S e l a m a t   D a t a n g di Blog Pusat Sumber Belajar SMA Negeri 1 Kota Cirebon Info : Ferifikasi Data Siswa Baru/PPDB SMA RSBI Negeri 1 Kota Cirebon dari tanggal 5 - 15 Mei 2012 silahkan Klik ke www.smansa.ppdbrsbi-cirebon.org

Selasa, 20 September 2011

Duckweed, Water Treatment Alami

Label : Biologi

Apa itu Ducweed? Duckweed ( Lemna sp.) atau disebut ”sawuran” merupakan salah satu tumbuhan air yang menduduki tempat penting dalam jaring-jaring kehidupan. Tumbuhan ini banyak sekali ditemui di perairan dangkal, sawah, rawa-rawa dan danau.
Penyebarannya sangat luas hingga ke seluruh dunia terutama di daerah tropis dan daerah bertemperatur hangat. Sifat fisiknya berukuran kecil, tumbuh menggerombol, tidak mempunyai daun sejati dan batang tetapi hanya mempunyai akar (ada beberapa spesies yang tidak berakar) dan lapisan yang menyerupai daun yang berisi jaringan-jaringan pengangkut nutrien. Keluarga duckweed terbagi dalam 4 genus dan 37 spesies. Keempat genus tersebut adalah (Armstrong, 1996 dalam Raharjo, T., 1998), Selengkapnya
Genus Lemna            : Berakar tunggal, tubuh berbentuk oval.
Genus Spirodella       : Berakar jamak (2-12), tubuh berbentuk oval.
Genus Wollfiella         : Tidak berakar, tubuh rata atau datar.
Genus Wollfia            : Tidak berakar, tubuh berbentuk oval.

Senin, 19 September 2011

Mitosis Dan Miosis

Label : Biologi

Meiosis adalah proses seluler yang membelah sel diploid hingga membentuk sel gamet haploid.
Meiosis adalah bentuk pembelahan inti yang sangat penting diantara reproduksi seksual organisme. Meiosis terjadi pada organisme ekuariot, yang selnya mengandung jumlah kromosom diploid. Dioploid berarti rangkap, dalam artian bahwa informasi genetik pada salah satu kromosom dapat dijumpai pada bentuk yang sama ( atau termodifikasi) pada kromosom kedua didalam inti. Kedua kromosom membentuk pasangan sedemikian yang dinamakan homolog. Sel diploid manusia mengandung 46 kromosom, atau 23 pasang homolog ke 46 kromosom dari zigote terbentuk dari fertilisasi, yang berasal dari sel sperma dan sl telur yang masing-masing gamet memberikan satu anggotanya dari setiap pasangan homolognya.
Pemembelahan meiosis terdiri atas 2 tahap yaitu:
1. Meiosis pertama (I)
2. Meiosis kedua (II).
Masing-masing memiliki ke-4 fase: profase, metafase, anafase, dan telofase. Istirahat antara kedua tahap disebut interkinesis. Profase meiosis I dibagi atas 5 sub-tahap: leptoten, zigoten, pakiten, diloten, dan diakinesis. Selengkapnya

Tulang Rangka Manusia



Label : Biologi

RANGKA (SKELETON) MANUSIA TERDIRI ATAS :

A. Tengkorak :




1. Bagian kepala :
– 1 tulang dahi (os.frontale)
– 2 tulang ubun-ubun (os.parientale)
– 1 tulang kepala belakang (os.occipetal)
– 2 tulang baji (os.spenoidale)
– 2 tulang pelipis (os.temporale)
– 2 tulang tapis (os.etmoidale)
2. Bagian muka/wajah :
– 2 tulang rahang atas (maxilla)
– 2 tulang rahang bawah (mandibula)
– 2 tulang pipi (os.zigomaticum)
– 2 tulang langit-langit (pallatum)
– 2 tulang hidung (os.nasale)
– 2 tulang air mata (os.lacrimale)
– 1 tulang lidah (os.hyoideum), Selengkapnya

Reaksi Gelap

Label : Biologi

Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas. Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson, karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson.

Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi. Selengkapnya

Struktur Dan Fungsi Sel



Label : Biologi 


Download file lengkapnya disini Penelitian menunjukkan bahwa satuan unit terkecil dari kehidupan adalah Sel. Kata “sel” itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti “kotak-kotak kosong”, setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop.
Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje; menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma
Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel,Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula). Selengkapnya

Sabtu, 17 September 2011

Keterampilan Generik Sains

Bidang/ilmu sains mempelajari tentang gejala dan perilaku alam sepanjang dapat diamati oleh manusia. Jadi jelas bahwa teknik-teknik pengamatan (observasi) merupakan bagian yang amat penting dalam mempelajari sains. Tetapi terkadang kita tidak dapat mengamati semua gejala alam hanya dengan mata kita saja. Ada kalanya kita perlu dibantu oleh alat-alat tertentu untuk dapat "mengamati" gejala atau perilaku alam yang tidak dapat diamati oleh mata kita. Dalam mempelajari sains dibutuhkan juga adanya keterampilan generik, dengan adanya keterampilan ini kita dapat mempelajari sains dengan baik. 
Keterampilan generik dikenal sebagai dengan keterampilan inti, keterampilan essensial dan keterampilan dasar serta merupakan sesuatu yang dibutuhkan dalam pekerjaan (Mehralizah et.al, 2008). Keterampilan generik membantu siswa untuk belajar dan menunjukan bagaimana cara belajar yang baik.
Menurut Brotosiswoyo (2001) keterampilan generik dalam pembelajaran IPA dapat dikategorikan menjadi 9 indikator yaitu
(1) pengamatan langsung;
(2) pengamatan tak langsung;
(3) kesadaran tentang skala besaran;
(4) bahasa simbolik;
(5) kerangka logika-taat asas;
(6) inferensi logika;
(7) hukum sebab akibat;
(8) pemodelan matematika; 
(9) membangun konsep. Kemudian Sudarmin (2007) menambahkan indikator keterampilan generik diatas dengan keterampilan abstraksi sehingga terdapat 10 indikator keterampilan generik. Selengkapnya

Strategy Penguasaan Materi

Label : Pembelajaran

Dalam Taksonomi bloom, mengingat (hafalan dikatagorikan sebagai tingkatan C1), sedangkan Tingkatan berikutnya adalah Pemahaman (C2), C3, C4, C5 dan C6. artinya, derajat atau tingkat kesulitan katakanlah emtingkat kesulitan soal, akan bergerak dari C1, C2, C3 dan seterusnya. Namun dalam sehari-hari, kita sering mendengar kalimat : gak perlu hafal, yang penting paham. Ini kelihatannya manis didengar, tapi sesungguhnya memutarbalikkan fakta. Karena, bagaimana mungkin orang akan paham, kalau dia sendiri tidak mengingat apa yang harus dipahami. Berbeda dengan Rumus, misalnya rumus fisika, bukan rumusnya yang dihafal, tapi pengertian tentang konsep yang kemudian diformulasikan menjadi rumus itulah yang perlu diingat, kemudian dimengerti, dipaham dan kemudian diformulasikan ke dalam rumus.
Sebagai misal, rumus tentang gaya, bukan rumus gaya yang dikedepankan untuk dihafal (F=m.a). tetapi konsep tentang hubungan gaya, massa dan percepatan itulah yang harus diingat lebih dahulu. Gaya berbanding langsung dengan perkalian massa dan percepatannya itu lah yang harus dikedepankan. Selengkapnya

Teori Belajar Dan Teori Pembelajaran

Oleh: Gede Putra Adnyana
 
Teori adalah sejumlah proposisi yang terintegrasi secara sintaktik dan yang digunakan untuk memprediksi dan menjelaskan peristiwa-peristiwa yang diamati (Snelbecker, 1974 dalam Dahar, 1988: 5). Proposisi yang terintegrasi secara sintaktik, artinya, kumpulan proposisi ini mengikuti aturan-aturan tertentu yang dapat menghubungkan secara logis proposisi yang satu dengan proposisi lainnya dan juga pada data yang diamati. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, proposisi berarti rancangan usulan (Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, 2002: 899). Dengan demikian proposisi dalam kaitannya dengan teori, berarti rancangan gagasan untuk memprediksi dan mejelaskan fenomena-fenomena. Salah satu fenomena itu adalah belajar dan pembelajaran yang terjadi dalam dunia pendidikan.
Belajar dapat diartikan sebagai proses perubahan perilaku, akibat interaksi individu dengan lingkungan. Individu dapat dikatakan telah mengalami proses belajar, meskipun pada dirinya hanya ada perubahan dalam kecendrungan perilaku (De Cecco & Crawford, 1977 dalam Ali, 2000: 14). Perubahan perilaku tersebut mencakup pengetahuan, pemahaman, keterampilan, sikap, dan sebagainya yang dapat maupun tidak dapat diamati . Perilaku yang dapat diamati disebut penampilan (behavioral performance) sedangkan yang tidak dapat diamati disebut kecendrungan perilaku (behavioral tendency). Selengkapnya

HOW TO FACE BIOTECHNOLOGY ERA

BIODIVERSITY AND BIOTECHNOLOGY ERA
 

INDONESIA POSITION



Monday, January 12, 2010, United Nations Organization (UNO) have anaunced tha 2010 as Aan International Biodiversity Year. 33,33 % form 1.8 million species was identified on critical condition need more awareness of us. How about Indonesian contect as a Megabiodiversity Country ? And How to prepare Indonesian Young Generation to face Biotechnology Era with their megabiodeversity ?
Indonesia, with its wide range of natural habitats, rich plant and animal resources and high numbers of island endemics, Indonesia is recognized as a major world centre for biodiversity. Although Indonesia covers only 1.3 percent of the earth’s land surface, it includes: 10.0 percent of the world’s flowering plant species 12 percent of the world’s mammal species 16 percent of all reptile and amphibian species 17 percent of the world’s bird species 25 percent or more of the world’s fish species.
Indonesia’s species-rich forests harbour the world’s greatest diversity of palms, more than 400 species of dipterocarps (the most valuable commercial timber trees in Southeast Asia) and estimated 25,000 flowering plants as well as a rich and diverse fauna. Indonesia ranks first in the world for species richness for mammals (515 species, 36 percent endemic), first for swallowtail butterflies (121 species, 44 percent endemic), third for reptiles (600+ species), fourth for birds (1519 species, 28 percent endemic), fifth for amphibians (270 species) and seventh for flowering plants. Selengkapnya

E-Book Panduan Membuat Bahan Ajar

Label : Pembelajaran

Ebook panduan membuat Bahan Ajar menggunakan Powerpoint 2007, sangat berguna bagi pendidik yang masih dasar dalam membuat Bahan Ajar. Panduan ini juga dapat bermanfaat bagi sekolah pelaksana SKM-PBKL-PSM dalam meningkatkan SDM tenaga pendidik.

DAFTAR ISI :
BAB I : DASAR-DASAR POWERPOINT 2007
A.    Menjalankan Powerpoint 2007 ? 9
B.    Mengatur Layout Slide ? 11
C.    Mengatur Background & Design ? 14
D.    Mengelola Objek Teks ? 15
BAB II : MEMBUAT THEME MEDIA PEMBELAJARAN
A.    Membuat Kerangka Item Slide ? 30
B.    Membuat Theme dengan Slide Master ? 32
C.    Membuat Hyperlink dan Action pada Slide Master. ? 42
D.    Memasukkan Logo ? 45, Selengkapnya

Jumat, 16 September 2011

Membaca “Archipelagonomics”

Netsains.Com – Ada banyak “nomics”-”nomics”, dan umumnya akan dikaitkan dengan prinsip-prinsip fundamental ekonomi politik yang ada. Ideologi merupakan sebuah cita-cita yang ingin diperjuangkan melalui koridor ekonomi politik yang ada.
Jika berhaluan sosialistik, maka ada kecenderungan ekonomi politiknya lebih kritis terhadap pasar, sesuatu yang agak bertentangan dengan haluan liberal yang berasumsi bahwa kompetisi yang adil merupakan syarat mutlak kemajuan kehidupan perekonomian, sedemikian sehingga independensi pasar dari intervensi negara merupakan hal yang harus terus diperjuangkan.
Dan ada begitu banyak aliran politik ekonomi lainnya, yang bersandar pada asumsi dan landasan pikir akan konsep kehidupan sosial ekonomi yang ideal. Mana yang lebih cocok buat Indonesia? Ini pertanyaan yang bisa tricky, pelik, dan tak sederhana. Namun perkembangan dan pengayaan ilmu ekonomi masa kini telah memungkinkan kita untuk meninggalkan pertanyaan tersebut bagi para politisi dan guru bangsa, dengan sekaligus membangun sistem perekonomian yang dijalankan dalam lanskap atas keadaan empiris dari kehidupan sosial ekonomi.
Jika “nomics”-”nomics” umumnya bertitik tolak dari “apa yang seharusnya” dalam sebuah sistem perekonomian, mungkin menarik juga melihat suatu konsepsi sistem perekonomian yang dibangun dari kenyataan empiris “apa yang ada”. Inilah yang menjadi dasar dari apa yang kemudian dipopulerkan sebagai “archipelagonomics”, yaitu sebuah tatanan ekonomi dasar yang dibangun dari kenyataan paling dasar dari kehidupan di Indonesia, yaitu kenyataan geografis kita yang berbentuk kepulauan. Selengkapnya

Misteri Keberadaan “Multiverse” Alam Semesta Ganda

Netsains.com – Apakah alam semesta yang kita tinggali saat ini hanyalah salah satu dari banyak alam semesta di jagad raya? Apakah ada dunia dengan dimensi yang sama sekali berbeda dengan dunia kita saat ini? Kita tidak dapat memastikan hal itu saat ini. Meskipun konsep ini dapat dikatakan aneh, namun kemungkinan ini bisa menjadi kenyataan berdasarkan teori para ilmuwan yang meneliti keberadaan alam semesta ganda.
Kemungkinan bahwa kita hidup di dalam multiverse bangkit dari teori “inflasi eternal” atau inflasi abadi. Teori ini menyatakan bahwa sesaat setelah terjadinya ledakan besar (big bang) yang membentuk alam semesta ini, ruang-waktu berekspansi dengan laju yang berbeda-beda ke arah yang berbeda pula. Ruang-waktu yang berekspansi ke berbagai arah ini yang akhirnya membentuk semacam gelembung alam semesta yang berlainan dimana berfungsi sesuai dengan hukum fisikanya masing-masing. Selengkapnya

Kekurangan Asam Lemak Omega-3 Sebabkan Depresi

‘Kekurangan Omega-3 dapat mengganggu transmisi impuls syaraf di otak, terutama pada bagian yang mengatur tentang perilaku emosional, yang menjelaskan mengenai mekanisme munculnya depresi.’
Anda pernah mengalami depresi ? Tentu saja, dari skala ringan hingga berat. Menurut Wikipedia, depresi kita kenal sebagai salah satu bentuk perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas, hingga gangguan pola tidur. Depresi sendiri diwujudkan oleh sang penderita dalam bentuk yang berbeda-beda. Kehilangan kepercayaan diri hingga keinginan untuk bunuh diri pada level akut.
Penyebab dari depresi sendiri disebut-sebut berasal dari tiga faktor, yaitu faktor biologis, psikologis dan sosio-lingkungan. Dari ketiga faktor tersebut, faktor biologis adalah kunci dari terbentuknya gejala depresi pada diri seseorang. Kebiasaan konsumsi makanan dan pola hidup merupakan satu dari sekian faktor biologis. Selengkapnya

Senin, 12 September 2011

Sosiologi SMA Kelas X

Konsep Dasar Sosiologi (Pengantar)

 Label : Sosiologi SMA Kelas X

Definisi Sosiologi

a. Berdasarkan etimologi (kebahasaan/asal kata)
Secara kebahasaan nama sosiologi berasal dari kata socious, yang artinya ”kawan” atau ”teman” dan logos, yang artinya ”kata”, ”berbicara”, atau ”ilmu”. Sosiologi berarti berbicara atau ilmu tentang kawan. Dalam hal ini, kawan memiliki arti yang luas, tidak seperti dalam pengertian sehari-hari, yang mana kawan hanya digunakan untuk menunjuk hubungan di anatra dua orang atau lebih yang berusaha atau bekerja bersama. Kawan dalam pengertian ini merupakan hubungan antar-manusia, baik secara individu maupun kelompok, yang  meliputi seluruh macam hubungan, baik yang mendekatkan maupun yang menjauhkan, baik yang menuju kerpada bentuk kerjasama maupun yang menunu kepada permusuhan.
Jadi, sosiologi adalah ilmu tentang berbagai hubungan antar-manusia yang terjadi di dalam masyarakat. Hubungan antar-manusia dalam masyarakat disebut hubungan sosial. Selengkapnya

 

Mengapa Sosiologi di SMA diajarkan?

APA DAN MENGAPA SOSIOLOGI?
Apakah Sosiologi?
Sosiologi mempunyai dua pengertian, yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun secara sistematik berdasarkan analisis berpikir logis. Sebagai metode, sosiologi adalah cara berfikir untuk mengungkapkan realitas sosial dan budaya yang ada dalam masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, Selengkapnya

 

Interaksi Sosial sebagai Dasar Pengembangan Pola Keteraturan dan Dinamika Kehidupan Sosial

Label : Sosiologi SMA Kelas X

A. Pengertian
Kata Interaksi berasal dari kata ”inter” yang artinya ”antar ” dan ”aksi ” yang artinya tindakan. Interaksi berarti antar-tindakan. Kata sosial berasal dari ”socious” yang artinya teman/kawan, yaitu hubungan antar-manusia.
Interaksi sosial terjadi ketika ada seseorang atau kelompok orang melakukan suatu tindakan kemudian dibalas oleh pihak lain (individu atau kelompok) dengan perilaku/atau tindakan tertentu. Selengkapnya

 

Nilai dan Norma Sosial

Label : Sosiologi SMA Kelas X

Pengertian Nilai Sosial
Satu bagian penting dari kebudayaan atau suatu masyarakat adalah nilai sosial. Suatu tindakan dianggap sah, dalam arti secara moral diterima, kalau tindakan tersebut harmonis dengan nilai-nilai yang disepakati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat di mana tindakan tersebut dilakukan.  Dalam sebuah masyarakat yang menjunjung tinggi kasalehan beribadah, maka apabila ada orang yang malas beribadah tentu akan menjadi bahan pergunjingan, cercaan, celaan, cemoohan, atau bahkan makian.  Sebaliknya, kepada orang-orang yang rajin beribadah, dermawan, dan seterusnya, akan dinilai sebagai orang yang pantas, layak, atau bahkan harus dihormati dan diteladani. Selengkapnya

 

Metode Sosiologi

Label Sosiologi Kelas X

Sebagai ilmu, sosiologi memiliki cara kerja yang sistematik untuk memahami berbagai fenomena, permasalahan atau issue yang terjadi dalam hubungan antar-manusia dalam masyarakat.
Meskipun merupakan ilmu murni, bukan berarti sosiologi tidak dapat berfungsi dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai ilmu pengetahuan yang objeknya masyarakat, sosiologi paling tidak mempunyai kegunaan dalam bidang perencanaan pembangunan masyarakat (social engineering) dan penelitian sosial yang berfungsi untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang timbul dalam rangka hubungan antar-manusia dalam masyarakat. Selengkapnya

 

Bahan Ajar Sosiologi SMA / MA

Label : Sosiologi SMA / MA 
Bahan ajar yang diposting di halaman ini beberapa dalam jenis file PDF, beberapa yang lain dalam bentuk presentasi power point atau power point show. Semua dapat dimanfaatkan oleh pihak manapun, tidak dibatasi hanya untuk guru dan peserta didik  sepanjang untuk keperluan pendidikan dan pengajaran yang bersifat non-profit. 
Semoga bermanfaat. Selengkapnya

Cara Cepat Menemukan Tripel Pythagoras (dengan satu variabel)

Menemukan Tripel Pythagogas Dengan Cepat
(oleh : Jhon Abdi,S.Pd. Guru SMAN 1 Lhokseumawe)

Pada kesempatan ini penulis akan   menunjukkan suatu rumus cara menemukan tigaan Pythagoras dengan menggunakan rumus yang hanya melibatkan satu peubah. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa untuk menemukan tigaan – tigaan Pythagoras baru dengan mudah dan cepat.
Rumus tigaan Pythagoras dengan satu peubah ini penulis temukan pada tahun 2001 saat mengajar di SMP Swasta Al – Alaq Yayasan Pendidikan Asean Aceh  sebagai usaha untuk membantu siswa menemukan tigaan Pythagoras hanya dengan menggunakan  satu peubah.
            Hal ini terpikirkan saat penulis mengajar sebagai guru honorer pada SMAN 1 Banda Aceh pada tahun 1997. Saat itu pada jam istirahat seorang guru senior (pak Manurung) melontarkan pertanyaan kepada kami (guru matematika yang mengajar pada SMAN 1 Banda Aceh)  ”apakah mungkin menemukan tripel pythagoras hanya dengan menggunakan satu variabel (Peubah) ?”, hal ini memacu semangat penulis untuk berpikir dan akhirnya pada tahun 2001 rumus ini berhasil ditemukan. Selengkapnya

Keterampilan Generik Sains

Bidang/ilmu sains mempelajari tentang gejala dan perilaku alam sepanjang dapat diamati oleh manusia. Jadi jelas bahwa teknik-teknik pengamatan (observasi) merupakan bagian yang amat penting dalam mempelajari sains. Tetapi terkadang kita tidak dapat mengamati semua gejala alam hanya dengan mata kita saja. Ada kalanya kita perlu dibantu oleh alat-alat tertentu untuk dapat "mengamati" gejala atau perilaku alam yang tidak dapat diamati oleh mata kita. Dalam mempelajari sains dibutuhkan juga adanya keterampilan generik, dengan adanya keterampilan ini kita dapat mempelajari sains dengan baik. 
Keterampilan generik dikenal sebagai dengan keterampilan inti, keterampilan essensial dan keterampilan dasar serta merupakan sesuatu yang dibutuhkan dalam pekerjaan (Mehralizah et.al, 2008). Keterampilan generik membantu siswa untuk belajar dan menunjukan bagaimana cara belajar yang baik. Selengkapnya