlahnya banyak-. Amalan inilah yang lebih dicintai oleh Allah Ta’ala. Di antara dasar dari hal ini adalah dalil-dalil berikut.

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. [5]

Dari ’Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab,

أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ

”Amalan yang rutin (kontinu), walaupun sedikit.”[6]

’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah, ”Wahai Ummul Mukminin, bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab,

لاَ. كَانَ عَمَلُهُ دِيمَةً وَأَيُّكُمْ يَسْتَطِيعُ مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَسْتَطِيعُ

”Tidak. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan.”[7]

Di antaranya lagi Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam contohkan dalam amalan shalat malam. Pada amalan yang satu ini, beliau menganjurkan agar mencoba untuk merutinkannya. Dari ’Aisyah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ مِنَ الأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا وَإِنَّ أَحَبَّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ مَا دُووِمَ عَلَيْهِ وَإِنْ قَلَّ

”Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit.”[8]

Keterangan Ulama Mengenai Amalan yang Kontinu

Mengenai hadits-hadits yang kami kemukakan di atas telah dijelaskan maksudnya oleh ahli ilmu sebagai berikut.

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, ”Yang dimaksud dengan hadits tersebut adalah agar kita bisa pertengahan dalam melakukan amalan dan berusaha melakukan suatu amalan sesuai dengan kemampuan. Karena amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang rutin dilakukan walaupun itu sedikit.”

Beliau pun menjelaskan, ”Amalan yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah amalan yang terus menerus dilakukan (kontinu). Beliau pun melarang memutuskan amalan dan meninggalkannya begitu saja. Sebagaimana beliau pernah melarang melakukan hal ini pada sahabat ’Abdullah bin ’Umar.”[9] Yaitu Ibnu ’Umar dicela karena meninggalkan amalan shalat malam.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata padaku,

يَا عَبْدَ اللَّهِ ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ ، كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ

“Wahai ‘Abdullah, janganlah engkau seperti si fulan. Dulu dia biasa mengerjakan shalat malam, namun sekarang dia tidak mengerjakannya lagi.” [10]

Para salaf pun mencontohkan dalam beramal agar bisa dikontinukan.

Al Qosim bin Muhammad mengatakan bahwa ’Aisyah ketika melakukan suatu amalan, beliau selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. [11]

Al Hasan Al Bashri mengatakan, ”Wahai kaum muslimin, rutinlah dalam beramal, rutinlah dalam beramal. Ingatlah! Allah tidaklah menjadikan akhir dari seseorang beramal selain kematiannya.”

Beliau rahimahullah juga mengatakan, ”Jika syaithon melihatmu kontinu dalam melakukan amalan ketaatan, dia pun akan menjauhimu. Namun jika syaithon melihatmu beramal kemudian engkau meninggalkannya setelah itu, malah melakukannya sesekali saja, maka syaithon pun akan semakin tamak untuk menggodamu.”[12]

Maka dari penjelasan ini menunjukkan dianjurkannya merutinkan amalan yang biasa dilakukan, jangan sampai ditinggalkan begitu saja dan menunjukkan pula dilarangnya memutuskan suatu amalan meskipun itu amalan yang hukumnya sunnah.