S e l a m a t   D a t a n g di Blog Pusat Sumber Belajar SMA Negeri 1 Kota Cirebon Info : Ferifikasi Data Siswa Baru/PPDB SMA RSBI Negeri 1 Kota Cirebon dari tanggal 5 - 15 Mei 2012 silahkan Klik ke www.smansa.ppdbrsbi-cirebon.org

Jumat, 10 Februari 2012

Dampak Perubahan Iklim Terhadap Manusia

Berikut adalah fakta-fakta yang telah ditimbulkan akibat dari perubahan iklim. Fakta ini diambil dari Climate Change Kit yang merupakan bagian dari Pidato Maha Guru Ching Hai pada saat Konferensi Perubahaan Iklim COP16 di Cancun Meksiko, 18 Dasember 2010. Untuk informasi lebih lengkap Anda dapat mengunjungi situs SupremeMaster TV atau mendownload langsung melalui situs yang sama. Perubahan iklim dan pemanasan global adalah suatu fenomena yang mau tidak mau harus kita hadapi. Tapi belum terlambat untuk menyelamatkan bumi kita. Lakukan hal sederhana mulai dari hemat energi dan minimalisasi pemakaian kendaraan serta menjaga lingkungan dari sampah; minimalisasi konsumsi daging juga merupakan saran yang baik walaupun sulit untuk dilakukan, dekatkan diri Anda dengan tahu dan tempe, karena dua makanan ini bisa membantu mengurangi emisi karbon yang jumlah sudah melebihi ambang batas. Dunia menghasilkan emisi CO2 lebih dari 30 milyar ton tiap tahunnya, ini belum termasuk emisi non CO2 seperti gas metana, SO2, NO, termasuk juga freon. Read More

Asidifikasi Samudera : Ancaman Bagi Organisme Laut

Jejaring Kimia - Pemanasan global atau biasa disebut global warming merupakan suatu fenomena yang terjadi sejak ditemukannya mesin uap oleh James Watt sehingga menyulut sebuah revolusi besar di Inggris, yaitu Revolusi Industri.

Secara singkat pemanasan global dapat diartikan sebagai fenomena meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat gas rumah kaca yang terus terakumulasi di atmosfer.

Kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah karbon dioksida(CO2), metana (CH4) yang dihasilkan agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer. Read More

Pembelajaran dengan Metode Team Teaching dapat Menggairahkan Siswa Belajar Fisika

SISTEM PEMBELAJARAN METODE TEAM TEACHING
(Sesuai dengan makna Firman Allah QS. Almaidah(5) :2)

Oleh:
SUYUTI, S.Pd., M.Si.
(Guru SMA Negeri 1 Marioriwawo Kabupaten Soppeng)


I. Pendahuluan

Dewasa ini, seiring dengan semakin modernnya sistem pendidikan dan tuntutan yang semakin berkembang, tak jarang sekolah-sekolah yang masih menggunakan strategi pembelajaran konvensional cukup tertinggal jauh dalam melaksanakan proses pembelajarannya. Dalam proses pembelajaran dengan strategi konvensional ini, proses pembelajaran dilakukan secara soliter, artinya proses pembelajaran yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai kepada evaluasi pembelajaran siswa dilakukan oleh satu orang guru. Gambaran pembelajaran seperti ini dapat dianalogikan bagaikan seorang penjual sate, di mana semua urusan suatu pekerjaan dari awal sampai akhir hanya di kerjakan oleh satu orang. Read More

Cara Cepat Menyelesaikan SPLDV

Cara Cepat Menyelesaikan Sistem Persamaan Linier Dengan Dua Peubah
(oleh : Jhon Abdi,S.Pd. Guru SMAN 1 Lhokseumawe Aceh


Ambil persamaan dua peubah berikut:
ax + by = p ---------(1)
cx + dy = q ---------(2) 
Nilai x dapat ditentukan dengan x = ( bq - pd)/(bc - ad), untuk nilai y subtitusikan nilai x kepersaan (1) atau (2)
contoh :
Diketahui Sistem Persamaan Linier Dua Peubah berikut:
2x + 3y = 8 ---------(1)
3x + 2y = 7 ---------(2), tentukan nilai x dan y. Read More

Cara Cepat Menemukan Tripel Pythagoras (dengan satu variabel)

Menemukan Tripel Pythagogas Dengan Cepat
(oleh : Jhon Abdi,S.Pd. Guru SMAN 1 Lhokseumawe)

Pada kesempatan ini penulis akan   menunjukkan suatu rumus cara menemukan tigaan Pythagoras dengan menggunakan rumus yang hanya melibatkan satu peubah. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa untuk menemukan tigaan – tigaan Pythagoras baru dengan mudah dan cepat.
Rumus tigaan Pythagoras dengan satu peubah ini penulis temukan pada tahun 2001 saat mengajar di SMP Swasta Al – Alaq Yayasan Pendidikan Asean Aceh  sebagai usaha untuk membantu siswa menemukan tigaan Pythagoras hanya dengan menggunakan  satu peubah.
            Hal ini terpikirkan saat penulis mengajar sebagai guru honorer pada SMAN 1 Banda Aceh pada tahun 1997.  Read More

Rabu, 08 Februari 2012

Model Membaca Cepat: Skimming dan Scanning

Membaca adalah jendela  dunia. Masyarakatnya sekarang sedang dilanda gelombang  informasi yang sangat deras sehingga secara personal tiap orang perlu memiliki filter memisahkan mana informasi yang bermanfaat dan mana yang sebaliknya. Karena itu, sekolah memiliki tanggungn jawab untuk meningkatkan kecerdasan warganya melalui peningkatan budaya baca yang handal.
Mengantisipasi perubahan itu diperlukan minat membaca, kecepatan membaca dan kemampuan menarik kesimpulan atas gagasan yang ingin disampaikan penulisnya. Agar dapat lebih jauh menggunakan ilmu pengetahuan dari bacaan untuk meningkatkan kemaslahatan hidupnya.
Topik utama yang akan dikupas disini adalah bagaimana guru mempersiapkan siswa agar mampu membaca dan memahami secara cepat materi bacaan/teks/literatur. Read More

Manajemen Berbasis Sekolah : Model Strategi Mengembangkan Keunggulan Berbasis Kolaborasi

Latar Belakang

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah salah satu strategi wajib yang Indonesia tetapkan sebagai standar dalam  mengembangkan keunggulan  pengelolaan sekolah. Penegasan ini dituangkan dalam USPN Nomor 20 tahun 2003 pada pasal 51 ayat 1 bahwa pengelolaan satuan pendidikan pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah.
MBS merupakan model aplikasi manajemen institusional yang mengintegrasikan  seluruh sumber  internal dan eksternal  dengan lebih menekankan pada pentingnya menetapkan kebijakan melalui  perluasan otonomi sekolah. Read More

Pengembangan Kurikulum: Siklus Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfimasi

Kegiatan pembelajaran terdiri atas pendahuluan, inti, penilaian dan penutup. Salah satu model pendekatan proses bersiklus ialah eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Dalam hal ini guru minimal menguasai aplikasi siklus tersebut. Syukur kalau guru dapat menguasai siklus  lain sehingga proses pembelajaran lebih variatif.  Read More

Taksonomi Bloom : Mengembangkan Strategi Berpikir Berbasis TIK

Kajian Teori

Taksonomi berasal dari bahasa Yunani tassein berarti untuk mengklasifikasi dan nomos yang berarti aturan. Taksonomi berarti klasifikasi berhirarkhi dari sesuatu atau prinsip yang mendasari klasifikasi. Semua hal yang bergerak, benda diam, tempat, dan kejadian- sampai pada kemampuan berpikir dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi (http://en.wikipedia.org/wiki/Bloom%27s_Taxonomy).
Konsep Taksonomi Bloom dikembangkan pada tahun 1956 oleh Benjamin Bloom, seorang psikolog bidang pendidikan. Konsep ini mengklasifikasikan tujuan pendidikan dalam tiga ranah, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Read More

Peran dan Fungsi Kepala Sekolah Sebagai Manajer Tatausaha

Dalam pelaksanaan tugasnya, seorang Kepala Sekolah dituntut untuk memiliki beragam kompetensi.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah menetapkan bahwa ada lima dimensi kompetensi yaitu: Kepribadian, Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi dan Sosial.
Pada kesempatan ini kami mengupas kompetensi manajerial kepala sekolah dalam sistem pengelolaan tata usaha sekolah secara singkat.
Tata usaha sekolah adalah bagian dari unit pelaksana teknis penyelenggaraan sistem administrasi dan informasi pendidikan di sekolah. Informasi yang tata usaha sekolah kelola penting sebagai basis pelayanan dan bahan pengambilan keputusan sekolah. Semakin lengkap dan akurat data terhimpun maka pemberian pelayanan makin mudah dan pengembilan keputusan makin tepat. Read More

Meningkatkan Kesiapan Pelaksanaan Program Penilaian Kinerja Guru

Kemaslahatan utama penilaian kinerja guru harus berdampak terhadap  meningkatnya mutu lulusan satuan pendidikan. Peningkatan mutu lulusan dapat diwujudkan dengan meningkatkan pememuhan standar isi, proses, penilaian atau pembelajaran. Oleh karena itu, indikator dan target mutu lulusan ideal yang sekolah wujudkan menjadi instrumen pengukuran  efektivitas kinerja.
Pelaksanakan PKG secara ideal memiliki dua fungsi  utama. Pertama, menilai kemampuan guru dan menghitung angka kredit yang diperoleh guru dalam melaksanakan pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan. Keberhasilan melaksanakan fungsi ini adalah meningkatnya mutu hasil belajar siswa.
Hasil penilaian menjadi bahan untuk merencanakan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) agar mutu lulusan sesuai dengan mutu sumber daya manusia yang bahasa Indonesia harapkan sehingga  adaptif terhadap perkembangan global. Read More

Elaborasi, Eksplorasi, dan Konfirmasi

Paradigma behaviorisme dan kognitivisme

Behaviorisme adalah teori yang berlandaskan pada prinsip stimulus-respon. Menurut teori ini seluruh perilaku manusia muncul karena rangsangan eksternal. Tokoh yang berkontribusi pada teori ini di antaranya adalah Ivan Pavlov. Dengan menggunakan teori itu sebagai dasar pengelolaan kegiatan pembelajaran, peran utama pendidik sebagai faktor eksternal harus memberikan rangsangan kepada siswa agar siswa  mampu merespon dengan baik serta meningkatkan perhatian atas apa yang harus dipelajarinya. Guru juga berperan agar respon yang siswa berikan diarahkan pada prilaku yang guru harapkan. Read More

Sabtu, 04 Februari 2012

Regulasi Guru, Berpengaruhkah pada Peningkatan SKL

Dengan semakin bertambahnya perangkat pengaturan guru saat ini seharusnya  berpengaruh terhadap peningkatan kinerja guru serta secara serta merta meningkatkan standar pelayanan belajar terhadap siswa. Kinerja pelayanan belajar guru yang meningkat harus dapat dibuktikan dengan semakin meningkatnya standar mutu lulusan.
Peningkatan standar mutu lulusan dalam jangka pendek diukur dengan meningkatnya peroleh nilai siswa dalam unjian nasional. Namun hal itu bukan satu-satunya ukuran. Tingginya peroleh nilai UN idealnya mencerminkan derajat kompetensi siswa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan menerapkan ilmu pengetahuan. Selengkapnya

Rabu, 01 Februari 2012

Klasifikasi makhluk hidup

Materi : Biologi SMA Kelas X  
 
Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu. Semua ahli biologi menggunakan suatu sistem klasifikasi untuk mengelompokkan tumbuhan ataupun hewan yang memiliki persamaan struktur. Kemudian setiap kelompok tumbuhan ataupu hewan tersebut dipasang-pasangkan dengan kelompok tumbuhan atau hewan lainnya yang memiliki persamaan dalam kategori lain. Hal itu pertama kali diusulkan oleh John Ray yang berasal dari Inggris. Namun ide itu disempurnakan oleh Carl Von Linne (1707-1778), seorang ahli botani berkebangsaan Swedia yang dikenal pada masa sekarang dengan Carolus Linnaeus.
Sistem klasifikasi Linnaeus tetap digunakan sampai sekarang karena sifatnya yang sederhana dan fleksibel sehingga suatu organism baru tetap dapat dimasukkan dalam sistem klasifikasi dengan mudah. Nama-nama yang digunakan dalam sistem klasifikasi Linnaeus ditulis dalam bahasa Latin karena pada zaman Linnaeus bahasa Latin adalah bahasa yang dipakai untuk pendidikan resmi. Selengkapnya

Virus Dan Monera

Materi Biologi SMA Kelas X
 
Ringkasan Materi:
Virus berarti racun, virus mempunyai ciri diantaranya:
  1. Virus belum bisa dikatakan sel karena tidak memiliki organel sel seperti mitokondria, badan golgi, ribosome dsb.
  2. Virus berukuran amat kecil , jauh lebih kecil dari bakteri, yakni berkisar antara 20 mµ - 300mµ (1 mikron = 1000 milimikron). untuk mengamatinya diperlukan mikroskop elektron yang pembesarannya dapat mencapai 50.000 X.
  3. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA)
  4. Virus umumnya berupa semacam hablur (kristal) dan bentuknya sangat bervariasi. Ada yang berbentuk oval , memanjang, silindris, kotak dan kebanyakan berbentuk seperti kecebong dengan "kepala" oval dan "ekor" silindris.
  5. Tubuh virus terdiri atas: kepala , kulit (selubung atau kapsid), isi tubuh, dan serabut ekor. Selengkapnya

Protista

Penggunaan system klasifikasi lima kingdom yang disusun oleh Whittaker menyebabkan protista dibahas sebagai suatu kingdom tersendiri. Protista mudah dibedakan dari organisme prokariot, namun agak sukar digolongkan pada organisme eukariot karena bentuknya yang sangat sederhana. Protista adalah suatu kerajaan dari mahluk hidup yang menunjukkan sedikit terjadi differensiasi jaringan, mencakup golongan protozoa dan algae yang eukarion, sehingga golongan ini menunjukkan campuran ciri-ciri yang terdapat pada tumbuhan maupun hewan, hanya saja belum mampu membentuk jaringan komplek. Protista diklasifikasikan menjadi 3 kelompok, yaitu Protista yang mirip tumbuhan (Algae), Protista mirip fungi (Jamur lendir) dan protista mirip hewan (Protozoa). Selengkapnya