S e l a m a t   D a t a n g di Blog Pusat Sumber Belajar SMA Negeri 1 Kota Cirebon Info : Ferifikasi Data Siswa Baru/PPDB SMA RSBI Negeri 1 Kota Cirebon dari tanggal 5 - 15 Mei 2012 silahkan Klik ke www.smansa.ppdbrsbi-cirebon.org

Senin, 12 September 2011

Sosiologi SMA Kelas X

Konsep Dasar Sosiologi (Pengantar)

 Label : Sosiologi SMA Kelas X

Definisi Sosiologi

a. Berdasarkan etimologi (kebahasaan/asal kata)
Secara kebahasaan nama sosiologi berasal dari kata socious, yang artinya ”kawan” atau ”teman” dan logos, yang artinya ”kata”, ”berbicara”, atau ”ilmu”. Sosiologi berarti berbicara atau ilmu tentang kawan. Dalam hal ini, kawan memiliki arti yang luas, tidak seperti dalam pengertian sehari-hari, yang mana kawan hanya digunakan untuk menunjuk hubungan di anatra dua orang atau lebih yang berusaha atau bekerja bersama. Kawan dalam pengertian ini merupakan hubungan antar-manusia, baik secara individu maupun kelompok, yang  meliputi seluruh macam hubungan, baik yang mendekatkan maupun yang menjauhkan, baik yang menuju kerpada bentuk kerjasama maupun yang menunu kepada permusuhan.
Jadi, sosiologi adalah ilmu tentang berbagai hubungan antar-manusia yang terjadi di dalam masyarakat. Hubungan antar-manusia dalam masyarakat disebut hubungan sosial. Selengkapnya

 

Mengapa Sosiologi di SMA diajarkan?

APA DAN MENGAPA SOSIOLOGI?
Apakah Sosiologi?
Sosiologi mempunyai dua pengertian, yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun secara sistematik berdasarkan analisis berpikir logis. Sebagai metode, sosiologi adalah cara berfikir untuk mengungkapkan realitas sosial dan budaya yang ada dalam masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, Selengkapnya

 

Interaksi Sosial sebagai Dasar Pengembangan Pola Keteraturan dan Dinamika Kehidupan Sosial

Label : Sosiologi SMA Kelas X

A. Pengertian
Kata Interaksi berasal dari kata ”inter” yang artinya ”antar ” dan ”aksi ” yang artinya tindakan. Interaksi berarti antar-tindakan. Kata sosial berasal dari ”socious” yang artinya teman/kawan, yaitu hubungan antar-manusia.
Interaksi sosial terjadi ketika ada seseorang atau kelompok orang melakukan suatu tindakan kemudian dibalas oleh pihak lain (individu atau kelompok) dengan perilaku/atau tindakan tertentu. Selengkapnya

 

Nilai dan Norma Sosial

Label : Sosiologi SMA Kelas X

Pengertian Nilai Sosial
Satu bagian penting dari kebudayaan atau suatu masyarakat adalah nilai sosial. Suatu tindakan dianggap sah, dalam arti secara moral diterima, kalau tindakan tersebut harmonis dengan nilai-nilai yang disepakati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat di mana tindakan tersebut dilakukan.  Dalam sebuah masyarakat yang menjunjung tinggi kasalehan beribadah, maka apabila ada orang yang malas beribadah tentu akan menjadi bahan pergunjingan, cercaan, celaan, cemoohan, atau bahkan makian.  Sebaliknya, kepada orang-orang yang rajin beribadah, dermawan, dan seterusnya, akan dinilai sebagai orang yang pantas, layak, atau bahkan harus dihormati dan diteladani. Selengkapnya

 

Metode Sosiologi

Label Sosiologi Kelas X

Sebagai ilmu, sosiologi memiliki cara kerja yang sistematik untuk memahami berbagai fenomena, permasalahan atau issue yang terjadi dalam hubungan antar-manusia dalam masyarakat.
Meskipun merupakan ilmu murni, bukan berarti sosiologi tidak dapat berfungsi dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai ilmu pengetahuan yang objeknya masyarakat, sosiologi paling tidak mempunyai kegunaan dalam bidang perencanaan pembangunan masyarakat (social engineering) dan penelitian sosial yang berfungsi untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang timbul dalam rangka hubungan antar-manusia dalam masyarakat. Selengkapnya

 

Bahan Ajar Sosiologi SMA / MA

Label : Sosiologi SMA / MA 
Bahan ajar yang diposting di halaman ini beberapa dalam jenis file PDF, beberapa yang lain dalam bentuk presentasi power point atau power point show. Semua dapat dimanfaatkan oleh pihak manapun, tidak dibatasi hanya untuk guru dan peserta didik  sepanjang untuk keperluan pendidikan dan pengajaran yang bersifat non-profit. 
Semoga bermanfaat. Selengkapnya

Cara Cepat Menemukan Tripel Pythagoras (dengan satu variabel)

Menemukan Tripel Pythagogas Dengan Cepat
(oleh : Jhon Abdi,S.Pd. Guru SMAN 1 Lhokseumawe)

Pada kesempatan ini penulis akan   menunjukkan suatu rumus cara menemukan tigaan Pythagoras dengan menggunakan rumus yang hanya melibatkan satu peubah. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa untuk menemukan tigaan – tigaan Pythagoras baru dengan mudah dan cepat.
Rumus tigaan Pythagoras dengan satu peubah ini penulis temukan pada tahun 2001 saat mengajar di SMP Swasta Al – Alaq Yayasan Pendidikan Asean Aceh  sebagai usaha untuk membantu siswa menemukan tigaan Pythagoras hanya dengan menggunakan  satu peubah.
            Hal ini terpikirkan saat penulis mengajar sebagai guru honorer pada SMAN 1 Banda Aceh pada tahun 1997. Saat itu pada jam istirahat seorang guru senior (pak Manurung) melontarkan pertanyaan kepada kami (guru matematika yang mengajar pada SMAN 1 Banda Aceh)  ”apakah mungkin menemukan tripel pythagoras hanya dengan menggunakan satu variabel (Peubah) ?”, hal ini memacu semangat penulis untuk berpikir dan akhirnya pada tahun 2001 rumus ini berhasil ditemukan. Selengkapnya

Keterampilan Generik Sains

Bidang/ilmu sains mempelajari tentang gejala dan perilaku alam sepanjang dapat diamati oleh manusia. Jadi jelas bahwa teknik-teknik pengamatan (observasi) merupakan bagian yang amat penting dalam mempelajari sains. Tetapi terkadang kita tidak dapat mengamati semua gejala alam hanya dengan mata kita saja. Ada kalanya kita perlu dibantu oleh alat-alat tertentu untuk dapat "mengamati" gejala atau perilaku alam yang tidak dapat diamati oleh mata kita. Dalam mempelajari sains dibutuhkan juga adanya keterampilan generik, dengan adanya keterampilan ini kita dapat mempelajari sains dengan baik. 
Keterampilan generik dikenal sebagai dengan keterampilan inti, keterampilan essensial dan keterampilan dasar serta merupakan sesuatu yang dibutuhkan dalam pekerjaan (Mehralizah et.al, 2008). Keterampilan generik membantu siswa untuk belajar dan menunjukan bagaimana cara belajar yang baik. Selengkapnya

Sabtu, 10 September 2011

Mekanisme Penuaan Berkaitan dengan Kromosom X

Label : Biologi 

Sobat Elearning Smansa ...........
Ilmuwan Belgia yang semakin mempersempit wilayah pencarian faktor gen yang berkaitan dengan proses penuaan, Jumat waktu setempat, mengatakan kemungkinan besar hal semacam itu berada di kromosom x.

Para peneliti di Universitas Leuven, Belgia telah menemukan kaitan gen tersebut dengan melalui penelitian terhadap panjangnya telomere yaitu titik-titik kecil DNA yang terdapat diujung kromosom yang berkaitan erat dengan proses penuaan itu.

Dengan perumpamaan tak ubahnya seperti penutup plastik pada sepatu bagian atas, telomeres itu digunakan sebagai pemisah sel yang merupakan proses penuaan secara alami. Secara lebih rinci telomeres selalu dikaitkan dengan penyakit penuaan dan kematian yang lebih dini. Selengkapnya

Peta Kromosom Manusia

Label : Biologi 
 

Jumat, 09 September 2011

Perkembangan sistem periodik unsur

Label : Kimia

Pada pengelompokan unsur-unsur secara sederhana berdasarkan pada sifat fisika yang mudah dikenal, seperti logam, titik didih, leleh. Selanjutnya pengelompokan unsur berkembang tidak lagi berdasarka pada sifat fisika saja tetapi berdasarkan pada sifat fisika, kimia, dan kenaikan massa atom unsur.
Berikut ini salah satu upaya pengelompokan unsur dari para ilmuwan:

1. Ahli kimia yang bersal dari Arab dan Persia
Para ahli kimia yang berasal dari arab dan persia pada awalnya mengelompokkan zat-zat berdasarkan sifat logam dan non logam.
Berikut ini ditampilkan tabel Sifat logam dan non logam
Sifat logam Sifat non logam
Mengkilap
Umumnya berupa padatan pada suhu kamar

Mudah ditempa /dibentuk
Penghantar panas yang baik Tidak mengkilap
Dapat brupa padaan, cair, dan gas pada suhu kamar
Sulit dibentuk dan rapuh
Buka penghantar panas yang baik, Selengkapnya

Bentuk Molekul (Teori VSEPR)

Label : Kimia 

Teori Tolakan pasangan elektron (VSEPR) akan menjelaskan susunan elektron dalam suatu atom yang berikatan. Posisi elektron ini akan mempengaruhi bentuk geometri molekulnya.Geometri (bentuk) molekul adalah gambaran tentang susunan atom-atom dalam molekul berdasarkan susunan ruang pasangan elektron atom dalam pusat dalam molekul, pasangan elektron ini baik yang berikatan maupun yang bebas.
Teori VSEPR (Valence Shell Electron Pain Repulsion) yaitu teori tolak menolak pasangan – pasangan elektron pada kulit terluar atom pusat. Teori ini menekankan pada kekuatan tolak menolak diantara pasangan - pasangan elektron pada atom pusat urutan kekuatannya adalah sebagai berikut :
Pasangan Elektron Ikatan (PEI) ; Pasangan Elektron Bebas (PEB), sehingga kekuatan tolakan antara PEI vs PEI< PEI vsPEB < PEB vs PEB. Selengkapnya



Cara menimbang Menggunakan Neraca Digital


Label : Kimia 
Neraca digital merupakan alat yang sering ada dalam laboratorium yang digunakan untuk menimbang bahan yang akan digunakan. Neraca digital berfungsi untuk membantu mengukur berat serta cara kalkulasi fecare otomatis harganya dengan harga dasar satuan banyak kurang. Cara kerja neraca digital hanya bisa mengeluarkan label, ada juga yang hanya timbul ditampilkan layar LCDnya (Mansur, 2010).
Kita mengenal neraca digital sebagai alat ukur untuk satuan berat. Dibandingkan dengan neraca jaman dulu yang masih menggunakan neraca analog atau manual, neraca digital memiliki fungsi lebih sebagai alat ukur, diantaranya neraca digital lebih akurat, presisi, akuntable (bisa menyimpan hasil dari setiap penimbangan) (Timbangandigital, 2010).
Menimbang benda adalah menimbang sesuatu yang tidak memerlukan tempat dan biasanya tidak dipergunakan pad reaksi kimia, seperti menimbang cawan, gelas kimia dan lain-lain. Menimbang zat adalah menimbang zat kimia yang dipergunakan untuk membuat larutan atau akan direaksikan. Untuk menimbang zat ini diperlukan tempat penimbangan yang dapat digunakan seperti gelas kimia, kaca arloji dan kertas timbang
Menimbang zat dengan penimbangan selisih dilakukan jika zat yang ditimbang dikhawatirkan akan menempel pada tempat menimbang dan sukar untuk dibilas. Pada penimbangan selisih akan diperoleh berat zat yang masuk ke dalam tempat yang diinginkan bukan pada tempat menimbang. Selengkapnya

Bentuk Orbital (s, p, d dan f)

Label : Kimia 
 
Setiap subkulit disusun oleh satu atau lebih orbital dan setiap orbital mempunyai bentuk tertentu. Adapun bentuk oebital di tentukan oleh bilangan kuantum azimut.Perhatikan gambar bentuk-bentuk orbital berdasarkan harga l (bilangan kuantum azimut).




Orbital s yang berbentuk bola tidak menunjukan arah ruang tertentu karena kebolehjadian ditemukan elektron dengan bentuk ini berjarak sama jauhnya ke segala arah dari inti atom.
Inti atom terdapat pada pusat bola. Perhatikanlah gambar arah ruang orbital s berikut ini, Selengkapnya

Teknik Percobaan Berbahaya

Label : Kimia 
 
Percobaan-percobaan dalam laboratorium dapat meliputi berbagai jenis pekerjaan diantaranya mereaksikan bahan-bahan kimia, destilasi, ekstraksi, memasang peralatan, dan sebagainya.  Masing-masing teknik dapat mengandung bahaya yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Tentu saja bahan tersebut sangat berkaitan dengan penggunaan bahan dalam percobaan, sehingga susah untuk memisahkan bahaya antara teknik dan bahan. Walaupun demikian, dapat kiranya diuraikan secara tersendiri dan bersifat umum dari bahaya berbagai macam teknik dan bahan, sehingga memungkinkan untuk memperkecil dan memperkirakan bahaya yang dapat timbul dalam kaitanyya dengan teknik dan bahan yang digunakan.
A. Reaksi Kimia , Selengkapnya

Pengealan Bahan B3 (Bahan Kimia Beracun Dan Berbahaya)

Label : Materi Kimia

1.Petunjuk umum untuk menangani buangan sampah.
Semua bahan buangan atau sampah seharusnya dikumpulkan menurut jenis bahan tersebut. Bahan-bahan tersebut ada yang dapat didaur ulang dan ada pula yang tidak dapat didaur ulang. Bahan yang termasuk kelompok bahan buangan/sampah yang dapat di daur ulang antara lain gelas, kaleng, botol baterai, sisa-sisa konstruksi bangunan, sampah biologi seperti tanaman, buah-buahan, kantong the dan beberapa jenis bahan-bahan kimia. Sedangkan bahan-bahan buangan yang tidak dapat didaur ulang atau yang sukar didaur ulang seperti plastik hendaknya dihancurkan. Karena belum ada aturan yang jelas dalam cara pembuangan jenis sampah di Indonesia, maka sebelum sampah dibuang harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan pengurus atau pengelola laboratorium yang bersangkutan. Selengkapnya

TEKNIK PREPARASI


Label : Kimia

Preparasi merupakan teknik laboratorium yang sangat penting dikuasai oleh setiap kimiawan. Tanpa pengetahuan dan ketrampilan yang memadahi dalam teknik preparasi ini, maka akan sangat sulit untuk menjalankan eksperimen/percobaan kimia secara baik dan benar di laboratorium.  Menjalankan eksperimen dengan baik dan benar juga menyangkut efisiensi dan tidak membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain baik yang ada disekitarnya maupun yang berada di tempat lain. Bagai mahasiswa pemula agar mereka kelak dapat melakukan eksperimen kimia secara baik dan benar maka perlu dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan teknik preparasi. Tulisan ini akan memaparkan beberapa penegetahuan penting yang harus dikuasai oleh para pemula dalam disiplin ilmu kimia. Selengkapnya

Evaluasi (Penilaian Kognitif, Afektif, Karakter dan Psikomotor)

Label : Kimia

1.  Kognitif
     a.  Tugas Terstruktur
          Kerjakan soal-soal berikut secara baik dan benar!
1.    Determine the electrons configuration and 4 quantum number of end electron of the atoms which have:
       a.     27 mass number and 14 neutron
       b.     56 mass number and 30 neutron
2..   Suatu ion X2+ mempunyai elektron sebanyak 27. Massa dari unsur tersebut sebesar 64.
              Tentukan:
a.        banyaknya proton, neutron, dan elektron dalam atom X!
b.        konfigurasi elektron untuk ion X2+ dan atom X!
c.        banyaknya orbital yang telah terisi elektron dalam atom X!
d.        letak unsur X dalam tabel periodik!

     b. Mandiri Tidak terstruktur
          Siswa mencari berbagai macam bentuk orbital molekul melalui internet, Selengkapnya

Kamis, 08 September 2011

Guru yang Efektif

Guru efektifLabel : Edukasi

Mengutip pemikiran Davis dan Margareth A. Thomas  dalam bukunya Effective Schools and Effective Teachers, Suyanto dan Djihad Hisyam (2000:29) mengemukakan  tentang beberapa kemampuan guru yang mencerminkan guru yang efektif, yaitu mencakup 


1. Kemampuan yang terkait dengan iklim kelas :
  • memiliki kemampuan interpersonal, khususnya kemampuan untuk menunjukkan empati, penghargaan kepada siswa, dan ketulusan, Selengkapnya

Sabtu, 20 Agustus 2011

Peranan Dakwah Sekolah Dalam Mengatasi Degradasi Moral Dan Menyiapkan Para Remaja Agar Memiliki Imtaq Dan IPTEK Yang Kuat

Oleh

Drs. HM. Nurhadi Hanuri
Guru SMAN 1 Babadan Ponorogo


Assallamu ‘alaikum warah matullahi wabarakatu.
Jika kita bicara tentang remaja , maka sebaiknya kita kaitkan dengan kata pelajar dan sekolah. Kenapa harus demikian karena remaja adalah asset yang sangat penting yang menjadi harapan dari suatu bangsa yang kebanyakan mereka sedang duduk di bangku sekolah. Jadi ditangan remajalah suatu bangsa itu akan menjadi kokoh karena pada remajalah terdapat suatu potensi yang tinggi disegala bidang. Untuk itu alangkah sangat sayangnya pada saat sedang terpuruknya citra bangsa sekarang ini kita melalaikan fungsi dan peran remaja dan bahkan melalaikan tanggung jawab kita di dalam membina dan memdidik  para remaja. Atau bahkan mungkin keterpurukan negara kita ini disebabkan adanya demoralisasi dikalangan remaja. Tantangan globalisasi yang disebabkan menderasnya infiltrasi budaya asing melalui berbagai macam media masa telah mengotori dan merusak moral para remaja.
Para remaja yang seharusnya sedang giat untuk menikmati pendidikan di sekolah sekarang sedang menunjukan adanya gejala penurunan di dalam semangat belajar. Mereka lebih senang menikmati permainan mereka bermain game, pergi jalan-jalan ke mall, nonton vidio porno, atau bermain dengan hand phone mereka. Semangat belajarnya hilang yang terpikir hanyalah bagaimana caranya mereka bisa bersenang-senang dengan teman-teman mereka baik laki-laki dan perempuan yang sudah tidak memperdulikan norma susila, Selengkapnya

Kehadiran Guru Idola Yang Profesional Sangat Diharapkan Oleh Anak Didik

Drs. H.M. Nurhadi Hanuri
Guru SMA Negeri 1 Babadan
Bendahara Ponpes Darut Taqwa Ponorogo
 
Pendidikan Nasional sedang mengalami berbagai perubahan yang cukup mendasar, terutama berkaitan dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, manajemen, dan kurikulum yang diikuti oleh  perubahan-perubahan teknis lainya. Perubahan-perubahan tersebut diharapakan dapat memecahkan berbagai permasalahan pendidikan, baik masalah-masalah konvensional maupun masalah-masalah yang muncul bersamaan dengan hadirnya ide-ide baru (masalah inovatif). Disamping itu, melalui perubahan tersebut diharapkan terciptanya iklim yang kondusif bagi peningkatan kualitas pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia, untuk mempersiapkan bangsa Indonesia di era kesejagatan dalam kesemrawutan global. Selengkapnya