S e l a m a t   D a t a n g di Blog Pusat Sumber Belajar SMA Negeri 1 Kota Cirebon Info : Ferifikasi Data Siswa Baru/PPDB SMA RSBI Negeri 1 Kota Cirebon dari tanggal 5 - 15 Mei 2012 silahkan Klik ke www.smansa.ppdbrsbi-cirebon.org

Rabu, 08 Februari 2012

Taksonomi Bloom : Mengembangkan Strategi Berpikir Berbasis TIK

Kajian Teori

Taksonomi berasal dari bahasa Yunani tassein berarti untuk mengklasifikasi dan nomos yang berarti aturan. Taksonomi berarti klasifikasi berhirarkhi dari sesuatu atau prinsip yang mendasari klasifikasi. Semua hal yang bergerak, benda diam, tempat, dan kejadian- sampai pada kemampuan berpikir dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi (http://en.wikipedia.org/wiki/Bloom%27s_Taxonomy).
Konsep Taksonomi Bloom dikembangkan pada tahun 1956 oleh Benjamin Bloom, seorang psikolog bidang pendidikan. Konsep ini mengklasifikasikan tujuan pendidikan dalam tiga ranah, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Read More

Peran dan Fungsi Kepala Sekolah Sebagai Manajer Tatausaha

Dalam pelaksanaan tugasnya, seorang Kepala Sekolah dituntut untuk memiliki beragam kompetensi.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah menetapkan bahwa ada lima dimensi kompetensi yaitu: Kepribadian, Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi dan Sosial.
Pada kesempatan ini kami mengupas kompetensi manajerial kepala sekolah dalam sistem pengelolaan tata usaha sekolah secara singkat.
Tata usaha sekolah adalah bagian dari unit pelaksana teknis penyelenggaraan sistem administrasi dan informasi pendidikan di sekolah. Informasi yang tata usaha sekolah kelola penting sebagai basis pelayanan dan bahan pengambilan keputusan sekolah. Semakin lengkap dan akurat data terhimpun maka pemberian pelayanan makin mudah dan pengembilan keputusan makin tepat. Read More

Meningkatkan Kesiapan Pelaksanaan Program Penilaian Kinerja Guru

Kemaslahatan utama penilaian kinerja guru harus berdampak terhadap  meningkatnya mutu lulusan satuan pendidikan. Peningkatan mutu lulusan dapat diwujudkan dengan meningkatkan pememuhan standar isi, proses, penilaian atau pembelajaran. Oleh karena itu, indikator dan target mutu lulusan ideal yang sekolah wujudkan menjadi instrumen pengukuran  efektivitas kinerja.
Pelaksanakan PKG secara ideal memiliki dua fungsi  utama. Pertama, menilai kemampuan guru dan menghitung angka kredit yang diperoleh guru dalam melaksanakan pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan. Keberhasilan melaksanakan fungsi ini adalah meningkatnya mutu hasil belajar siswa.
Hasil penilaian menjadi bahan untuk merencanakan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) agar mutu lulusan sesuai dengan mutu sumber daya manusia yang bahasa Indonesia harapkan sehingga  adaptif terhadap perkembangan global. Read More

Elaborasi, Eksplorasi, dan Konfirmasi

Paradigma behaviorisme dan kognitivisme

Behaviorisme adalah teori yang berlandaskan pada prinsip stimulus-respon. Menurut teori ini seluruh perilaku manusia muncul karena rangsangan eksternal. Tokoh yang berkontribusi pada teori ini di antaranya adalah Ivan Pavlov. Dengan menggunakan teori itu sebagai dasar pengelolaan kegiatan pembelajaran, peran utama pendidik sebagai faktor eksternal harus memberikan rangsangan kepada siswa agar siswa  mampu merespon dengan baik serta meningkatkan perhatian atas apa yang harus dipelajarinya. Guru juga berperan agar respon yang siswa berikan diarahkan pada prilaku yang guru harapkan. Read More

Sabtu, 04 Februari 2012

Regulasi Guru, Berpengaruhkah pada Peningkatan SKL

Dengan semakin bertambahnya perangkat pengaturan guru saat ini seharusnya  berpengaruh terhadap peningkatan kinerja guru serta secara serta merta meningkatkan standar pelayanan belajar terhadap siswa. Kinerja pelayanan belajar guru yang meningkat harus dapat dibuktikan dengan semakin meningkatnya standar mutu lulusan.
Peningkatan standar mutu lulusan dalam jangka pendek diukur dengan meningkatnya peroleh nilai siswa dalam unjian nasional. Namun hal itu bukan satu-satunya ukuran. Tingginya peroleh nilai UN idealnya mencerminkan derajat kompetensi siswa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan menerapkan ilmu pengetahuan. Selengkapnya

Rabu, 01 Februari 2012

Klasifikasi makhluk hidup

Materi : Biologi SMA Kelas X  
 
Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu. Semua ahli biologi menggunakan suatu sistem klasifikasi untuk mengelompokkan tumbuhan ataupun hewan yang memiliki persamaan struktur. Kemudian setiap kelompok tumbuhan ataupu hewan tersebut dipasang-pasangkan dengan kelompok tumbuhan atau hewan lainnya yang memiliki persamaan dalam kategori lain. Hal itu pertama kali diusulkan oleh John Ray yang berasal dari Inggris. Namun ide itu disempurnakan oleh Carl Von Linne (1707-1778), seorang ahli botani berkebangsaan Swedia yang dikenal pada masa sekarang dengan Carolus Linnaeus.
Sistem klasifikasi Linnaeus tetap digunakan sampai sekarang karena sifatnya yang sederhana dan fleksibel sehingga suatu organism baru tetap dapat dimasukkan dalam sistem klasifikasi dengan mudah. Nama-nama yang digunakan dalam sistem klasifikasi Linnaeus ditulis dalam bahasa Latin karena pada zaman Linnaeus bahasa Latin adalah bahasa yang dipakai untuk pendidikan resmi. Selengkapnya

Virus Dan Monera

Materi Biologi SMA Kelas X
 
Ringkasan Materi:
Virus berarti racun, virus mempunyai ciri diantaranya:
  1. Virus belum bisa dikatakan sel karena tidak memiliki organel sel seperti mitokondria, badan golgi, ribosome dsb.
  2. Virus berukuran amat kecil , jauh lebih kecil dari bakteri, yakni berkisar antara 20 mµ - 300mµ (1 mikron = 1000 milimikron). untuk mengamatinya diperlukan mikroskop elektron yang pembesarannya dapat mencapai 50.000 X.
  3. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA)
  4. Virus umumnya berupa semacam hablur (kristal) dan bentuknya sangat bervariasi. Ada yang berbentuk oval , memanjang, silindris, kotak dan kebanyakan berbentuk seperti kecebong dengan "kepala" oval dan "ekor" silindris.
  5. Tubuh virus terdiri atas: kepala , kulit (selubung atau kapsid), isi tubuh, dan serabut ekor. Selengkapnya

Protista

Penggunaan system klasifikasi lima kingdom yang disusun oleh Whittaker menyebabkan protista dibahas sebagai suatu kingdom tersendiri. Protista mudah dibedakan dari organisme prokariot, namun agak sukar digolongkan pada organisme eukariot karena bentuknya yang sangat sederhana. Protista adalah suatu kerajaan dari mahluk hidup yang menunjukkan sedikit terjadi differensiasi jaringan, mencakup golongan protozoa dan algae yang eukarion, sehingga golongan ini menunjukkan campuran ciri-ciri yang terdapat pada tumbuhan maupun hewan, hanya saja belum mampu membentuk jaringan komplek. Protista diklasifikasikan menjadi 3 kelompok, yaitu Protista yang mirip tumbuhan (Algae), Protista mirip fungi (Jamur lendir) dan protista mirip hewan (Protozoa). Selengkapnya

Fungi (Jamur)

Materi Biologi Kelas X
 
Tempe yang sehari-hari kita makan merupakan salah satu contoh hasil kerja jamur, demikian juga dengan tape, tape yang manis tidak mungkin tercipta tanpa peran jamur.
 
Ciri-ciri Jamur
Jamur termasuk organisme eukariot dan hampir semua anggotanya adalah multiseluler. Susunan sel jamur multiseluler adalah berderet-deret membentuk benang halus yang disebut hifa. Hifa kemudian bercabang-cabang membentuk anyaman yang disebut miselium. Hifa jamur ada yang bersekat (bersepta) dan tidak bersekat. Hifa yang tidak bersekat, mempunyai nukleus menyebar di dalam protoplasma. Hifa semacam in disebut hifa koenositik. Pada jamur parasit terdapat hifa yang khusus untuk menyerap makanan dari inangnya yang disebut haustorium.
Jamur melakukan reproduksinya secara aseksual dan seksual. Secara aseksual dengan pembentukan kuncup pada jamur uniseluler, serta fragmentasi miselium dan pembentukan spora aseksual pada jamur multiseluler. Reproduksi seksual jamur adalah dengan pembentukan spora seksual. Daur hidup jamur berbeda-beda bergantung pada divisinya. Spora jamur dibedakan menjadi dua macam, yaitu: spora aseksual dan spora seksual. Spora aseksual merupakan hasil pembelahan mitosis sedangkan spora seksual meruapakan hasil pertemuan dua jenis gamet yang dihasilkan oleh hifa. Selanjutnya

Keanekaragaman Hayati

Jenis makhluk hidup yang dapat dijumpai di lingkungan beranekaragam. Berbagai jenis hewan misalnya ayam, anjing, kucing, dan berbagai jenis tumbuhan misalnya jambu, mangga, jeruk, rerumputan, hidup di sekitar kita. Setiap makhluk hidup memiliki ciri tersendiri sehingga terbentuklah keanekaragaman makhluk hidup. Keanekaragaman makhluk hidup disebut keanekaragaman hayati atau biodiversitas.
Makhluk hidup sejenis (dalam spesies yang sama) memiliki ciri yang sama. Misalnya, ayam di Indonesia dengan ayam di Negara lain memiliki ciri yang sama. Jadi di dalam spesies yang sama terdapat keseragaman ciri makhluk hidup, sedangkan antar spesies berbeda terdapat keanekaragaman.
Di berbagai lingkungan dapat kita jumpai keanekaragaman makhluk hidup yang berbeda-beda. Keanekaragaman makhluk hidup yang berbeda-beda. Keanekaragaman itu meliputi berbagai variasi bentuk, ukuran, jumlah (frekuensi), warna, dan sifat-sifat lain dari makhluk hidup. Setiap lingkungan memiliki kenaekaragaman hayati masing-masing.

Kingdom Plantae

Materi Biologi SMA Kelas x 

Pendahuluan.

Kingdom Plantae meliputi organisme multiseluler, eukariotik dan selnya telah memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa. Plantae meliputi tumbuhan lumut(Bryophyta), Tumbuhan Paku(Tracheophyta) dan Tumbuhan Biji(Spermatophyta)
Berikut akan dibahas satu per satu secara terinci.

A. Bryophyta
Bryophyta adalah tumbuhan darat yang tubuhnya tidak dapat dibedakan antara akar, batang dan daun. Selain itu tumbuhan lumut tidak memiliki pembuluh angkut namun memiliki klorofil sehingga digolongkan ke dalam kingdom Plantae. Sebagian lumut ada yang tubuhnya berupa thalus (lembaran) dan ada juga yang sudah memiliki bagian tubuh mirip akar, batang dan daun. Oleh sebab itu lumut disebut juga peralihan antara tumbuhan berthalus dan tumbuhan berkormus yang memiliki akar, batang dan daun sejati. Selanjutnya

Kamis, 26 Januari 2012

Metode Pemecahan Masalah

Apakah sistem pembelajaran yang diselenggarakan dengan konsentrasi pada latihan pengerjaan soal yang semakin menguat diimbangi dengan pengembangan ketrampilan siswa bertanya? Pertanyaan ini muncul setelah saya melaksanakan tugas mensupervisi  guru mengajar dan mendapatkan fakta bahwa sulit mendapatkan guru yang mengembangkan keterapilan siswa bertanya.
Tentu hal itu merupakan masalah sebab ilmu itu bukan  tumbuh dari kepandaian menjawab pertanyaan, melainkan dari kemampuan merumuskan pertanyaan. Keterampilan menjawab memang penting, namun kemampuan ini bukan pengungkit  inisiatif. Pengetahuan baru datang dari kemampuan bertanya dan kepandaian untuk mencari jawaban.
Dalam tiga minggu terakhir,  saya masuk kelas untuk mendampingi guru mengajar. Dalam semua kesempatan, saya menantikan pernyataan seperti ” Informasi baru apa yang ingin kalian ketahui dalam proses belajar hari ini?” atau ” Masalah apa yang ingin kalian pecahkan?’ atau  ‘ Cobalah kalian membuat pertanyaan, apa yang hedak kalian mempelajari,. Yang selalu muncul adalah guru memulai pelajaran dengan bartanya. Selengkapnya

Kiat Menyajikan Karya Tulis Pada Forum Lomba

Presentasi karya ilmiah dalam waktu singkat seperti dalam kegiatan lomba guru berprestasi memerlukan persiapan khusus agar mencapai efektivitas sebagaimana yang diharapkan. Salah satu hal yang penting adalah menentukan  materi yang akan disajikan dan memilih tema power point yang sesuai. Hal ini sangat menentukan penampilan Anda. Pastikan pula bahwa Anda sudah tahun benar yang akan Anda sajikan di forum.
Berikut ini GP sajikan 8 kiat praktis agar penyaji mendapatkan apresiasi yang baik dari juri dan pemirsa. Selengkapnya

Penggunaan Teknologi dalam Pengukuran Proses dan Hasil Belajar

Beberapa sekolah unggul di Indonesia membuktikan bahwa dengan meningkatnya mutu pelaksanaan penilaian telah mendongkrak komitmen siswa belajar dan kesungguhan pendidik dalam mewujudkan tujuan mengajar. Strategi yang sekolah lakukan meliputi kegiatan ;  (1) meningkatkan relevansi instrumen evaluasi dengan tujuan pembelajaran, (2) memperketat pengawasan  terhadap penyusunan instrumen agar benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur,(3) memantau pemenuhan standar  operasional prosedur pengukuran, dan  (4) mengolah hasil tes  oleh  tim penjamin mutu untuk menjaga objektivitas data hasil belajar. Selengkapnya

Pendidikan Nano Menghasilkan Produk Inovatif

Teman yang baru pulang dari Korea Selatan menyatakan kekagumannya terhadap bola lampu penerangan jalan di Seoul yang memiliki masa pakai lima belas tahun, bahkan bisa mencapai dua puluh tahun. Bola lampu itu merupakan model produk teknologi nano Korea Selatan yang dirasakan manfaatnya oleh masyrakatnya.
Isu itu menjadi kajian penting apabila kita kembangkan  dalam masalah bagaimana lembaga pendidikan dapat menghasilan manusia yang inovatif yang dapat menghasilkan bola lampu yang tahan dipakai dua puluh tahun?
Isu pendidikan nano begitu populer di negara-negara industri saat ini. Selengkapnya

Lesson Study: Panduan Praktis

Apakah Lesson Studi? 

Lesson Studi merupakan proses pembinaan profesi guru pembelajar secara berkelanjutan melalui kegiatan praktek sehingga guru memiliki peluang memperbaiki tugas profesinya melalui pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh teman sejawat. Lesson study meningkatan mutu profesi secara kolaboratif dengan tidak meninggalkan tugas mengajar. Selengkapnya