S e l a m a t   D a t a n g di Blog Pusat Sumber Belajar SMA Negeri 1 Kota Cirebon Info : Ferifikasi Data Siswa Baru/PPDB SMA RSBI Negeri 1 Kota Cirebon dari tanggal 5 - 15 Mei 2012 silahkan Klik ke www.smansa.ppdbrsbi-cirebon.org

Rabu, 28 September 2011

Pendidik dan Peneliti di Sekolah

Netsains.Com – Secara umum, manusia dapat belajar melalui media apa saja yang ada di sekitarnya. Misalnya jika seseorang ingin membuat “nasi uduk”, nasi khas jakarta, sekarang cukup dengan mengklik situs bersangkutan di internet atau membaca artikel di berbagai media. Tetapi keahlian seseorang membuat “nasi uduk” akan berbeda jika dia belajar kepada ahli “nasi uduk”.
Demikian pula halnya di bidang pengajaran. Metode mengamati langsung, mendengar langsung adalah metode yang paling mudah untuk dicerna dan dipraktekkan ulang. Pembelajaran biologi misalnya akan lebih mudah dimengerti oleh siswa jika dipraktekkan, atau contohnya ada di depan mata. Kita sudah mengakui ini sebagai metode pembelajaran siswa yang lebih baik daripada sekedar duduk tenang mendengarkan cerita guru di dalam kelas. Oleh karenanya metode belajar seperti ini pun patut digalakkan kembali di kalangan guru. Melalui proses belajar seperti itu, guru belajar menjadi pendidik dan sekaligus peneliti yang baik. Mungkin ilustrasi diatas adalah contoh lain yang menunjukkan bahwa sebenarnya guru memiliki peran sebagai pendidik sekaligus peneliti, yang apabila diterapkan akan berdampak positif terhadap siswa yang bersangkutan. Selengkapnya

Selasa, 27 September 2011

Pengangkutan Zat Melalui Xylem

Label : Biologi 

Pengangkutan zat pada tumbuhan dibedakan menjadi :
  1. Pengangkutan vaskuler (intravaskuler) : pengangkutan melalui berkas pembuluh pengangkut.
  2. Pengangkutan ekstravaskuler : pengangkutan air dan garam mineral di luar berkas pembuluh pengangkut. Pengangkutan ini berjalan dari sel ke sel dan biasanya dengan arah horisontal. Di dalam akar pengangkutan ini melalui :
     bulu akar --> epidermis  --> korteks  -->  endodermis -->  xylem.
    
Penganngkutan ekstravaskluler dibedakan : 
  • Transportasi/ lintasan apoplas : menyusupnya air tanah secara bebas atau transpor pasif melalui semua bagian tak hidup dari tumbuhan (dinding sel dan ruang antar sel)
  • Transportasi/ lintasan simplas : bergeraknya air dan garam mineral melalui bagian hidup dari sel tumbuhan (sitoplasma dan vakoula). Selengkapnya

Transportasi Pada Tumbuhan

Label : Biologi

Transportasi tumbuhan adalah proses pengambilan dan pengeluaran zat-zat ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Pada tumbuhan tingkat rendah (misal ganggang) penyerapan air dan zat hara yang terlarut di dalamnya dilakukan melalui seluruh bagian tubuh. Pada tumbuhan tingkat tinggi (misal spermatophyta) proses pengangkutan dilakukan pembuluh pengangkut yang terdiri dari xylem dan phloem.

Tumbuhan memperoleh bahan dari lingkungan untuk hidup berupa O2, CO2, air dan unsur hara. Kecuali gas O2 dan CO2  zat diserap dalam bentuk larutan ion. Mekanisme proses penyerapan dapat belangsung karena adanya proses imbibisi, difusi, osmosis dan transpor aktif.

  • Imbibisi : merupakan penyusupan atau peresapan air ke dalam ruangan antar dinding sel, sehingga dinding selnya akan mengembang.  Misal masuknya air pada biji saat berkecambah dan biji kacang yang direndam dalam air beberapa jam
  • Diffusi : gerak menyebarnya molekul dari daerah konsentrasi tinggi (hipertonik) ke konsentrasi rendah (hipotonik). Misal pengambilan O2 dan pengeluaran CO2 saat pernafasan, penyebaran setetes tinta dalam air.
  • Osmosis : proses perpindahan air dari daerah yang berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke daerah yang berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membran semipermiabel. Membran semipermiabel adalah selaput pemisah yang hanya bisa ditembus oleh air dan zat tertentu yang larut di dalamnya. Keadaan tegang yang timbul antara dinding sel dengan dinding isi sel karena menyerap air disebut turgor, sedang tekanan yang ditimbulkan disebut tekanan turgor. Untuk sel tumbuhan bersifat selektif semipermiabel. Setiap sel hidup merupakan sistem osmotik. Jika sel ditempatkan dalam larutan yang lebih pekat (hipertonik) terhadap cairan sel, air dalam sel akan terhisap keluar sehingga menyebabkan sel mengkerut. Peristiwa ini disebut plasmolisis. 

Transpor aktif : pengangkutan lintas membran dengan menggunakan energi ATP, melibatkan pertukaran ion Na+ dan K+ (pompa ion) serta protein kontraspor yang akan mengangkut ion Na+ bersama melekul lain seperti asam amino dan gula. Arahnya dari daerah berkonsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Misal perpindahan air dari korteks ke stele. 

 

Pengangkutan Zat Melalui Phloem

Label : Biologi

Air dan zat terlarut yang diserap akar diangkut menuju daun akan dipergunakan sebagai bahan fotosintesis yang hasilnya berupa zat gula/ amilum/ pati. Pengangkutan hasil fotosintesis berupa larutan melalui phloem secara vaskuler ke seluruh bagian tubuh disebut translokasi.

Untuk membuktikan adanya pengangkutan hasil fotosintesis melewati phloem dapat dilihat dari pada proses pencangkokan. Batang yang telah kehilangan kulit (phloem) mengalami hambatan pengangkutan akibat terjadinya timbunan makanan yang dapat memacu munculnya akar apabila bagian batang yang terkelupas kulitnya tertutup tanah yang selalu basah.

Beberapa tumbuhan menyimpan hasil fotosintesis pada akarnya atau batangnya. Pada umumnya jaringan phloem tersusun oleh 4 komponen, yaitu :

  • Buluh tapis
  • Sel pengiring
  • Parenkim phloem
  • Serabut-serabut

 

Filum-filum Hewan Invertebrate

  • Label : Biologi

  • Filum Protozoa
Protozoa merupakan hewan bersel satu yang hidup di dalam air, protozoa memakan tumbuhan dan hewan, frotozoa berkembang biak secara reproduksi unseksual atau vegetatif dengan cara membelah diri dan dengan cara seksual/ generatif konjugasi.

Filum frotozoa terbagi menjadi beberapa kelas:

  1. Kelas hewan berambut getar (cikata)
  2. Kelas hewan berkaki semu (rhizopoda)
  3. Kelas hewan berspora (sporozoa)
  4. Kelas hewan berbulu cambuk (flogellato), Selengkapnya

Hewan Invertebrata

Label : Biologi
 
1. Pengertian

Hewan Invertebrata adalah yang tidak bertulang belakang, serta memiliki struktur morfologi dan anatomi lebih sederhana dibandingkan dengan kelompok hewan bertulang punggung/belakang, juga sistem pencernaan, pernapasan dan peredaran darah lebih sederhana dibandingkan hewan invertebrata.


 
2. Filum-filum hewan invertebrate 

  • Filum Protozoa
Protozoa merupakan hewan bersel satu yang hidup di dalam air, protozoa memakan tumbuhan dan hewan, frotozoa berkembang biak secara reproduksi unseksual atau vegetatif dengan cara membelah diri dan dengan cara seksual/ generatif konjugasi. Selengkapnya

Sistem Pencernaan Pada Hewan Invertebrata

         Label : Biologi

  • Sistem pencernaan pada hewan protozoa

Misalnya pada amoeba merupakan hewan bersel satu segala aktivitas hidupnya terjadi di dalam sel itu sendiri. Demikian juga pencernaan makanan terjadi di dalam sel, disebut pencernaan indra sel.

Pada waktu amoeba mendapatkan makanan segera amoeba membentuk kaki semu yang mengarah kepada makanan selanjutnya dikelilingi kaki semu kemudian makanan tersebut dibawa ke protoplasma. Dalam protoplasma yang mengandung makanan yang menghasilkan enzim pencernaan. Dalam rongga makanan tersebut terjadi pencernaan makanan. Makanan yang telah dicerna yang berupa sari makanan diserap dari sisa-sisa makanan dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Selengkapnya

Laporan Praktikum Ilmu dan Teknologi Telur

PENGAMATAN KUALITAS EKSTERNAL DAN INTERNAL TELUR SEGAR

Label : Biologi 

Latar belakang

Kualitas telur merupakan factor yang terpenting dalam pemasaran karena berkaitan erat dengan selera konsumen, baik kualitas telur utuh yang segar maupun telur awetan maupun telur awetan atau olahan. Pada telur utuh segar yang perlu diperhatikan kualitas eksternalnya yaitu: ukuran telur, bentuk oval, warna kerabang, tekstur kerabang halus, tidak ada kelainan-kelainan, dan bersih dari kotoran kandang.
Sedangkan kualitas internalnya bila diteropong, ruang udaranya relative kecil, tidak mengalami perubahan isi didalamnya dan posisi kuning telur berada ditengah. Apabila dilakukan pemeriksaan dengan memecah kerabang telur, maka didapatkan nilai indeks putih dan kuning telur tinggi serta putih telurnya kental dan jernih dengan nilai HU > 70. Selengkapnya

Pengamatan Kualitas Susu

Susu merupakan salah satu pangan yang tinggi kandungan gizinya, bila ditinjau dari kandungan protein, lemak, mineral dan beberapa vitamin. Dalam memenuhi kebutuhan protein, terutama pada kasus penderita gizi buruk, susu merupakan pilihan pertama. Sehingga ketersediaan susu perlu diperhatikan untuk memenuhi angka kecukupan gizi yang dianjurkan.
Akan tetapi, susu juga merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Usaha memenuhi ketersediaan susu harus disertai dengan usaha meningkatkan kualitas dan keamanan produk susu, karena seberapa pun tinggi nilai gizi suatu pangan tidak akan ada artinya apabila pangan tersebut berbahaya bagi kesehatan.

Susu merupakan salah satu produk hasil ternak dengan kandungan gizinya yang tinggi yang diperlukan agar sehat. Susu fermentasi atau lebih dikenal sebagai yoghurt, juga merupakan salah satu produk olahan susu yang semakin populer. Mutu yoghurt, termasuk rasa, aroma dan keawetannya, ditentukan oleh jenis dan mutu bahan baku dan jenis bakteri fermenter (Tamine dan Robinson, 1988 dalam Setiyanto, Selengkapnya

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Biologi

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Biologi  

a.    Faktor Intern
Dapat berupa intelegensi, perhatian, bakat, minat, motivasi, kematangan, kesiapan.

(1)    Perhatian
Menurut Al-Ghazali (2001) dalam Slameto (2003) bahwa perhatian adalah keaktifan jiwa yang dipertinggi jiwa itupun bertujuan semata-mata kepada suatu benda atau hal (objek) atau sekumpulan obyek.

(2)    Bakat

Menurut Hilgard dalam Slameto (2003) bahwa bakat adalah the capacity to learn. Dengan kata lain, bakat adalah kemampuan untuk belajar. Kemampuan itu akan terealisasi pencapaian kecakapan yang nyata sesudah belajar atau terlatih. Kemudian menurut Muhibbin Syah (2003) bahwa bakat adalah kemampuan potensial yang dimiliki oleh seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang. Selengkapnya

Model Torso

Model  Torso - Mata pelajaran IPA Biologi di SMP mempelajari pola-pola interaksi komponen-komponen yang ada di dalam serta upaya manusia untuk mempertahankan keberadaanya di bumi. Materi IPA di SMP yang sangat kompleks, cenderung abstrak dan begitu dekat dengan kehidupan siswa, menuntut gambaran yang kongkrit serta pengalaman langsung melalui pengamatan, penguraian dan penggolongan objek dengan memaksimalkan seluruh indera yang ada, baik indera penglihatan, pendengaran, maupun peraba (Hamalik, 1994).


 Untuk memperoleh gambaran yang kongkrit serta pengalaman langsung diperlukan alat peraga yang berfungsi untuk membantu mengkonkretkan pengalaman atau pengertian dalam proses belajar mengajar. Peragaan adalah mewujudkan bahan yang diajarkan secara nyata baik dalam bentuk asli maupun tiruan sehingga siswa lebih memahami apa yang disampaikan guru (Nurbatni, 2005) Selengkapnya

Algoritma Genetika

Algoritma genetika adalah suatu algortima pencarian yang menerapkan proses evolusi biologi dengan tujuan untuk menemukan solusi terbaik dari suatu Masalah.  Istilah-istilah yang sering digunakan pada algoritma genetika adalah gen, kromosom, populasi, generasi, dan fitness.  Gen adalah rangkaian yang membentuk suatu kromosom, kromosom menyatakan suatu solusi dari masalah, populasi adalah kumpulan dari kromosom-kromosom dengan ukuran yang telah ditentukan, dan generasi menyatakan keturunan.  Fungsi tujuan yang biasa dipakai pada algoritma genetik adalah fungsi fitness, yaitu fungsi yang menyatakan kekuatan dari suatu kromosom.

Ide dasar dari algoritma ini adalah membentuk suatu populasi awal secara acak, yang akan diproses melalui tiga operator dasar dari algoritma genetika, sehingga menghasilkan populasi baru untuk generasi berikutnya.  Tiga operator dasar tersebut adalah: reproduksi, crossover, dan mutasi.  Reproduksi digunakan untuk menyeleksi kromosom-kromosom yang akan diproses, crossover digunakan untuk mengawinkan pasangan kromosom sehingga menghasilkan kromosom-kromosom baru, dan mutasi digunakan untuk mengubah satu atau lebih gen pada suatu kromosom. Selengkapnya

Senin, 26 September 2011

Perancangan Matang Untuk Eksperimen

“Never start an experiment without a proper preparation”. Kira-kira seperti itulah, nasihat yang diberikan setiap pembimbing kepada para student. Dan telah menjadi rahasia umum bahwa perencanaan yang matang akan memberikan hasil yang lebih baik.
Hari ini, mungkin kesekian kalinya saya mendapatkan “ceramah” dari pembimbing di laboratorium. Secara khusus, mungkin apa yang saya ungkapkan di awal dan kemudian, lebih reliable untuk mereka yang bekerja di laboratorium. Riset merupakan sebuah kegiatan dan pekerjaan yang tidak mudah. Riset merupakan kegiatan dimana kita mencoba mencari jawaban atas sebuah pertanyaan melalui satu atau dua bahkan lebih cara.
Di dalam laboratorium, dimana kegiatan seperti saya contohkan adalah biologi molekuler, memerlukan atensi lebih. Seperti Dr. Endang Semiarti (Dosen Fak. Biologi UGM, Ahli Kultur Jaringan Tanaman Anggrek) pernah mengungkapkan kepada saya, bahwa “riset biologi molekuler tidak jauh berbeda dengan para pemburu hantu,Selengkapnya

Pemanasan Global Tingkatkan Kapasitas Pohon Menyerap Karbon

Netsains.com – Saat ini pemanasan global telah berada pada tingkat yang semakin mengkhawatirkan hingga diperlukan langkah-langkah untuk mencegah dan menguranginya. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menanam lebih banyak pohon dan melindungi hutan. Pohon dan tetumbuhan lainnya menyerap karbon dioksida selama proses fotosintesis. Proses ini mampu mengurangi gas rumah kaca yang paling melimpah di atmosfer tersebut dan menyimpannya di dalam jaringan kayu.
Suatu riset terbaru yang dipimpin oleh Jerry Melillo dari Marine Biological Laboratory (MBL) selama 7 tahun memperlihatkan bahwa pemanasan global dapat mempengaruhi kapasitas penyimpanan karbon dari pohon. Studi ini dilakukan di hutan Harvard tengah kota Massachussets dengan luas sekitar seperempat acre (sekitar 1000 m2). Hutan ini dihangatkan secara buatan sekitar 9°F di atas suhu normal untuk mensimulasikan keadaan pemanasan global dan respon tumbuhan terhadap kondisi tersebut. Selengkapnya

Profesi yang Berkaitan dengan Ilmu Genetik

Netsains.Com – Tentu tidak ada yang dapat membayangkan profesi yang akan digeluti seseorang setelah menyelesaikan pendidikan formal. Semua berjalan sesuai dengan garis takdir yang telah ditentukan Sang Maha Kuasa. Demikian hal dengan Bejo yang setelah lulus SMA harus dipaksa orang tuanya untuk kuliah di Akuntansi. Tepatnya di kampus neneknya terdahulu, Universitas Negeri Surabaya yang disingkat UNESA, sehingga sering Bejo memplesetkannya menjadi UNESA = Universitas Nenek Saya. Banyak hal-hal aneh yang dia alami selama menjalani status mahasiswanya, hingga akhirnya dia menemukan pelajaran hidup yang terbaik.
Singkat cerita, menjelang detik-detik pendaftaran orang tua bejo memberikan pilihan untuk memilih jurusan pendidikan ekonomi, pokoknya harus jadi guru begitu ceritanya. Jamak kita temui peristiwa yang dialami bejo, atau bahkan kita sendiri adalah salah satunya. Tidak jarang kita sebagai orang tua merasa paling berhak terhadap anak-anak kita, mulai dari baju apa yang harus mereka pakai, Selengkapnya

Tradisi Ilmiah yang Kuat

Netsains.Com – Seperti biasanya Deby berpamitan dengan kedua orang tunya untuk berangkat sekolah dipagi hari. Berbeda dengan saudara-saudaranya yang lebih memilih bersekolah di SMA sedang Deby lebih memilih bersekolah di SMK, maklum setelah lulus SMP ekonomi keluarga Deby tidak seperti dulu. Usaha warung pecel yang dikelola orang tuanya sudah tidak seramai dulu, pasar di dekatnya kini sudah pindah ke pinggiran kota, sedang lokasi strategis masih belum dapat juga sampai sekarang.
Besar harapan Deby setelah lulus SMK dia akan langsung bisa bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya.
Tentunya Deby hanya sebagian potret siswa SMK yang rata-rata berangkat dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, tanpa ingin mengkategorikannya miskin. Sebagai wali kelas sering sekali saya jumpai anak-anak seperti itu, namun jarang yang bersemangat seperti Deby. Umumnya mereka adalah siswa yang tertinggal dalam pelajaran, sering bermasalah dengan guru hinga harus menjadi pelanggan tetap konseling guru BP disekolah. Dan mungkin itulah mengapa beberapa guru menganggap murid miskin sebagai kutukan, sudah bodoh, miskin hidup lagi, atau kata-kata tidak pantas lain yang terkadang terlontar ketika menghadapi mereka. Selengkapnya